bukamata.id – Nama pesilat wanita Indonesia Chintya Candranaya kembali menjadi sorotan publik usai mengunggah aksi ekstrem yang memancing perhatian warganet di media sosial.
Dalam video yang beredar di akun Instagram @chintyacandranaya.2, Chintya memperlihatkan kemampuan bela dirinya dengan menendang balok hingga terbelah menjadi dua. Tak hanya itu, sebuah tiang juga tampak bengkok setelah menerima tendangan keras darinya.
Video tersebut langsung ramai diperbincangkan dan menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang mengaku takjub dengan kekuatan tendangan yang diperlihatkan Chintya, sementara sebagian lainnya menanggapinya dengan candaan.
“Wow kakinya kuat sekali,” tulis akun @kun*.
“Yang punya niatan begal pendem lagi aja niatnya,” komentar akun @3il*.
“Kalo main bola jangan ngajak dia ege biar selamat,” tulis akun @ind*.
Aksi terbaru itu kembali mengangkat nama Chintya Candranaya yang memang sudah lama dikenal sebagai pesilat dengan konten-konten ekstrem di media sosial.
Sering Pamer Aksi Bela Diri Ekstrem
Bukan kali ini saja Chintya mencuri perhatian publik. Sebelumnya, wanita yang akrab disapa Naya itu beberapa kali viral karena memperlihatkan aksi memecahkan berbagai benda keras menggunakan tangan maupun kaki.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah saat ia mencoba memecahkan 18 tumpuk genteng yang dikelilingi kobaran api. Aksi tersebut merupakan lanjutan dari video sebelumnya yang dikenal sebagai membelah genteng berapi.
Dalam percobaan tersebut, Chintya mengambil ancang-ancang dengan kuda-kuda yang kuat sebelum menghantam tumpukan genteng menggunakan kepalan tangan. Dari tiga kali percobaan, ia berhasil memecahkan lima genteng dari total 18 tumpukan.
Meski hasilnya tidak sebanyak aksi sebelumnya, video itu tetap menjadi perbincangan karena dilakukan di tengah kobaran api.
Pernah Pecahkan Tumpukan Genteng Berapi Hampir Sekaligus
Jauh sebelum aksi tersebut, tepatnya pada 12 Juli 2020, Chintya juga sempat mengunggah video yang memperlihatkan dirinya memecahkan tumpukan genteng yang telah disiram minyak tanah lalu dibakar.
Setelah api berkobar cukup besar, Chintya mengambil posisi, menarik napas panjang, kemudian melayangkan pukulan keras ke arah tumpukan genteng. Hasilnya, hampir seluruh genteng pecah dalam sekali pukulan.
Video itu menjadi salah satu konten yang paling banyak dibagikan dan membuat namanya semakin dikenal publik.
Menancapkan Paku dengan Tangan Kosong
Selain memecahkan genteng, Chintya juga pernah mengunggah aksi lain yang tak kalah ekstrem pada 16 April 2020.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit, sebuah paku diletakkan di atas balok kayu yang ditopang bangku di kedua sisinya. Setelah memusatkan tenaga, Chintya memukul kepala paku menggunakan telapak tangannya sebanyak dua kali.
Secara mengejutkan, paku tersebut berhasil menancap sempurna ke dalam kayu. Aksi itu kembali memancing perdebatan di kalangan netizen mengenai kemampuan bela diri yang dimilikinya.
Sering Lakukan Beragam Aksi Berbahaya
Selama aktif membuat konten, Chintya dikenal sering memperlihatkan kemampuan bela diri melalui berbagai tantangan ekstrem.
Beberapa aksi yang pernah ia tampilkan antara lain:
- Memecahkan durian menggunakan tangan kosong.
- Menendang beton.
- Mengangkat tabung gas hanya dengan satu kaki.
- Bertarung dengan mata tertutup.
- Menghancurkan tumpukan genteng.
- Menendang balok hingga terbelah.
- Membuat tiang besi tampak bengkok setelah ditendang.
Konten-konten tersebut membuat namanya memiliki jutaan penonton sekaligus menuai pro dan kontra.
