Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB

Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini

Jumat, 25 September 2026 20:03 WIB

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Jumat, 25 September 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
  • Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekda Jabar: Reformasi Birokrasi Harus Hadir Demi Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

By SusanaSenin, 25 November 2024 22:00 WIB3 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Reformasi birokrasi di Indonesia menghadapi tantangan besar untuk memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat.

Birokrasi harus hadir dengan hati dan rasa peduli yang mendalam terhadap kondisi masyarakat, terutama untuk menurunkan angka pengangguran, kemiskinan, stunting, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pendapatan per kapita.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, dalam acara Diseminasi Hasil Analisis Kebijakan Tahun 2024 di Gedung Serba Guna Puslatbang PKASN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (25/11/2024).

Dalam paparannya, Herman menyoroti tantangan reformasi birokrasi yang belum sepenuhnya mampu menjawab permasalahan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, birokrasi saat ini masih berjalan dengan cara yang biasa-biasa saja, padahal masyarakat membutuhkan perubahan besar dalam berbagai sektor.

“Hari ini, birokrasi kita masih menjadi solusi yang biasa-biasa saja. Padahal yang dibutuhkan adalah lompatan besar untuk menurunkan angka pengangguran, kemiskinan, stunting, serta meningkatkan IPM dan pendapatan per kapita,” tegas Herman.

Baca Juga:  Generasi Unggul untuk Indonesia Emas, Pemprov Jabar Gandeng Akademisi

Herman juga menyoroti bahwa keberhasilan reformasi birokrasi sangat bergantung pada eksekusi kebijakan di tingkat daerah.

Ia menekankan pentingnya hadirnya kecerdasan emosional dan rasa peduli dalam setiap upaya perbaikan birokrasi.

“Jika hati kita tidak hadir, birokrasi hanya akan berjalan seperti biasa tanpa memberikan dampak yang signifikan. Kita harus hadir dengan rasa peduli yang mendalam, bahkan rasa sakit terhadap kondisi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman mengapresiasi keberhasilan negara-negara maju seperti Singapura yang mampu melompat jauh dalam waktu singkat berkat penerapan sistem merit yang konsisten. Ia mencontohkan kepemimpinan Lee Kuan Yew yang memimpin dengan hati, bukan hanya logika.

Baca Juga:  Segera Diresmikan Ridwan Kamil, Menara Kujang Sapasang Diklaim Bakal Jadi Ikon Wisata Kelas Dunia

“Lee Kuan Yew tidak hanya memimpin dengan logika, tetapi juga dengan hati. Beliau bahkan menitikan air mata melihat kondisi negaranya, dan itu menjadi dorongan untuk bekerja di atas rata-rata. Kita perlu belajar dari itu,” tambahnya.

Selain itu, Herman mengungkapkan bahwa dinamika politik lima tahunan di Indonesia sering kali mengguncang stabilitas birokrasi.

Padahal, birokrasi seharusnya tetap berjalan stabil dan konsisten dalam memberikan pelayanan publik, terlepas dari pergantian kepemimpinan.

“The show must go on. Kita harus memastikan pelayanan publik tetap optimal meskipun terjadi perubahan politik,” kata Herman.

Herman juga mengajak para pejabat daerah untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja mereka telah berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan bahwa para pejabat daerah yang paling memahami kondisi di wilayah masing-masing dan harus dapat mengukur sejauh mana birokrasi berkontribusi pada perubahan positif.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Jelaskan Duduk Perkara Polemik "Pangeran"

“Bapak/Ibu yang paling tahu kondisi di daerah masing-masing. Jika belum ada lompatan besar, pertanyaannya adalah, di mana birokrasi kita?” ujar Herman.

Herman menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang melakukan reorientasi reformasi birokrasi dengan fokus pada peningkatan eksekusi kebijakan di tingkat kabupaten/kota.

Ia mengingatkan bahwa birokrasi harus mampu keluar dari jebakan middle income trap yang telah membelenggu Indonesia selama bertahun-tahun, terutama di era bonus demografi saat ini.

“Langkah luar biasa hanya bisa dilakukan jika hati kita hadir. Jangan hanya bekerja dengan logika semata, tetapi juga dengan rasa peduli yang mendalam. Inilah saatnya kita melakukan lompatan besar demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Herman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.