Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Minggu, 14 Juni 2026 10:38 WIB

Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal

Minggu, 14 Juni 2026 10:05 WIB

Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!

Minggu, 14 Juni 2026 09:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
  • Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal
  • Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Seorang Anak di Bandung Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Temannya, Pemkot Langsung Turun Tangan

By SusanaMinggu, 6 Oktober 2024 16:45 WIB2 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertindak cepat setelah menerima laporan terkait kasus kekerasan seksual yang dialami seorang anak di Kecamatan Bandung Kidul.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, menyampaikan bahwa korban, berinisial AS, berusia 12 tahun, datang ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kota Bandung pada Jumat (4/10/2024), bersama pihak terkait.

“UPTD PPA menerima permohonan pemeriksaan psikologis dari penyidik Unit PPA Polrestabes Bandung terkait kasus kekerasan seksual terhadap anak. Penyidik hadir bersama korban, wali korban, lembaga bantuan hukum, dan pengurus RW,” ungkap Uum.

Menurut Uum, DP3A telah melakukan asesmen awal kepada wali korban, yang merupakan paman korban. Berdasarkan cerita korban, ia mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah temannya pada 21 September 2024.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Cegah Potensi Banjir dengan Menjaga Kebersihan

Pelaku ditangkap pada Rabu (3/10/2024) dan saat ini berada dalam tahanan Polrestabes Bandung. Pemeriksaan psikologis lanjutan direncanakan akan dilakukan pada Rabu (9/10/2024).

Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Dalam rangka mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, DP3A Kota Bandung terus aktif melakukan sosialisasi dan edukasi.

Uum menjelaskan bahwa pada tahun 2024, DP3A telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, peserta didik, dan tenaga kependidikan melalui program inovasi Senandung Perdana (Sekolah dan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak).

Baca Juga:  Alami Peretasan, Diskominfo Pastikan Situs Website Resmi Pemkot Bandung Sudah Pulih

Program ini telah berjalan di 10 kelurahan dengan kasus kekerasan yang relatif tinggi serta 30 SMP Negeri di Kota Bandung.

Selain itu, pada tingkat pendidikan, Deklarasi Bandung Menuju Zero Bullying telah dilakukan, dengan partisipasi 75 SMP Negeri secara offline dan 112 SMP Negeri dan swasta secara online.

Selain sosialisasi, DP3A juga memperkuat Satgas TPPK (Tim Penanganan dan Pencegahan Kekerasan) di sekolah melalui Guru BK di SMP Negeri dan swasta.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Bakal Optimalkan Fasilitas Forest Track Babakan Siliwangi

Penguatan juga dilakukan di tingkat kelurahan melalui Puspel PP (Pusat Pelayanan Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan) serta PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) di 151 kelurahan.

“Selanjutnya, Konvensi Hak Anak akan dilakukan untuk mendukung Gugus Tugas KLA (Kota Layak Anak) dan Forum Anak. Pada minggu ke-3 bulan Oktober, akan diadakan edukasi kepada pesantren sekaligus Deklarasi Bandung Menuju Zero Bullying di lingkungan pesantren,” pungkas Uum.

Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Kidul DP3A Kekerasan Seksual korban Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.