Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jumat, 20 Februari 2026 04:00 WIB

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 03:00 WIB

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tampung Aspirasi Forum PKL, Arfi: Penanganan Harus Humanis dan Inovatif

By Putra JuangKamis, 20 Juni 2024 20:25 WIB4 Mins Read
Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi bersama Forum Pedagang Kreatif Lapangan Juara (PKL Juara). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi menampung aspirasi para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Kreatif Lapangan Juara (PKL Juara) di Taman Pers, Jalan Malabar, Kota Bandung, Kamis (20/6/2024).

Arfi mengapresiasi peralihan akronim PKL dari menjadi Pedagang Kaki Lima menjadi Pedagang Kreatif Lapangan. Menurutnya, dengan peralihan nama tersebut, sejalan dengan predikat Kota Bandung sebagai Kota Kreatif.

“Yang menarik memaknai PKL ini tidak dengan nama pedagang kaki lima lagi tapi pedagnag kreatif lapangan. Urusan nama ini penting dan ini selaras dengan identitas Kota Bandung sebagai kota kreatif. Identitas kota kreatif kota Bandung di bidang kuliner sudah jadi daya tarik sendiri yang membuat orang mau datang ke Bandung dan kemudian menggerakan roda ekononi Kota Bandung,” kata Arfi.

Selain kreatifitasnya, Kota Bandung juga dikenal sebagai kota yang ramah. Untuk itu, ke depan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga wajib mengedepankan sisi humanis dalam urusan penataan PKL yang kebanyakan menggunakan fasilitas umum seperti trotoar untuk berjualan.

Baca Juga:  Rediana Awangga Sebut Pemerintah Kota Bandung Tak Maksimal Jalankan Perda KTR

“Di Kota Bandung ada tempat yang siang hari jadi toko malam hari jadi tempat PKL atau sebaliknya, jadi harus dicermati secara detil regulasinya. Pemerintah harus melakukan pendekatan kepada pedangang yang juga kekuatan ekonomi Kota Bandung. Kalau pemerintah menganggap PKL bagian yang sama-sama menguatkan kota, maka pola komunikasi tidak secara represif agresif,” tuturnya.

“Identitas warga Kota Bandung ini someah dan itu harus jadi strategi utama birokrasi dalam berkomunikasi dengan PKL baik dalam konteks pembinaan atau penataan. Artinya harus mengedepankan sisi humanis dan inovatif,” tambahnya.

Terkait permodalan, Arfi pun berharap ke depan Progran Kredit Melati yang digulirkan pada masa pemerintahan Ridwan Kamil-Oded M Danial bisa kembali dimaksimalkan dengan bantuan dari Bank Daerah seperti Bank BJB dan Bank Bandung.

“Kita tidak ingin pedagang terjebak rentenir sekarang ini inovasi pinjaman yang non bank jadi lebih mudah, pinjol dibuat mudah sekali sementara kalau kita cermati bunganya memberatkan, ini lah pemerintah harus menberikan inovasi kemudahan agar pedagang biaa mendapatkan pinjaman tidak rumit,” bebernya.

Baca Juga:  Catat Wargi, Ini Cara Penukaran Tiket Konser West Java Festival 2024

Sementara itu, Ketua Umum Forum PKL Juara, Jeffry H Mantik sangat menantikan wali kota Bandung yang baru bisa melanjutkan penataan pedagang kaki lima di sejumlah titik. Menurutnya, dari 16 titik yang sudah ditata oleh pemerintah sebelumnya, masih ada 5 titik yang belum tertata dengan baik.

“Aspirasi yang kita sampaikan ke Kang Arfi yaitu untuk melanjutkan penataan PKL yang sudah berjalan di Kota Bandung ke depannya bisa dapat dilanjutkan karena nasib para PKL ini masih banyak yang belum ditata di pemerintahan ke belakang,” ucap Jefrry.

Tidak hanya yang belum ditata, Jeffry mengatakan titik PKL yang sudah ditata pun ada beberapa yang sudah kembali tidak rapi. Jika kembali ditata, lanjutnya, maka bukan tidak mungkin akan memberikan efek positif untuk Kota Bandung.

“Yang sudah ditata mohon diperbaiki lagi seperti Balonggede, komitmennya enggak berjalan harus ditindaklanjuti lagi, Cicadas juga seperti itu. Untuk yang belum ditata banyak seperti Jalan Burangrang, Jalan Naripan dan titik-titik lainnya bisa dilihat dilapangan nanti,” paparnya.

Baca Juga:  DPRD Kota Bandung Sebut Selama Sosialisasi Perda Minol Bisa Dilakukan Penindakan

Jeffry juga berharap, wali kota Bandung yang baru bisa mendorong DPRD Kota Bandung untuk meregulasi terkait lokasi-lokasi PKL yang legal sehingga tidak mengganggu keindahan Kota Bandung dan ada ketenangan dalam berdagang.

“Saya mengharapkan pemerintah bisa menindaklanjuti dari undang-undang yang ada. Mudah-mudahan dari wali kota bisa mendorong ke DPRD Kota Bandung agar undang-undang PKL di atas trotoar diperhatikan. Karena Bandung ini sudah terkenal jadi kota kuliner,” imbuhnya.

Dewan Pembina Forum PKL Juara, Ari Mulya Subagja Husein menambahkan, selain urusan penataan, pemimpin Kota Bandung yang terpilih diharapkan bisa menghidupkan kembali program permodalan kepada PKL.

“Untuk permodalan ke depan butuh perhatian karena kendala dari pedagang yang juga masyarakat adalah permodalan. Nanti juga ke pak wali kami minta diberikan akses permodalan untuk para PKL didalam Forum PKL Juara agar bisa lebih leluasa, bisa berkembang dalam melakukan usahanya,” tandasnya.

Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi bersama Forum Pedagang Kreatif Lapangan Juara (PKL Juara). (Foto: Ist)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arfi Rafnialdi Humanis Kota Bandung penataan PKL PKL
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.