Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Head to Head USA vs Australia: Rekor Berpihak ke Tuan Rumah, Tapi Bahaya Mengintai!

Jumat, 19 Juni 2026 11:10 WIB

Penipuan WO Dama Wangsa Rugikan Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,4 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 10:54 WIB
Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Antam Jumat 19 Juni 2026: Nilai Logam Mulia Merosot ke Rp 2.673.000

Jumat, 19 Juni 2026 09:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Head to Head USA vs Australia: Rekor Berpihak ke Tuan Rumah, Tapi Bahaya Mengintai!
  • Penipuan WO Dama Wangsa Rugikan Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,4 Miliar
  • Update Harga Emas Antam Jumat 19 Juni 2026: Nilai Logam Mulia Merosot ke Rp 2.673.000
  • Niat Estetik Berujung Polemik: Sisi Lain Paola Serena yang Terbawa Arus Kontroversi Pria Berkebaya di Malam 1 Suro
  • Tanpa Aplikasi Tambahan! Ini Cara Klaim Saldo DANA Gratis Lewat Link DANA Kaget Hari Ini 19 Juni 2026
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang
  • Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sejarah di Balik Hari Kesaktian Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Oktober

By Putra JuangMinggu, 1 Oktober 2023 11:26 WIB2 Mins Read
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila. (istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejarah peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimulai dari peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang terjadi pada tanggal 30 September 1965.

Pada peristiwa tersebut, sejumlah perwira militer Indonesia dibunuh oleh sekelompok orang yang diduga terkait dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Mereka adalah enam perwira tinggi dengan pangkat Jenderal, seorang Kapten dan beberapa orang lainnya. Berikut para korban diduga menjadi korban PKI.

1. Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/ Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi/ Panglima Angkatan Darat)

Baca Juga:  Gempa Dahsyat Maroko, Jokowi: Saya Turut Berbela Sungkawa

2. Mayjen TNI Raden Suprapto (Panglima AD Bidang Administrasi/ Deputi II Menteri)

3. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Panglima AD Bidang Perencanaan dan Pembinaan/ Deputi III Menteri)

4. Mayjen TNI Siswondo Parman (Panglima AD Bidang Intelijen/ Asisten I Menteri)

6. Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Panglima AD Bidang Logistik/ Asisten IV Menteri)

7. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Oditur Jenderal Angkatan Darat/ Inspektur Kehakiman)

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan 11 Pemda Jalin Kerjasama Terkait Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik

Korban dari Gerakan 30 September ini ditemukan pada tanggal 3 Oktober 1965 di sebuah lubang yang berada diĀ  wilayah Pondok Gede.

Saat ini lubang tersebut lebih banyak dikenal dengan nama lubang buaya.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Hingga pada 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Hal itu diperkuat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153/Tahun 1967, setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Baca Juga:  Di Kediaman Yana Mulyana, Duit Ratusan Juta Ditemukan KPK

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.

Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila, biasanya akan diadakan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti.

Upacara tersebut bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi dan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Pancasila.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Hari Kesaktian Pancasila sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penipuan WO Dama Wangsa Rugikan Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,4 Miliar

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.