Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!

Sabtu, 31 Oktober 2026 13:26 WIB

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:11 WIB

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
  • Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025
  • Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini
  • Waspada Ledakan Kuda Hitam! Tren Positif Isenmulang Kalteng FC Ancam Dominasi Persib Bandung
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Joki UTBK Terungkap, Satu Nama Terdaftar Ganda di Unpad dan ISBI Bandung

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 16:00 WIB4 Mins Read
Ilustrasi ujian. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan praktik perjokian dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Setelah seorang joki tertangkap basah di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung beberapa waktu lalu, fakta baru yang lebih mencengangkan terungkap: nama joki tersebut ternyata juga terdaftar sebagai peserta ujian di Universitas Padjadjaran (Unpad)!

Tim Pusat UTBK Unpad berhasil mengungkap identitas terduga joki, KD, yang sebelumnya tertangkap di ISBI Bandung. Penyelidikan data menunjukkan bahwa KD terdaftar untuk menggantikan dua peserta asli yang absen saat UTBK di Kampus Unpad Jatinangor.

“Kami memperoleh informasi dari panitia SNPMB pusat, diminta menelusuri adakah data nomor peserta dan foto tertentu di data peserta Pusat UTBK Unpad. Setelah dicek, nomor peserta tersebut ada dan menggunakan foto yang mirip dengan KD, bedanya peserta ini menggunakan jilbab,” ungkap Koordinator Teknologi Informatika dan Komputer Pusat UTBK Unpad, Rafly, Senin (5/5/2025).

Menurut Rafly, KD dijadwalkan untuk menggantikan dua peserta, JAM pada 24 April 2025 dan FABW pada 30 April 2025. Kedua peserta asli tersebut diketahui memilih program studi Kedokteran di sebuah perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Mau Uji Adrenalin Seru di Bandung? Yuk Manjat Solusinya!

“Baik untuk peserta JAM maupun FABW, KD ini menjadi joki mengerjakan UTBK untuk pilihan prodi Kedokteran di salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah. Kedua peserta itu hanya mengisi satu pilihan prodi saja, meskipun diperbolehkan memilih 4 pilihan prodi,” jelasnya.

Terbongkarnya aksi KD bermula di ISBI Bandung. Ketua Pelaksana UTBK ISBI Bandung, Indra Ridwan, menuturkan bahwa kedok KD terbongkar saat pengawas meminta peserta melepas aksesoris.

“Meskipun pengawas sudah mempersilakan yang bersangkutan untuk tetap memakai anting tersebut, namun yang bersangkutan tetap memaksa melepaskannya, sehingga menimbulkan sedikit luka (berdarah),” kata Indra pada Rabu (30/4/2025).

Kecurigaan semakin menguat ketika panitia hendak mencetak kartu peserta untuk mengidentifikasi KD setelah ujian selesai. Mereka menemukan kemiripan foto dengan peserta lain yang telah mengikuti ujian pada sesi sebelumnya.

“Kedua peserta tersebut mengambil pilihan prodi kedokteran. Setelah sesi ujian selesai, peserta tersebut dipanggil dan dimintai keterangan terkait temuan tersebut. Dalam pendalaman, peserta mengakui bahwa yang bersangkutan hadir menggantikan dua peserta berbeda dalam dua sesi yang berlainan,” ungkap Indra. “Ia kemudian mengungkap identitas aslinya sebagai KD,” imbuhnya.

Baca Juga:  3 Tempat Minuman Hangat di Bandung, Wajib Dikunjungi saat Musim Hujan

Saat diinterogasi, KD mengaku nekat menjadi joki UTBK karena alasan ekonomi. Ia direkrut oleh seseorang berinisial TN, yang juga merekrut joki UTBK lainnya di ISBI Bandung, Lucas Valentino Nainggolan.

“Motif KD dalam melakukan aksi joki ini adalah alasan ekonomi. Ia juga menyebutkan bahwa direkrut oleh seseorang berinisial TN, individu yang sama dengan yang disebut dalam kasus Lucas yang sebelumnya telah tertangkap sebagai pelaku joki dalam sesi lain di ISBI Bandung,” ujar Indra.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Pusat UTBK Unpad juga menemukan indikasi kecurangan lain berupa penyalahgunaan identitas peserta ujian. Hal ini terungkap setelah adanya penyebaran pesan massal (WA blast) kepada peserta UTBK-SNBT di kampus Unpad. Panitia menduga tindakan ini bertujuan untuk mengenali pola soal. Kecurangan ini dilakukan oleh seorang peserta yang mencatut identitas seorang mahasiswi dari perguruan tinggi negeri di Sumatera Utara.

Baca Juga:  Gacor di Liga Belanda, Pemain Keturunan Asal Bandung Ini Tunggu Panggilan Timnas Indonesia

“Saya melihat ini sebagai motif mengingat pola soal yang nanti akan digunakan untuk sesi berikutnya. Ini satu paket, mereka mencuri soal, lalu mengolah dan menyiapkan jawabannya, nanti akan dijual atau digunakan oleh eksekutor yang menjadi joki,” kata Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq.

Inu menegaskan bahwa kasus di Unpad ini berbeda dengan perjokian karena pelaku menggunakan identitas curian dan pemilik data asli tidak mengetahuinya.

“Dengan begitu, kalau pun dia lulus UTBK, yang bersangkutan tidak akan bisa melakukan registrasi karena data yang digunakan milik orang lain. Jadi ini seperti hanya memantau pola soal saja,” ungkap Inu.

Kedua kasus kecurangan ini telah dilaporkan kepada tim monitoring dan evaluasi Pusat UTBK Unpad. Diharapkan temuan ini dapat dikaji lebih lanjut di tingkat nasional agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, demi menjaga integritas dunia pendidikan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.