Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siswi SD Meninggal Usai Terpeleset ke Gorong-Gorong di Lembang, Warganet Sentil Pemerintah

By SusanaRabu, 6 Maret 2024 19:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi meninggal. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral di media sosial, seorang anak kelas 1 SD meninggal dunia usai jatuh dan terjebak di gorong-gorong saat turun dari angkutan umum sepulang sekolah, pada Rabu (6/3/2024).

Belakangan diketahui, korban bernama Misea Isabella (8) warga Kampung Cihideung Gudang, RT 3 RW 14, Desa Gudangkahuripan, Lembang.

Berdasarkan informasi, korban bersama teman-temannya pulang sekolah dengan menggunakan angkutan umum. Setelah tiba di lokasi kejadian dan kendaraan umum berhenti, korban langsung turun dan terpeleset masuk ke dalam gorong-gorong dengan air yang sangat deras karena saat itu kondisi sedang hujan lebat.

Selain almarhum, ada korban lainnya yang juga terperosok ke dalam saluran air namun masih bisa bisa diselamatkan oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi dengan SESKOAU, bank bjb Salurkan Tukin Hingga Resmikan Incinerator

Kepala Desa Gudangkahuripan, Agus Karyana mengatakan, saat kejadian dirinya bersama para kepala desa dan Pemerintah Kecamatan Lembang tengah menggelar rapat di Aula Desa Gudangkahuripan.

“Saat kejadian, kami tengah mengeglar rapat minggon dan mendengar teriakan dari warga yang mengabarkan salah seorang anak hanyut terbawa arus,” ujar Agus.

Dikarenakan arus air sangat deras, pencarian dilakukan mulai dari depan parkiran The Great Asia Africa hingga Hotel Cemara Hijau.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pembunuh Wanita di Bandung Barat, Pelaku Ternyata Mantan Pembantu Korban

“Kami mengira korban terbawa hanyut jauh karena air sangat deras, dan dilakukan penulusuran di titik korban terjatuh hingga puluhan meter dan tidak ditemukan,” jelasnya.

Agus melanjutkan, untuk memudahkan pencarian maka dilakukan pembendungan di saluran air dengan menggunakan drum plastik.

Setelah dilakukan pencarian kembali, korban ditemukan dan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, warganet pun menyoroti kondisi trotoar yang ada di Bandung dan memberikan kritik pada pemerintah, seperti dikutip dari kolom komentar Instagram @sekitarbandungcom, Rabu (6/3/2024).

Baca Juga:  Ingin Dapat Pahala? Ustadz Adi Hidayat: Sebarkanlah Kebaikan Orang yang Telah Wafat

“Sebenarnya trotoar atau pinggir jalan buat pejalan kaki emang gak ramah,” tulis akun @mam***

“Wali Kota, bupati, utamakan fasilitas publik terutama jalan,” tulis akun @yan***

“Buat pemerintah, cek trotoar pejalan kaki, jangan sampai udah kejadian baru dibenerin,” tulis akun @ran***

“Salahin kadesnya, udah tau melongo malah dibiarin, apalagi depan kantor desa pisan,” tulis akun @gal***

“@bey.machmudin tolong diperhatikan ke jajarannya di daerah untuk lebih fokus ke fasilitas umum untuk rakyat,” tulis akun @ind***

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lembang meninggal pemerintah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.