Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!

Rabu, 12 Agustus 2026 12:17 WIB

Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh

Rabu, 12 Agustus 2026 12:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

Rabu, 12 Agustus 2026 11:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
  • Karier Paul Pogba di Ujung Tanduk: Kembali Dihantam Cedera, AS Monaco Bersiap Putus Kontrak!
  • Menguji Kekuatan di Pulau Dewata: Persib Siap Duel Lintas Negara Lawan Sabah FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Stok Beras Bandung Stabil Meski Harga Naik, DKPP Jalankan Program ATM Beras dan Pangersa

By SusanaMinggu, 10 Mei 2026 14:53 WIB2 Mins Read
Stok beras di Kota Bandung dipastikan aman oleh DKPP meski harga masih tinggi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kota Bandung dalam kondisi aman, meskipun harga di pasar masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang Perum Bulog, DKPP menyebut pasokan beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan pemerintah saat ini juga terus melakukan langkah stabilisasi pasokan dan harga pangan, termasuk melalui bantuan pangan dari pemerintah pusat.

“Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional menyalurkan bantuan kepada 146.232 keluarga berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk alokasi Februari dan Maret 2026,” ujarnya.

Siapkan 131 Ton Cadangan Pangan Daerah

Sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kota Bandung melalui DKPP juga menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 131,3 ton pada tahun 2026.

Cadangan ini akan digunakan untuk berbagai program bantuan pangan, termasuk program ATM Beras yang menyasar 2.000 kepala keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di luar penerima BPNT.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) berupa 10 kilogram beras premium setiap bulan selama satu tahun melalui 20 unit ATM Beras.

Perluasan Program ATM Beras dan Baznas

Saat ini terdapat 46 unit ATM Beras di Kota Bandung, terdiri dari 40 unit milik Pemkot Bandung dan 6 unit milik Baznas Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, 26 unit diantaranya disuplai oleh Baznas dengan total 1.950 kepala keluarga penerima manfaat.

DKPP juga menegaskan komitmen memperluas akses bantuan pangan melalui kerja sama lintas lembaga.

Program Pangersa untuk Daerah Rentan Pangan

Selain ATM Beras, DKPP akan meluncurkan Program Pangersa yang menyasar wilayah rentan rawan pangan dan stunting.

Program ini menyasar 1.832 kepala keluarga miskin di luar penerima BPNT dan PKH, dengan bantuan berupa beras premium 5 kilogram, daging ayam, ikan lele, telur, serta sayuran yang disalurkan dua kali dalam setahun.

Gerakan Pangan Murah Digelar 44 Kali

Sepanjang tahun 2026, DKPP juga akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 44 kali di berbagai wilayah Kota Bandung.

Program ini didukung oleh APBD Kota Bandung, APBD Provinsi Jawa Barat, Badan Pangan Nasional, serta dana CSR BUMN. Salah satu komoditas utama yang disediakan adalah beras SPHP kualitas medium dalam kemasan 5 kilogram melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Melalui berbagai program tersebut, DKPP Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ATM Beras Bandung Cadangan Pangan Pemerintah Daerah DKPP Kota Bandung gerakan pangan murah Bandung harga beras Bandung pengentasan kemiskinan Bandung program Pangersa stok beras Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.