Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Semen Padang Wajib Waspada, Persib 90 Persen Siap Tempur

Jumat, 27 Maret 2026 09:55 WIB

Mau Beli Emas Hari Ini? Cek Perbandingan Harga Antam, UBS, dan Galeri24 per 27 Maret 2026

Jumat, 27 Maret 2026 08:41 WIB
naskah khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat: Menguji Kejujuran Takwa di Bulan Syawal Melalui Istiqamah

Jumat, 27 Maret 2026 08:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Semen Padang Wajib Waspada, Persib 90 Persen Siap Tempur
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Cek Perbandingan Harga Antam, UBS, dan Galeri24 per 27 Maret 2026
  • Naskah Khutbah Jumat: Menguji Kejujuran Takwa di Bulan Syawal Melalui Istiqamah
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Terkoreksi Rp200 Ribu dalam Seminggu, Simak Analisisnya
  • Sinyal ‘Perang Besar’ Pelajar di Perbatasan Cianjur-Sukabumi: Polisi Perketat Penjagaan Jalur Hitam
  • Banjir Reward! Kode Redeem FF Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Skin SG2, Bundle Panther, Hingga Diamond Gratis
  • Viral Gila! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Era Baru Dimulai! John Herdman Ungkap Gaya Baru Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 27 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sinyal ‘Perang Besar’ Pelajar di Perbatasan Cianjur-Sukabumi: Polisi Perketat Penjagaan Jalur Hitam

By Aga GustianaJumat, 27 Maret 2026 08:09 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tawuran pelajar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketenangan warga di wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur dan Sukabumi mendadak terusik. Kabar burung mengenai rencana aksi tawuran massal antar pelajar dari dua wilayah bertetangga ini mendadak viral, memicu gelombang kekhawatiran di tengah masyarakat yang baru saja merayakan momen Idul Fitri.

Provokasi Lewat Media Sosial

Ketegangan ini bermula dari unggahan provokatif di platform Instagram. Sebuah akun secara terang-terangan menyerukan agenda “perang besar” yang dijadwalkan berlangsung pada pengujung Maret 2026. Situasi semakin memanas setelah muncul rekaman video yang memperlihatkan konvoi puluhan remaja bermotor asal Sukabumi yang nekat menerobos masuk ke teritorial Cianjur pada malam hari.

Ironisnya, dalam visual yang beredar, para oknum pelajar tersebut tampak menenteng senjata tajam, seolah siap melakukan kontak fisik secara terbuka.

Baca Juga:  Aksi Nyata Kader Gerindra Jabar Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sukabumi dan Cianjur

Respon Cepat Aparat di Titik Rawan

Menyikapi eskalasi yang meningkat, jajaran Polres Cianjur langsung bergerak taktis. Fokus pengamanan kini dipusatkan pada “jalur-jalur hitam” dan titik perbatasan yang selama ini dianggap sebagai lokasi rawan pertemuan massa.

Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa personelnya telah disebar untuk memastikan kondusifitas wilayah tetap terjaga.

“Tim patroli sudah disiagakan untuk memeriksa secara berkala ke beberapa lokasi, termasuk di perbatasan,” kata dia, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga:  Pria Garut Diduga Hina Nama Tuhan di TikTok, Tetap Santai dan Tolak Hapus Video Saat Diperiksa

Tak hanya mengandalkan kekuatan fisik di lapangan, kepolisian juga mengaktifkan unit Cyber Crime untuk memutus rantai provokasi digital. Langkah preventif ini diharapkan mampu memadamkan api perselisihan sebelum sempat berkobar menjadi bentrokan fisik.

“Tentu tim siber juga dikerahkan untuk patroli di media sosial. Sehingga bisa langsung dilakukan antisipasi dini sebelum terjadinya bentrokan,” kata dia.

Pesan untuk Orang Tua dan Pelajar

Polisi menekankan bahwa pengawasan keluarga adalah benteng utama. AKBP Alexander mengingatkan agar kesucian bulan Syawal tidak dikotori oleh perilaku anarkis yang hanya akan merusak masa depan generasi muda.

Baca Juga:  VIRAL! Ketua BUMDes di Cianjur Gunakan Dana Desa Rp180 Juta Buat Saham Pribadi

“Khusus untuk adik-adik kita, para pelajar. Ini momen pasca lebaran, kita sudah maaf-maafan jangan sampai dicoreng dengan adanya lagi aksi kekerasan, lebih baik fokus belajar,” pungkasnya.

Hingga saat ini, patroli gabungan masih terus diintensifkan di area perbatasan untuk menjamin keamanan warga dan memastikan aktivitas belajar mengajar di kedua kabupaten tetap berjalan normal tanpa bayang-bayang ketakutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal cianjur Kamtibmas Polres Cianjur Sukabumi Tawuran Pelajar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Atasi Krisis Sampah, DPRD Jabar dan Bandung Barat Perkuat Sinergi Regulasi

Ilustrasi isi BBM

Bensin Jadi Barang Mewah! Detik-detik Chaos di Berbagai Negara Karena Harga BBM

Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter

Viral Video Joget ‘MBG Rp6 Juta’, Dapur SPPG Pangauban KBB Resmi Ditangguhkan BGN

Detik-Detik Pria Nyaris Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung

Susul Kembarannya, Anak Harimau Benggala Huru Mati di Bandung Zoo

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.