Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun

Sabtu, 4 April 2026 08:27 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!

Sabtu, 4 April 2026 08:10 WIB
Game Free Fire

Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis

Sabtu, 4 April 2026 07:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
  • Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sensus Ekonomi 2026: Strategi Berbasis Data untuk Kesejahteraan Masyarakat Jabar

By SusanaRabu, 9 Oktober 2024 05:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada 2026 bertujuan untuk memetakan golongan masyarakat yang dapat dibantu oleh pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Herman Suryatman, saat memberikan keynote speech dalam Diskusi Kelompok Terarah (FGD) Strategi Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026 di Prime Park Hotel, Kota Bandung, pada Selasa (8/10/2024).

“Harapannya, FGD lintas pemangku kepentingan di Jawa Barat menjadi salah satu kunci dalam pembangunan untuk menyejahterakan masyarakat, sehingga perekonomian Jabar menjadi jauh lebih baik. Namun, kita harus menguasai datanya,” ungkap Herman.

Herman menilai bahwa pemetaan yang berjalan lancar akan membantu pengambil keputusan dalam menentukan kebijakan yang tepat sasaran untuk masyarakat.

Baca Juga:  Nyoblos di Sumedang, Sekda Herman Imbau Keamanan dan Kesehatan Petugas di Pilkada 2024

“Pengambilan keputusan bisa dilakukan mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Harapannya, para pejabat publik dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan dapat mengadopsi evidence-based policy,” tambahnya.

Dengan kebijakan berbasis data, Herman optimis bahwa program-program yang dihasilkan akan mampu menyejahterakan masyarakat.

“Ini sangat penting, bukan hanya untuk BPS, tetapi untuk Jawa Barat secara keseluruhan, agar rakyat Jabar sejahtera. Menyejahterakan hari ini tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa; harus saintifik, berbasis bukti dan data. Sensus adalah salah satu cara untuk mendapatkan data terbaik,” tuturnya.

Baca Juga:  Momentum Kebangkitan Tekstil Jabar, Bey Lepas Ekspor Garmen ke Amerika Serikat

Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus menambahkan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi bertujuan untuk mendapatkan hasil yang tepat sasaran dan masif dalam memetakan program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita sedang membangun kolaborasi dengan semua pihak untuk mendapatkan strategi yang efisien dan efektif guna memperoleh hasil maksimal sesuai yang diinginkan pemerintah. Hasilnya nanti akan digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” ucap Darwis.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Pastikan Pemulihan Bangunan Kahatex Segera Dilakukan

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI, Ateng Hartono, menekankan pentingnya kolaborasi dalam Sensus Ekonomi 2026 sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Apresiasi terhadap data ini jangan sampai berhenti di sini. Data ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Kita perlu memperkuat kolaborasi antara BPS Jawa Barat dengan pemerintah provinsi,” sebut Ateng.

“Mudah-mudahan ini menjadikan Jawa Barat semakin unggul, terdepan, dan maju,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Jabar kesejahteraan pemetaan Sensus Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.