Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?

Minggu, 14 Juni 2026 16:27 WIB

Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini

Minggu, 14 Juni 2026 15:09 WIB

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Minggu, 14 Juni 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Memprihatinkan! Liga 1 Kalah Kelas dari Kamboja, Erick Thohir Siap ‘Bersih-bersih’

By Aga GustianaMinggu, 20 April 2025 15:00 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (PSSI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah euforia prestasi Timnas Indonesia yang semakin dekat ke Piala Dunia 2026, ironi justru datang dari kompetisi domestik. Liga 1 Indonesia, yang merupakan kasta tertinggi sepak bola nasional, berada di posisi keenam dalam peringkat liga terbaik ASEAN, bahkan kalah dari Kamboja.

Data terbaru menunjukkan bahwa Liga 1 hanya mengumpulkan 18.653 poin, tertinggal jauh dari Thailand (54.873), Malaysia (40.039), Vietnam (35.038), Singapura (29.405), dan Kamboja (19.562). Posisi ini jelas menjadi tamparan bagi Indonesia, yang dikenal memiliki basis suporter besar dan tradisi sepak bola yang kuat.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak menutup mata. Dalam wawancaranya yang dikutip dari kanal YouTube The Haye Way, Erick mengungkapkan bahwa sejak menjabat, ia telah mendorong perbaikan liga, meski mengakui PSSI tidak memiliki kendali penuh atas kompetisi.

Baca Juga: Hitung-Hitungan Juara, Ini Jadwal dan Syarat Persib Kunci Gelar Liga 1 2024/2025

Baca Juga:  Persiapan Hadapi Persis Solo, Persib Mulai Gelar Latihan di Stadion GBLA

“Liga Indonesia sudah spin-off. Kami di PSSI hanya punya 1 persen saham, sisanya dimiliki oleh klub-klub. Jadi, kami tidak bisa mengendalikan 100 persen,” ujar Erick.

Operator Liga 1, yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB), memang dikelola secara mandiri oleh para pemilik klub. Erick menyebut upaya perbaikan terus dilakukan, namun membutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Dimas Drajad Siap Kembali Merumput Usai Lebaran, Target Bawa Persib Juara

Salah satu langkah konkret yang dilakukan PSSI adalah memerangi pengaturan skor atau match fixing, yang selama ini menjadi momok di kompetisi tanah air.

“Kalau ada yang melakukan pengaturan skor, siapapun dia, harus masuk penjara. Kami akan larang seumur hidup dari sepak bola,” tegas Erick.

Baca Juga: Bandung Lautan Solidaritas! 25 Ribu Massa Padati Jalan, Lantunkan Doa dan Dukungan untuk Palestina

Baca Juga:  FIFA Ultimatum Bahrain Jika Tak Mau Main di Indonesia, Siap-siap WO

Menurutnya, pemberantasan praktik kotor ini adalah fondasi penting untuk membangun liga yang profesional dan dipercaya publik.

Meski saat ini tertinggal, Erick optimistis Liga 1 bisa bangkit dan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara pada 2030. Ia menilai dengan pembenahan sistem, manajemen klub, dan tata kelola liga yang transparan, mimpi itu bukan hal yang mustahil.

“Saya sampaikan kepada mereka, kalau kita konsisten dan mengubah seluruh manajemen, maka pada 2030 Liga 1 bisa jadi nomor satu di ASEAN,” ujar Erick yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erick Thohir FIFA Indonesia Liga 1 PSSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo

Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan

Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal

Gara-gara Mahar Rp13 Miliar, Persib Bandung Terpaksa Lepas Mariano Peralta ke Tangan Persija

Prediksi Meleset! Piala Dunia 2026 Sepi Turis Asing, Hotel Mewah AS Terpaksa Obral Diskon Besar

Fakta Lengkap Kanada vs Bosnia: Duel Perdana Sarat Sejarah di Piala Dunia 2026

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.