Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai

Minggu, 29 Maret 2026 11:00 WIB

Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan

Minggu, 29 Maret 2026 10:31 WIB

Pohon Tumbang Hantam Rahong Pangalengan, Palawi Risorsis Tegaskan Ini Murni Bencana Alam

Minggu, 29 Maret 2026 10:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gerak Cepat Amankan Bojan Hodak, Negosiasi Kontrak Baru Dimulai
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Pohon Tumbang Hantam Rahong Pangalengan, Palawi Risorsis Tegaskan Ini Murni Bencana Alam
  • Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak
  • Gila! Beckham Putra Menggila, Timnas Indonesia Pesta Gol di GBK!
  • Banjir Reward! Intip Deretan Kode Redeem FF Terbaru 29 Maret 2026, Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • Bukan Kaleng-Kaleng! Kode Redeem FF 29 Maret 2026: Sikat SG2 OPM dan Skin M1887 Gratis
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar Minta Mitigasi Serius Usai Terbongkarnya Sindikat Penjualan Bayi

By SusanaKamis, 17 Juli 2025 19:15 WIB3 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman.
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan pentingnya mitigasi dan antisipasi terhadap kasus penjualan bayi menyusul terbongkarnya sindikat yang menjual bayi ke Singapura.

Ia meminta Dinas Kesehatan segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang di fasilitas kesehatan lain di Jawa Barat.

“Saya akan konfirmasi langsung ke Dinas Kesehatan. Kita harus melakukan mitigasi. Kalau kejadian ini bisa terjadi di satu rumah sakit, bukan tidak mungkin terjadi di tempat lain. Maka kami punya kewajiban untuk mengingatkan,” ujar Herman di DPRD Jabar, Kamis (17/7/2025).

Herman juga menyebut bahwa surat edaran kepada seluruh rumah sakit, baik negeri maupun swasta, akan segera disiapkan oleh Dinas Kesehatan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sindikat yang memanfaatkan celah di layanan kesehatan.

Baca Juga:  Birokrat Jabar Dituntut Kikis Label 'One Man Show' Dedi Mulyadi, Pakar: Belum Greget!

“Pemerintah harus hadir di semua persoalan. Kepala Dinas Kesehatan akan kami minta mengeluarkan edaran agar rumah sakit di kabupaten/kota juga siaga,” lanjutnya.

Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura Terbongkar, 24 Bayi Jadi Korban

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap jaringan sindikat penjualan bayi yang melibatkan 12 tersangka wanita.

Para pelaku memiliki modus licik: mereka membeli bayi sejak dalam kandungan, membiayai proses persalinan, memalsukan dokumen, lalu menjual bayi ke Singapura dengan dalih adopsi.

“Para pelaku merayu ibu hamil dengan menawarkan bantuan biaya persalinan dan uang tunai. Setelah bayi lahir, mereka buatkan dokumen palsu dan ditampung sebelum dikirim ke luar negeri,” jelas Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan.

Bayi-bayi tersebut ditampung di Pontianak, Kalimantan Barat, hingga berusia 3 bulan. Setelah itu, mereka dijual dengan harga antara Rp11 juta hingga Rp16 juta per bayi. Total 24 bayi asal Jawa Barat menjadi korban; 18 di antaranya telah dijual, sementara 6 berhasil diselamatkan.

Baca Juga:  Kinerja Fiskal Jabar Turun, Sekda Bilang Hoaks, Pakar: Itu Fakta dan Ada Dampak Kebijakan KDM

Peran Tersangka hingga Jalur Perdagangan Internasional

Setiap anggota sindikat memiliki peran tersendiri:

  • Perekrut: mencari ibu hamil dan menawarkan bantuan finansial
  • Perawat: merawat bayi selama penampungan (tanpa keahlian medis)
  • Pembuat dokumen: mengurus dokumen palsu
  • Penjual utama: SH alias LSH yang menjual bayi ke Singapura

“SH menjual bayi ke luar negeri dengan dalih adopsi. Semua dokumen dibuat secara ilegal,” ujar Kombes Surawan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan tenaga medis profesional dalam kasus ini.

DPO Tersangka di Singapura, Orang Tua Bisa Jadi Tersangka

Baca Juga:  Lewat Pompanisasi, Pemprov Jabar Targetkan Produksi Gabah Kering Giling Jadi 11 Juta Ton

Polisi masih memburu satu tersangka yang berada di Singapura. Polda Jabar sedang memproses red notice ke Interpol dan menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ditreskrimum juga membuka kemungkinan menjerat orang tua bayi jika terbukti ikut terlibat dalam penjualan anak mereka.

“Kalau terbukti ikut melakukan transaksi atau menjual bayinya, orang tuanya bisa dijadikan tersangka juga,” tegas Surawan.

Langkah Pemprov Jabar: Antisipasi dan Perlindungan Bayi

Dengan mencuatnya kasus sindikat penjualan bayi di Jawa Barat ini, Pemprov Jabar di bawah koordinasi Sekda Herman Suryatman menegaskan komitmennya dalam penanganan dan pencegahan.

“Kita tidak boleh abai. Semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga rumah sakit harus bersama-sama mencegah kejahatan keji ini terulang kembali,” pungkas Herman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman modus perdagangan bayi Sekda Jabar sindikat penjualan bayi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pohon Tumbang Hantam Rahong Pangalengan, Palawi Risorsis Tegaskan Ini Murni Bencana Alam

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.