Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Selasa, 15 September 2026 20:44 WIB

Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia

Selasa, 15 September 2026 20:35 WIB

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Selasa, 15 September 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
  • Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara
  • Persib Kontra FC Seoul di ACL Two, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Joki UTBK Terungkap, Satu Nama Terdaftar Ganda di Unpad dan ISBI Bandung

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 16:00 WIB4 Mins Read
Ilustrasi ujian. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan praktik perjokian dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Setelah seorang joki tertangkap basah di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung beberapa waktu lalu, fakta baru yang lebih mencengangkan terungkap: nama joki tersebut ternyata juga terdaftar sebagai peserta ujian di Universitas Padjadjaran (Unpad)!

Tim Pusat UTBK Unpad berhasil mengungkap identitas terduga joki, KD, yang sebelumnya tertangkap di ISBI Bandung. Penyelidikan data menunjukkan bahwa KD terdaftar untuk menggantikan dua peserta asli yang absen saat UTBK di Kampus Unpad Jatinangor.

“Kami memperoleh informasi dari panitia SNPMB pusat, diminta menelusuri adakah data nomor peserta dan foto tertentu di data peserta Pusat UTBK Unpad. Setelah dicek, nomor peserta tersebut ada dan menggunakan foto yang mirip dengan KD, bedanya peserta ini menggunakan jilbab,” ungkap Koordinator Teknologi Informatika dan Komputer Pusat UTBK Unpad, Rafly, Senin (5/5/2025).

Menurut Rafly, KD dijadwalkan untuk menggantikan dua peserta, JAM pada 24 April 2025 dan FABW pada 30 April 2025. Kedua peserta asli tersebut diketahui memilih program studi Kedokteran di sebuah perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Mengenal Sosok Tyronne del Pino, Mesin Gol Baru untuk Persib Bandung

“Baik untuk peserta JAM maupun FABW, KD ini menjadi joki mengerjakan UTBK untuk pilihan prodi Kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Kedua peserta itu hanya mengisi satu pilihan prodi saja, meskipun diperbolehkan memilih 4 pilihan prodi,” jelasnya.

Terbongkarnya aksi KD bermula di ISBI Bandung. Ketua Pelaksana UTBK ISBI Bandung, Indra Ridwan, menuturkan bahwa kedok KD terbongkar saat pengawas meminta peserta melepas aksesoris.

“Meskipun pengawas sudah mempersilakan yang bersangkutan untuk tetap memakai anting tersebut, namun yang bersangkutan tetap memaksa melepaskannya, sehingga menimbulkan sedikit luka (berdarah),” kata Indra pada Rabu (30/4/2025).

Kecurigaan semakin menguat ketika panitia hendak mencetak kartu peserta untuk mengidentifikasi KD setelah ujian selesai. Mereka menemukan kemiripan foto dengan peserta lain yang telah mengikuti ujian pada sesi sebelumnya.

“Kedua peserta tersebut mengambil pilihan prodi kedokteran. Setelah sesi ujian selesai, peserta tersebut dipanggil dan dimintai keterangan terkait temuan tersebut. Dalam pendalaman, peserta mengakui bahwa yang bersangkutan hadir menggantikan dua peserta berbeda dalam dua sesi yang berlainan,” ungkap Indra. “Ia kemudian mengungkap identitas aslinya sebagai KD,” imbuhnya.

Baca Juga:  Viral Bantuan Telur untuk Ibu Hamil di Bandung Diambil Lagi Petugas Usai Difoto

Saat diinterogasi, KD mengaku nekat menjadi joki UTBK karena alasan ekonomi. Ia direkrut oleh seseorang berinisial TN, yang juga merekrut joki UTBK lainnya di ISBI Bandung, Lucas Valentino Nainggolan.

“Motif KD dalam melakukan aksi joki ini adalah alasan ekonomi. Ia juga menyebutkan bahwa direkrut oleh seseorang berinisial TN, individu yang sama dengan yang disebut dalam kasus Lucas yang sebelumnya telah tertangkap sebagai pelaku joki dalam sesi lain di ISBI Bandung,” ujar Indra.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Pusat UTBK Unpad juga menemukan indikasi kecurangan lain berupa penyalahgunaan identitas peserta ujian. Hal ini terungkap setelah adanya penyebaran pesan massal (WA blast) kepada peserta UTBK-SNBT di kampus Unpad. Panitia menduga tindakan ini bertujuan untuk mengenali pola soal. Kecurangan ini dilakukan oleh seorang peserta yang mencatut identitas seorang mahasiswi dari perguruan tinggi negeri di Sumatera Utara.

Baca Juga:  Nyamar Jadi Toko Kain, Markas Judi Online di Bandung Digerebek Polisi

“Saya melihat ini sebagai motif mengingat pola soal yang nanti akan digunakan untuk sesi berikutnya. Ini satu paket, mereka mencuri soal, lalu mengolah dan menyiapkan jawabannya, nanti akan dijual atau digunakan oleh eksekutor yang menjadi joki,” kata Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq.

Inu menegaskan bahwa kasus di Unpad ini berbeda dengan perjokian karena pelaku menggunakan identitas curian dan pemilik data asli tidak mengetahuinya.

“Dengan begitu, kalau pun dia lulus UTBK, yang bersangkutan tidak akan bisa melakukan registrasi karena data yang digunakan milik orang lain. Jadi ini seperti hanya memantau pola soal saja,” ungkap Inu.

Kedua kasus kecurangan ini telah dilaporkan kepada tim monitoring dan evaluasi Pusat UTBK Unpad. Diharapkan temuan ini dapat dikaji lebih lanjut di tingkat nasional agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, demi menjaga integritas dunia pendidikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.