Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Segarkan Barisan Penjaga Gawang, Chelsea Sukses Gaet Emiliano Martinez dari Aston Villa

Jumat, 28 Agustus 2026 12:50 WIB

Calvin Verdonk Dapat Ujian Gila di Liga Champions, Lille Jumpa Arsenal, Bayern dan Roma

Jumat, 28 Agustus 2026 12:50 WIB

Gaji Pensiunan PNS September 2026 Segera Cair, Cek Besaran Golongan I hingga IV

Jumat, 28 Agustus 2026 12:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Segarkan Barisan Penjaga Gawang, Chelsea Sukses Gaet Emiliano Martinez dari Aston Villa
  • Calvin Verdonk Dapat Ujian Gila di Liga Champions, Lille Jumpa Arsenal, Bayern dan Roma
  • Gaji Pensiunan PNS September 2026 Segera Cair, Cek Besaran Golongan I hingga IV
  • Modal 2-1 Tak Bikin Persib Tenang, Igor Tolic Ungkap Titik Bahaya Manila Digger
  • Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Tiga Sektor Jadi Prioritas Farhan
  • UEFA Siapkan Gugatan Pidana untuk Gianni Infantino, Ada Skema Rp320 Triliun di Baliknya
  • Kronologi Tukang Tambal Ban di Bandung Dipukul hingga Diancam Benda Mirip Pistol
  • Gelar Latihan Jelang Play-off ACL 2, Persib Kenakan Jersey Latihan Baru Berwarna Tosca
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 28 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sri Mulyani Ungkap Respon dan Permintaan Maaf Usai Rumahnya Dijarah Massa

By Aga GustianaSenin, 1 September 2025 10:47 WIB2 Mins Read
Sri Mulyani
Mantan Menteri Keungan (Menkeu), Sri Mulyani. Foto: Instagram/@smindrawati
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rumah Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, menjadi sorotan setelah terjadi penjarahan pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Di tengah kabar rumahnya yang rusak, Sri Mulyani memilih menyampaikan pernyataan lewat akun Instagram pribadinya, @smindrawati, dengan menempelkan tangkapan layar pemberitaan mengenai penjarahan rumahnya.

“Terima kasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini,” tulis Sri Mulyani pada Senin (1/9/2025).

Menyinggung Sumpah Jabatan dan Integritas Negara

Dalam unggahannya, Sri Mulyani tidak hanya menyampaikan terima kasih. Ia juga menekankan tanggung jawabnya sebagai pejabat negara dan sumpah jabatannya.

“Ini bukan ranah atau selera pribadi. UU (undang-undang) disusun melibatkan Pemerintah, DPR, DPD, dan Partisipasi Masyarakat secara terbuka dan transparan,” jelasnya.

Baca Juga:  Padel Bangkrut di Swedia, Justru Booming di Indonesia: Tren Olahraga Baru Anak Muda

Bagi bendahara negara ini, menjalankan tugas publik adalah jalan terjal yang menuntut integritas. Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki mekanisme hukum untuk menempuh haknya.

“Jika dalam pelaksanaan UU menyimpang, masyarakat dapat membawa perkara ke pengadilan hingga ke Mahkamah Agung. Itu sistem demokrasi Indonesia yang beradab. Pasti belum dan tidak sempurna. Tugas kita terus memperbaiki kualitas demokrasi dengan beradab tidak dengan anarki, intimidasi serta represi,” tambah Sri Mulyani.

Kritik Masyarakat Sebagai Bagian dari Proses Perbaikan

Sri Mulyani menyatakan kritik dari masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun Indonesia.

Baca Juga:  Netizen Amerika Serikat Unggah Peringatan Darurat ala Indonesia

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat umum termasuk netizen, guru, dosen, mahasiswa, media massa, pelaku usaha UMKM, Koperasi, usaha besar, dan semua pemangku kepentingan yang terus menerus menyampaikan masukan, kritikan, sindiran bahkan makian, juga nasihat. Juga doa dan semangat untuk kami berbenah diri. Itu adalah bagian dari proses membangun Indonesia,” ujarnya.

Ia pun meminta maaf atas kekurangan yang masih ada dan mengajak masyarakat bekerja sama membangun negara tanpa kekerasan.

“Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki menerus. Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia,” pungkas Sri Mulyani.

Baca Juga:  Waduh! Pemain Judol di Indonesia Capai 8,8 Juta

Kronologi Penjarahan Rumah

Rumah Sri Mulyani di Bintaro mengalami penjarahan yang signifikan. Pagar yang biasanya tertutup rapat kini dipenuhi jejak kerusakan, dan peralatan elektronik, pakaian, hingga lukisan berharga dilaporkan raib dibawa.

Tetangga sekitar masih mengingat bagaimana massa datang dalam dua gelombang.

“Jumlah orangnya, untuk gelombang satu sama gelombang kedua itu, lebih banyak gelombang kedua,” kata Olav, warga yang tinggal tidak jauh dari kediaman Sri Mulyani.

Gelombang pertama tiba sekitar pukul 00.30 WIB. Belum selesai trauma, pukul 03.30 WIB, kerumunan yang lebih besar kembali menyerbu kediaman Menteri Keuangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demokrasi Indonesia Menteri Keuangan Politik Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gaji Pensiunan PNS September 2026 Segera Cair, Cek Besaran Golongan I hingga IV

Bandung Bidik Investasi Lingkungan, Tiga Sektor Jadi Prioritas Farhan

Kronologi Tukang Tambal Ban di Bandung Dipukul hingga Diancam Benda Mirip Pistol

Bukan Cuma Makanan Tradisional, Singkong Kini Disulap Jadi Penjinak Karhutla

Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat

PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Game Free Fire
    Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.