Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Persib: Aymen Hussein Masuk Radar, Maung Bandung Siap Rogoh Kocek Miliaran Rupiah

Senin, 11 Mei 2026 16:20 WIB

Detik-Detik Penemuan Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

Senin, 11 Mei 2026 16:07 WIB

Viral Link ‘Guru Bahasa Inggris dan Murid’ Bikin Heboh, Warganet Terancam Phishing Serius!

Senin, 11 Mei 2026 15:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Persib: Aymen Hussein Masuk Radar, Maung Bandung Siap Rogoh Kocek Miliaran Rupiah
  • Detik-Detik Penemuan Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang
  • Viral Link ‘Guru Bahasa Inggris dan Murid’ Bikin Heboh, Warganet Terancam Phishing Serius!
  • Manjakan Nasabah, bank bjb Hadirkan Program bjb Vaganza 2026 dengan Cashback Hingga Rp10 Juta
  • Persiapkan Dirimu! Pengambilan Race Pack bank bjb Bandoeng 10K Digelar 16 Mei 2026
  • Waspada Provokasi! Pesan Menohok Dedi Mulyadi untuk Bobotoh Usai Menang Drama Lawan Persija
  • Kronologi Rambut Beckham Putra Dijambak dan Dipukul Pemain Asing Usai Persib Tekuk Persija
  • Kenakan Jersey Persib, Pelajar di Kuningan Babak Belur Dikeroyok Geng Motor Misterius
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 11 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Stok Beras Bandung Stabil Meski Harga Naik, DKPP Jalankan Program ATM Beras dan Pangersa

By SusanaMinggu, 10 Mei 2026 14:53 WIB2 Mins Read
Stok beras di Kota Bandung dipastikan aman oleh DKPP meski harga masih tinggi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kota Bandung dalam kondisi aman, meskipun harga di pasar masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang Perum Bulog, DKPP menyebut pasokan beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan pemerintah saat ini juga terus melakukan langkah stabilisasi pasokan dan harga pangan, termasuk melalui bantuan pangan dari pemerintah pusat.

“Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan bantuan kepada 146.232 keluarga berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk alokasi Februari dan Maret 2026,” ujarnya.

Baca Juga:  Bandung Menanam: Cegah Inflasi dengan Tanam 210 Ribu Sayuran Produktif

Siapkan 131 Ton Cadangan Pangan Daerah

Sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kota Bandung melalui DKPP juga menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 131,3 ton pada tahun 2026.

Cadangan ini akan digunakan untuk berbagai program bantuan pangan, termasuk program ATM Beras yang menyasar 2.000 kepala keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di luar penerima BPNT.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) berupa 10 kilogram beras premium setiap bulan selama satu tahun melalui 20 unit ATM Beras.

Baca Juga:  Aplikasi Jagat Dikecam Usai Merusak Taman Kota, Pengembang Janji Perbaiki Aturan

Perluasan Program ATM Beras dan Baznas

Saat ini terdapat 46 unit ATM Beras di Kota Bandung, terdiri dari 40 unit milik Pemkot Bandung dan 6 unit milik Baznas Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, 26 unit diantaranya disuplai oleh Baznas dengan total 1.950 kepala keluarga penerima manfaat.

DKPP juga menegaskan komitmen memperluas akses bantuan pangan melalui kerja sama lintas lembaga.

Program Pangersa untuk Daerah Rentan Pangan

Selain ATM Beras, DKPP akan meluncurkan Program Pangersa yang menyasar wilayah rentan rawan pangan dan stunting.

Program ini menyasar 1.832 kepala keluarga miskin di luar penerima BPNT dan PKH, dengan bantuan berupa beras premium 5 kilogram, daging ayam, ikan lele, telur, serta sayuran yang disalurkan dua kali dalam setahun.

Baca Juga:  11 Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa, Pemkot Bandung Tak Temukan Penyakit Menular

Gerakan Pangan Murah Digelar 44 Kali

Sepanjang tahun 2026, DKPP juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 44 kali di berbagai wilayah Kota Bandung.

Program ini didukung oleh APBD Kota Bandung, APBD Provinsi Jawa Barat, Badan Pangan Nasional, serta dana CSR BUMN. Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras SPHP kualitas medium dalam kemasan 5 kilogram melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Melalui berbagai program tersebut, DKPP Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ATM Beras Bandung Cadangan Pangan Pemerintah Daerah DKPP Kota Bandung gerakan pangan murah Bandung harga beras Bandung pengentasan kemiskinan Bandung program Pangersa stok beras Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Penemuan Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang

Waspada Provokasi! Pesan Menohok Dedi Mulyadi untuk Bobotoh Usai Menang Drama Lawan Persija

Kenakan Jersey Persib, Pelajar di Kuningan Babak Belur Dikeroyok Geng Motor Misterius

Nekat Terobos Jalur Ilegal Demi Konten! Pendaki di Gunung Dukono Berakhir Mengenaskan

Kronologi Lengkap Mahasiswa ITB Hilang saat Mendaki Gunung Puntang

Jangan Nonton Film Ini! Apa Alasan Di Balik Larangan Tayang ‘Pesta Babi’ Sampai Aparat Turun Tangan?

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.