Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri

Minggu, 8 November 2026 12:01 WIB

Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14

Minggu, 8 November 2026 11:56 WIB

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Minggu, 8 November 2026 11:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
  • Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung
  • Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan
  • 10 Laga dalam 30 Hari! Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Lawan Java United
  • Harga Emas Antam Hari Ini Diam di Rp2,5 Juta, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?
  • Tumbuh Jauh dari Azan, Bobotoh Cilik Ini Justru Khatam 30 Juz di Usia 9 Tahun
  • Bansos Salah Sasaran? Begini Cara Lapor Lewat Fitur Sanggah Aplikasi Kemensos!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Luis De la Fuente Bongkar Cara Hentikan Lionel Messi

By SusanaMinggu, 19 Juli 2026 17:04 WIB4 Mins Read
Lionel Messi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelatih Timnas Spanyol, Luis De la Fuente, memastikan tidak akan menerapkan strategi khusus berupa man marking untuk menghentikan Lionel Messi saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026. Meski demikian, De la Fuente menegaskan bahwa sosok kapten Argentina tersebut tetap menjadi pemain yang wajib mendapat perhatian penuh dari seluruh lini pertahanan La Furia Roja.

Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina menjadi salah satu laga paling dinantikan dunia. Selain mempertemukan dua tim dengan kualitas terbaik, duel ini juga menjadi panggung besar bagi Lionel Messi yang berpeluang kembali menambah catatan sejarah dalam kariernya.

Namun, menghadapi pemain sekaliber Messi, De la Fuente memilih pendekatan berbeda. Ia tidak ingin anak asuhnya hanya fokus menjaga satu pemain, melainkan mengandalkan kerja sama tim untuk meredam ancaman Argentina.

De la Fuente Tak Ingin Spanyol Hanya Fokus pada Messi

Dalam konferensi pers jelang final Piala Dunia 2026, Sabtu (18/7), Luis De la Fuente menegaskan bahwa Spanyol tidak akan memberikan tugas khusus kepada satu pemain untuk mengikuti pergerakan Lionel Messi sepanjang pertandingan.

Baca Juga:  Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara

Menurutnya, menghadapi pemain seperti Messi membutuhkan organisasi pertahanan yang kuat, bukan sekadar menempel ketat secara individu.

“Apakah cerita masa lalu itu mengindikasikan bahwa kami bakal menerapkan strategi man-marking kepada Messi di final nanti? Jawabannya adalah tidak. Namun, apakah itu berarti kami tidak akan mengawasinya? Tentu saja kami akan mengawasinya,” ujar De la Fuente.

Pelatih berusia 65 tahun tersebut percaya bahwa ancaman Messi harus dihentikan melalui koordinasi seluruh pemain, mulai dari lini depan hingga pertahanan.

Kenangan De la Fuente Menghadapi Messi Muda

Menjelang duel besar Spanyol vs Argentina, De la Fuente juga membagikan cerita menarik tentang pertemuan pertamanya dengan Lionel Messi.

Momen tersebut terjadi lebih dari dua dekade lalu ketika De la Fuente masih menangani tim muda Sevilla. Saat itu, ia harus menghadapi Barcelona yang memiliki seorang pemain muda berbakat bernama Lionel Messi.

Pertandingan tersebut berlangsung dalam ajang Copa del Rey kategori usia muda. Meski masih berada di tahap awal karier, Messi sudah menunjukkan kemampuan luar biasa yang membuat banyak pelatih mulai memperhatikannya.

Baca Juga:  Messi Alien? Beckham Putra Kagum Berat dan Prediksi Argentina Juara Dunia

“Jauh di masa lalu, saya pertama kali menghadapi Lionel Messi saat memimpin skuad Sevilla di kompetisi Division de Honour,” kata De la Fuente.

Ia mengaku saat itu reputasi Messi sebagai pemain berbakat dari akademi La Masia sudah mulai terdengar.

Pengalaman menghadapi Messi muda tersebut menjadi salah satu cerita yang membekas dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Spanyol Pilih Hadapi Messi dengan Kerja Sama Tim

De la Fuente menyadari bahwa Lionel Messi tetap menjadi salah satu pemain paling berbahaya meski usianya tidak lagi muda.

Kreativitas, visi bermain, kemampuan membaca ruang, serta kualitas umpan Messi membuat pemain berjuluk La Pulga tersebut tetap menjadi ancaman besar bagi lawan.

Namun, pelatih Spanyol itu menilai terlalu fokus pada Messi justru bisa menjadi kesalahan. Argentina memiliki banyak pemain berkualitas lain yang juga mampu mengubah jalannya pertandingan.

Karena itu, Spanyol akan mencoba meredam Messi dengan cara kolektif.

Baca Juga:  Argentina vs Cape Verde: Messi Siap Pimpin Albiceleste ke 16 Besar, Ini Prediksi Skornya

“Kami akan meredam pergerakannya lewat kerja sama tim yang solid, dengan metode yang sama persis seperti cara tim Argentina mengawasi pergerakan para pemain kunci kami,” tegas De la Fuente.

Final Piala Dunia 2026 Jadi Duel Strategi Besar

Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina tidak hanya akan menjadi pertarungan pemain bintang, tetapi juga duel strategi antara dua pelatih.

De la Fuente membawa filosofi permainan Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola, kombinasi cepat, serta regenerasi pemain muda. Sementara Argentina datang dengan pengalaman besar dan keberadaan Messi sebagai pemimpin utama.

Bagi Spanyol, keberhasilan menghentikan Messi tanpa kehilangan identitas permainan akan menjadi tantangan terbesar.

Sementara bagi Argentina, laga final ini menjadi kesempatan untuk mempersembahkan trofi besar sekaligus memberikan panggung sempurna bagi Messi dalam salah satu babak terakhir karier internasionalnya.

Dengan tensi tinggi dan kualitas kedua tim, duel Spanyol vs Argentina diprediksi akan menjadi salah satu final Piala Dunia paling bersejarah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

final Piala Dunia 2026 Lionel Messi Timnas Argentina Timnas Spanyol
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14

Ukir Catatan Emas di Asia, Persib dan Borneo FC Tuai Pujian Setinggi Langit dari Ferry Paulus

Thom Haye

Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions

Dibikin Heran Satu Dunia! Selebrasi Paling Nyeleneh Veda Ega: Makan Belalang Goreng di Sepang!

Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung

Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.