Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Jumat, 30 Oktober 2026 11:23 WIB

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Jumat, 30 Oktober 2026 11:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Hari Ini Dibanderol Rp 2.546.000 per Gram
  • Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Ajak Masyarakat Tanam Cabai Rawit Demi Wujudkan Kemandirian Pangan

By SusanaRabu, 15 Januari 2025 18:30 WIB2 Mins Read
Simposium bertajuk "Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa dan Masyarakat Harus Bagaimana", yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2025 di GOR Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Selasa (14/1/2025). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya kemandirian pangan yang bisa dimulai dengan langkah sederhana, seperti menanam cabai rawit di halaman rumah.

Hal ini disampaikannya dalam simposium bertajuk “Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa dan Masyarakat Harus Bagaimana”, yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Desa Nasional 2025 di GOR Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Selasa (14/1/2025).

Simposium ini menghadirkan berbagai pembicara, di antaranya akademisi Rocky Gerung, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolombo, serta petani organik milenial Maya Stolastika.

Salah satu benang merah yang muncul dalam diskusi adalah pentingnya penguatan ketahanan pangan yang dimulai dari desa dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Baca Juga:  Kampanye Literasi Jabar, Sekda Herman Ajak Masyarakat Tingkatkan Minat Baca untuk Generasi Emas

“Ketahanan pangan itu bisa dimulai dari halaman rumah. Sangat sederhana dan mudah,” kata Herman Suryatman, mengutip pendapat Rocky Gerung.

Herman juga menjelaskan bahwa dari 12 komoditas pangan utama di Jawa Barat, delapan di antaranya mengalami surplus, namun empat komoditas lainnya, termasuk cabai rawit, mengalami defisit.

Konsumsi cabai rawit di Jabar mencapai 42.000 ton per tahun, sementara produksi lokal hanya 35.000 ton, yang mengakibatkan defisit 7.000 ton.

“Setiap tahun, kita mengeluarkan sekitar Rp329 miliar hanya untuk memenuhi kebutuhan cabai rawit, yang sebenarnya bisa kita tanam sendiri di halaman rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Wujudkan Zero New Stunting, Sekda Herman Ajak Camat di Kabupaten Bogor Gerak Progresif

Menurutnya, desa-desa di Jawa Barat harus siap menjadi pusat kedaulatan pangan, dimulai dari cabai rawit.

Herman menambahkan, jika setiap rumah tangga di desa menanam cabai rawit, potensi penghematan bisa sangat besar.

Ia memberi contoh, dengan asumsi 1.000 kepala keluarga di setiap desa, konsumsi cabai rawit per bulan dapat mencapai Rp150 juta. Jika dihitung per tahun, sebuah desa bisa menghemat sekitar Rp1,8 miliar. Dengan 5.311 desa di Jawa Barat, total penghematan yang bisa dicapai mencapai Rp9,5 triliun per tahun.

Baca Juga:  Kasus Ujaran Kebencian Rocky Gerung, Sejumlah Saksi Mulai Diperiksa Polisi

Perubahan Mental dan Komitmen dalam Memanfaatkan Lahan

Herman juga menekankan pentingnya perubahan mental masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia, meskipun hanya halaman rumah.

“Kita tidak memerlukan APBD atau APBN, yang kita butuhkan adalah komitmen, edukasi yang berulang, dan keberanian untuk memulai,” tegasnya.

 

Di akhir sambutannya, Herman mengajak kepala desa dan perangkat desa untuk menjadikan Hari Desa Nasional sebagai momentum untuk membangun kemandirian pangan.

“Mulailah dengan langkah kecil, seperti menanam cabai rawit. Jika dilakukan secara terstruktur, sistemik, dan masif, hasilnya akan luar biasa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Rocky Gerung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Digital Meluncur 10 November? Luhut Targetkan 100 Juta Warga Terdaftar

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.