bukamata.id – Performa penjaga gawang Manchester United, Andre Onana, menjadi sorotan tajam menyusul serangkaian blunder yang berujung pada kebobolan gol. Sejak bergabung dengan Setan Merah pada tahun 2023, tercatat Onana telah melakukan 13 kesalahan yang secara langsung merugikan tim. Kesalahan-kesalahan tersebut meliputi salah posisi hingga bola yang gagal diamankan dengan baik.
Situasi ini diperparah dengan belum optimalnya performa kiper pelapis, Altay Bayindir. Penampilan Bayindir saat Manchester United dibantai Newcastle United dengan skor 1-4 juga menuai kritik.
Menanggapi sorotan terhadap lini pertahanan dan potensi perekrutan kiper baru, Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan jawaban yang terbuka. Dalam keterangannya di situs resmi klub, Amorim menyatakan bahwa evaluasi akan dilakukan untuk seluruh posisi di dalam skuad, termasuk penjaga gawang.
“Kami perlu meningkatkan setiap posisi di lapangan, termasuk penjaga gawang,” ujar Amorim.
Lebih lanjut, Amorim menjelaskan bahwa performa buruk tim secara keseluruhan turut berkontribusi pada masalah di lini pertahanan. “Jika tim kami mencetak lebih banyak gol dan penyerang kami lebih baik, kami akan bertahan lebih baik. Terkadang Anda mengalami musim di mana Anda tampil buruk. Kami akan melakukan evaluasi itu untuk posisi mana pun dalam skuad,” tegasnya.
Saat ini, Manchester United tengah terpuruk di papan tengah klasemen Liga Inggris, menduduki peringkat ke-14. Statistik gol mereka pun menunjukkan permasalahan yang signifikan, dengan baru mencetak 38 gol dan telah kebobolan 45 gol dari 32 pertandingan, menghasilkan selisih gol minus tujuh. Kondisi ini menempatkan mereka dalam delapan tim dengan selisih gol negatif di liga.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









