Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Stok Beras Bandung Stabil Meski Harga Naik, DKPP Jalankan Program ATM Beras dan Pangersa

By SusanaMinggu, 10 Mei 2026 14:53 WIB2 Mins Read
Ilustrasi beras. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kota Bandung dalam kondisi aman, meskipun harga di pasar masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang Perum Bulog, DKPP menyebut pasokan beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan pemerintah saat ini juga terus melakukan langkah stabilisasi pasokan dan harga pangan, termasuk melalui bantuan pangan dari pemerintah pusat.

“Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan bantuan kepada 146.232 keluarga berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk alokasi Februari dan Maret 2026,” ujarnya.

Siapkan 131 Ton Cadangan Pangan Daerah

Sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kota Bandung melalui DKPP juga menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 131,3 ton pada tahun 2026.

Cadangan ini akan digunakan untuk berbagai program bantuan pangan, termasuk program ATM Beras yang menyasar 2.000 kepala keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di luar penerima BPNT.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) berupa 10 kilogram beras premium setiap bulan selama satu tahun melalui 20 unit ATM Beras.

Perluasan Program ATM Beras dan Baznas

Saat ini terdapat 46 unit ATM Beras di Kota Bandung, terdiri dari 40 unit milik Pemkot Bandung dan 6 unit milik Baznas Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, 26 unit diantaranya disuplai oleh Baznas dengan total 1.950 kepala keluarga penerima manfaat.

DKPP juga menegaskan komitmen memperluas akses bantuan pangan melalui kerja sama lintas lembaga.

Program Pangersa untuk Daerah Rentan Pangan

Selain ATM Beras, DKPP akan meluncurkan Program Pangersa yang menyasar wilayah rentan rawan pangan dan stunting.

Program ini menyasar 1.832 kepala keluarga miskin di luar penerima BPNT dan PKH, dengan bantuan berupa beras premium 5 kilogram, daging ayam, ikan lele, telur, serta sayuran yang disalurkan dua kali dalam setahun.

Gerakan Pangan Murah Digelar 44 Kali

Sepanjang tahun 2026, DKPP juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 44 kali di berbagai wilayah Kota Bandung.

Program ini didukung oleh APBD Kota Bandung, APBD Provinsi Jawa Barat, Badan Pangan Nasional, serta dana CSR BUMN. Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras SPHP kualitas medium dalam kemasan 5 kilogram melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Melalui berbagai program tersebut, DKPP Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.