Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko

Kamis, 18 Juni 2026 21:20 WIB

Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Juni 2026 21:17 WIB

Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!

Kamis, 18 Juni 2026 20:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Streaming & Jadwal Piala Dunia Jumat 19 Juni 2026: Korsel Siap Hadapi Teror Tuan Rumah Meksiko
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
  • Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Teknologi Pengolahan Sampah Canggih dari Tiongkok Siap Diterapkan di Kota Bandung

By SusanaJumat, 25 Juli 2025 14:25 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menjajaki kerja sama pengolahan sampah dengan Qinglv Environment, perusahaan asal Tiongkok yang dikenal dengan teknologi pemilahan sampah berkapasitas tinggi di lahan terbatas.

Perusahaan Qinglv menawarkan teknologi mini sorting plant yang mampu menyortir hingga 100 ton sampah per hari di atas lahan hanya seluas 1.600 meter persegi.

Teknologi ini dinilai cocok untuk Kota Bandung yang menghadapi keterbatasan lahan namun menghasilkan volume sampah tinggi setiap harinya.

Teknologi Efisien dan Ramah Lingkungan

Chairman Qinglv Environment, Wu Jianyang, menjelaskan bahwa perusahaannya telah berpengalaman sejak 2009 dalam membangun fasilitas pengolahan sampah di berbagai kota besar di Tiongkok, termasuk pusat kota Guangzhou.

Baca Juga:  Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

“Fokus kami adalah pengolahan sampah kota. Salah satu proyek kami hanya memerlukan lahan 1.600 meter persegi untuk menyortir 100 ton sampah per hari, dengan tingkat pemanfaatan ulang hingga 90 persen,” kata Wu dalam pertemuan di Balai Kota Bandung, Jumat (25/7/2025).

Teknologi yang dikembangkan Qinglv mencakup pemilahan otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta mesin hasil fabrikasi sendiri. Sistem ini diklaim mampu memproses sampah bahkan dari landfill lama yang telah tertimbun bertahun-tahun.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai bahwa pendekatan skala menengah seperti yang ditawarkan Qinglv sangat cocok diterapkan di Bandung.

Baca Juga:  43 CPNS Resmi Jadi PNS, Farhan Ingatkan Integritas dan Etika Bermedia

“Dengan kapasitas 100 ton per hari di lahan hanya 1.600 meter persegi, tentu ini sangat menarik. Kita butuh lebih banyak fasilitas semacam ini,” ujar Farhan.

Ia menegaskan bahwa Bandung tidak akan bergantung pada satu model teknologi besar seperti waste-to-energy, melainkan akan mengembangkan ekosistem terbuka dan inklusif yang melibatkan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan.

Tinjauan Lapangan dan Solusi Jangka Panjang

Delegasi Qinglv dijadwalkan mengunjungi beberapa fasilitas pengolahan sampah di Bandung, seperti Cicukang Holis, Gedebage, Tegalega, dan Nyengseret. Tujuannya adalah menilai secara langsung kondisi lapangan agar teknologi yang diterapkan dapat disesuaikan secara optimal.

Diskusi juga mencakup tantangan di lapangan, seperti kualitas plastik rendah dan air limbah dari truk pemadat sampah. Qinglv menjelaskan bahwa sistem mereka tetap memerlukan pembersihan plastik, meski tidak membutuhkan proses pengeringan.

Baca Juga:  Babi Lepas di Jalan Ciroyom, Wali Kota Bandung Langsung Cek ke DKPP

Qinglv turut menawarkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar padat industri (Solid Industrial Fuel/SIF) dan kompos, selain penjualan bahan daur ulang.

Dengan volume sampah Bandung mencapai 1.800 ton per hari, Farhan berharap kerja sama ini dapat mendorong efisiensi, kebersihan, dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Kita sedang membangun ekosistem baru. Kalau kolaborasi ini bisa menjaga masa depan anak-anak kita, saya yakin ini layak untuk diperjuangkan,” tegas Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kerja sama Bandung Tiongkok Muhammad Farhan Qinglv Environment solusi sampah kota teknologi pengolahan sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.