Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP

Selasa, 25 Agustus 2026 13:35 WIB

Laga Manila Digger Jadi Penentu Nasib Ramon Tanque? Persib Dikabarkan Siapkan Striker Baru

Selasa, 25 Agustus 2026 13:02 WIB
Game Free Fire

Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 25 Agustus 2026 Diburu Survivor, Cek sebelum Hangus

Selasa, 25 Agustus 2026 12:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP
  • Laga Manila Digger Jadi Penentu Nasib Ramon Tanque? Persib Dikabarkan Siapkan Striker Baru
  • Banjir Hadiah Gratis! Kode Redeem FF 25 Agustus 2026 Diburu Survivor, Cek sebelum Hangus
  • 3 Pekan Tertunda, YTR Korban Penganiayaan Taufik Hidayat Akhirnya Jalani Operasi di RSHS
  • Baru 31 Detik Chelsea Sudah Cetak Gol! The Blues Tekuk Fulham 3-2
  • Launching Persib 2026 Hari Ini, Bobotoh Siap Dikejutkan Pemain Anyar?
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp18 Ribu! Tembus Rp2,768 Juta per Gram
  • Gara-Gara Benda Ini Diperlihatkan, Warga Nekat Berebut Air Bekas Cucian Pusaka Wali Songo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 25 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswi SD Meninggal Usai Terpeleset ke Gorong-Gorong di Lembang, Warganet Sentil Pemerintah

By SusanaRabu, 6 Maret 2024 19:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi meninggal. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial, seorang anak kelas 1 SD meninggal dunia usai jatuh dan terjebak di gorong-gorong saat turun dari angkutan umum sepulang sekolah, pada Rabu (6/3/2024).

Belakangan diketahui, korban bernama Misea Isabella (8) warga Kampung Cihideung Gudang, RT 3 RW 14, Desa Gudangkahuripan, Lembang.

Berdasarkan informasi, korban bersama teman-temannya pulang sekolah dengan menggunakan angkutan umum. Setelah tiba di lokasi kejadian dan kendaraan umum berhenti, korban langsung turun dan terpeleset masuk ke dalam gorong-gorong dengan air yang sangat deras karena saat itu kondisi sedang hujan lebat.

Selain almarhum, ada korban lainnya yang juga terperosok ke dalam saluran air namun masih bisa bisa diselamatkan oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Heboh! Warga KBB Tewas saat Melerai Keributan Penagih Bank Keliling

Kepala Desa Gudangkahuripan, Agus Karyana mengatakan, saat kejadian dirinya bersama para kepala desa dan Pemerintah Kecamatan Lembang tengah menggelar rapat di Aula Desa Gudangkahuripan.

“Saat kejadian, kami tengah mengeglar rapat minggon dan mendengar teriakan dari warga yang mengabarkan salah seorang anak hanyut terbawa arus,” ujar Agus.

Dikarenakan arus air sangat deras, pencarian dilakukan mulai dari depan parkiran The Great Asia Africa hingga Hotel Cemara Hijau.

Baca Juga:  Lukas Enembe Meninggal, Pemprov Papua Imbau Warga Naikan Bendera Setengah Tihang

“Kami mengira korban terbawa hanyut jauh karena air sangat deras, dan dilakukan penulusuran di titik korban terjatuh hingga puluhan meter dan tidak ditemukan,” jelasnya.

Agus melanjutkan, untuk memudahkan pencarian maka dilakukan pembendungan di saluran air dengan menggunakan drum plastik.

Setelah dilakukan pencarian kembali, korban ditemukan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, warganet pun menyoroti kondisi trotoar yang ada di Bandung dan memberikan kritik pada pemerintah, seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @sekitarbandungcom, Rabu (6/3/2024).

Baca Juga:  Bukan Menyelesaikan Masalah Sampah, Walhi Jabar: RDF Malah Menambah Beban Negara

“Sebenarnya trotoar atau pinggir jalan buat pejalan kaki emang gak ramah,” tulis akun @mam***

“Wali Kota, bupati, utamakan fasilitas publik terutama jalan,” tulis akun @yan***

“Buat pemerintah, cek trotoar pejalan kaki, jangan sampai udah kejadian baru dibenerin,” tulis akun @ran***

“Salahin kadesnya, udah tau melongo malah dibiarin, apalagi depan kantor desa pisan,” tulis akun @gal***

“@bey.machmudin tolong diperhatikan ke jajarannya di daerah untuk lebih fokus ke fasilitas umum untuk rakyat,” tulis akun @ind***

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lembang meninggal pemerintah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik Jika PKH Belum Masuk! Cek Bansos Agustus 2026 dan Status PKH Tahap 3 Lewat HP

3 Pekan Tertunda, YTR Korban Penganiayaan Taufik Hidayat Akhirnya Jalani Operasi di RSHS

Gara-Gara Benda Ini Diperlihatkan, Warga Nekat Berebut Air Bekas Cucian Pusaka Wali Songo

Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029

Hari Kedelapan Gempa Flores: 180 Ribu Warga Masih Mengungsi

Bansos

Nama Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026? Ini 6 Penyebab BPNT dan PKH Tak Masuk

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.