Profil Chintya Candranaya
Chintya Candranaya atau yang akrab disapa Naya lahir di Bandar Lampung pada 25 Agustus 1997.
Ketertarikannya terhadap dunia bela diri dimulai sejak usia tujuh tahun. Awalnya, ia ingin belajar silat untuk melindungi diri meski keluarganya tidak memiliki latar belakang sebagai atlet bela diri. Sosok yang pertama kali melatihnya adalah sang paman.
Dalam perjalanannya, Chintya diketahui pernah bergabung dengan perguruan JIGH AD Harimau Utara. Ia juga pernah belajar kepada Master Agus Setiawan Jaya di Harimau Utara, sementara sang kakek diketahui memiliki perguruan silat bernama Partisan Siliwangi.
Menurut berbagai kisah yang pernah ia bagikan, salah satu metode latihan yang dilakukan adalah membangun imajinasi seolah sedang bertarung melawan binatang buas. Latihan tersebut dilakukan secara intensif sejak selesai salat Subuh hingga menjelang siang.
Karier di Dunia Film
Kemampuan bela diri yang dimiliki Chintya membawanya ke dunia perfilman.
Ia pernah terlibat dalam film Pamanca produksi Galesong Film Makassar pada 2017.
Selain itu, sutradara Hanung Bramantyo juga pernah melibatkannya dalam film Benyamin Biang Kerok, di mana Chintya memerankan karakter manusia harimau yang menampilkan kemampuan pencak silat.
Tak hanya itu, ia juga aktif membuat film pendek yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, seperti Lady of Fury The Movie dan Badai di Jalan. Kanal tersebut juga berisi konten workout, self defense, hingga wawancara.
Pernah Mengaku Terlibat dalam Proyek Marvel
Nama Chintya kembali menjadi sorotan ketika ia mengunggah video di akun TikTok yang mengklaim dirinya terlibat dalam film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings produksi Marvel.
Dalam unggahannya, Chintya memperlihatkan cuplikan adegan laga serta menampilkan kredit film yang disebut memuat namanya.
Namun klaim tersebut memunculkan perdebatan. Sejumlah netizen mengaku tidak menemukan nama Chintya dalam daftar stunt performer yang beredar di internet.
“Menilik list stunts Shang-Chi and the Legends of the Ten Rings, ada 163 nama yang tercantum. Saat ditelusuri, tidak ditemukan nama Chintya Candranaya,” tulis salah satu netizen.
Meski demikian, banyak pula yang memberikan dukungan.
“Nggak nyangka loh, padahal Chintya sendiri adalah pesilat yang videonya sering dianggep editan sama netizen, we proud of u,” tulis seorang netizen.
“Semoga jadi penerus dan punya kesempatan lagi seperti Joe Taslim dan lainnya, aamiin, semangat kakak,” tulis komentar lainnya.
Sempat Dituding Melakukan Rekayasa
Di balik popularitasnya, Chintya juga tidak lepas dari kontroversi.
Sejumlah praktisi bela diri Indonesia, di antaranya Theodorus Ginting, Suwardi, Rudy Agustian, Mustadi Anetta, Nirmala Oktaviani, Benny Yossa, hingga Denny Aprisani, pernah mempertanyakan keaslian berbagai aksi ekstrem yang ditampilkan Chintya.
Bahkan muncul gerakan #BeladiriBersatu yang bertujuan menguji dan mengkritisi aksi-aksi tersebut.
Meski menuai kritik dan tudingan rekayasa, Chintya tetap aktif berkarya dan terus mengunggah berbagai konten bela diri di media sosial. Setiap video yang dibagikannya hampir selalu memancing perdebatan, antara mereka yang mengagumi kemampuan fisiknya dan pihak yang masih meragukan keaslian aksi yang ditampilkan.
Kini, aksi terbaru Chintya yang menendang balok hingga terbelah serta membuat tiang bengkok kembali membuat namanya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Terlepas dari pro dan kontra yang terus mengiringi kariernya, Chintya Candranaya masih menjadi salah satu figur pesilat wanita Indonesia yang paling sering mencuri perhatian publik lewat aksi-aksi ekstremnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









