Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tanamkan Ideologi Pancasila Sejak Dini, Ledia Hanifa Dorong Guru Buat Pembelajaran Menarik

By Putra JuangSelasa, 6 Agustus 2024 16:00 WIB2 Mins Read
Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para guru di Arion Suites Hotel, Kota Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota MPR RI, Ledia Hanifa Amaliah menyatakan, bahwa pancasila sebagai dasar negara sudah menjadi bahan ajar sejak di bangku sekolah dasar.

Hal itu disampaikan Ledia Hanifah saat memberikan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan para guru yang tergabung dalam Forum Pengajar Muda Pancasila, di Arion Suites Hotel, Kota Bandung, Sabtu (3/8/2024) lalu.

“Soal Pancasila, kita tak perlu label, tapi internalisasi. Jadi jangan sampai kita dan anak didik kita hanya bisa pamer ucapan namun tindakan dan perilaku justru sering bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” ucap Ledia.

Meski begitu, seringkali didapati bahwa pembelajaran tersebut hanya sampai pada level kognitif atau sekedar pengetahuan belaka.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Ajak Anak Muda untuk Dewasa Dalam Berbangsa dan Bernegara

“Maka menjadi tugas dan tantangan guru untuk membuat satu strategi pembelajaran yang menarik, dan bisa membekas hingga menjadi karakter pada anak didik. Teorinya perlu diajarkan, namun contoh secara konkrit juga perlu disampaikan, agar anak didik lebih paham dan mudah mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ledia mencontohkan, saat bicara Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, bagaimana menjelaskan hal ini pada peserta didik, apalagi bila mereka masih dalam level usia remaja atau bahkan anak-anak di bangku SD.

Baca Juga:  Inspiratif! Sayur Pokcoy Disulap Jadi Es Krim yang Digemari Anak-anak

“Mungkin bisa dijelaskan terkait perundungan. Mengejek, merendahkan, mengintimidasi, mendorong, mencubit, memukul dan banyak lagi contoh-contoh perundungan yang kita pernah dengar atau bahkan perilaku yang kerap terjadi di kalangan anak-anak bisa dijelaskan sebagai bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” terangnya.

“Mengolok orang tua, kondisi fisik, kondisi sosial ekonomi kadang dianggap biasa dan sekedar bercanda. Padahal dari hal-hal seperti itu kemudian bisa meningkat menjadi permusuhan, sakit hati hingga perkelahian atau tawuran, harus bisa diantisipasi,” tambahnya.

Kepada guru yang hadir, Ledia yang juga anggota Komisi X DPR RI ini juga mengingatkan bahwa perbedaan gaya dan budaya dari lintas generasi juga membutuhkan kesiapan untuk beradaptasi.

Baca Juga:  Cegah Gagal Ginjal, Dokter Imbau Cukupi Kebutuhan Anak Minum Air Putih

“Menghadapi anak-anak millenial, gen Z dan kini gen Alpha tentu membutuhkan adaptasi tersendiri. Penjabaran Pancasila meskipun nilai-nilainya tak lekang oleh waktu tetap membutuhkan pendekatan berbeda,” ungkapnya.

“Memberikan contoh, dan membimbing lewat keteladanan adalah satu keniscayaan. Tentunya dengan adanya Forum ini bisa saling membangun komunikasi dan kolaborasi untuk terus meluaskan wawasan dan bertukar praktik baik antar sesama guru,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak guru Ledia Hanifa Pancasila
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.