Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari

Senin, 13 April 2026 16:00 WIB
Persib Bandung

Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum

Senin, 13 April 2026 15:47 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1

Senin, 13 April 2026 15:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video ‘Syakirah’ 12 Detik Viral, Link Telegram Banyak Dicari
  • Rekor Tak Terkalahkan Persib Tembus 15 Laga, Kemenangan Dramatis atas Bali United Jadi Momentum
  • Gila! Persib Bandung Resmi Jadi Tim ‘Unstoppable’, Pecahkan Rekor Unbeaten Terlama di Liga 1
  • 137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!
  • Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April 2026, Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya
  • Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas
  • Fakta di Balik Hebohnya Kabar Thomas Ramdhan Pamit dari GIGI, Benarkah Ada Konflik Internal?
  • Warganet ‘Roast’ Menu MBG, Bandingkan Kualitasnya dengan Paket Nasi Murah di Supermarket
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terbongkar! Kades di Garut Diduga Korupsi Dana Desa untuk Judi Online

By SusanaSelasa, 1 Juli 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korupsi
Ilustrasi korupsi. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut resmi menahan Kepala Desa Sukasenang, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, berinisial H (55), atas dugaan korupsi dana desa.

Penahanan dilakukan pada Senin (30/6/2025), setelah penyidik mengantongi cukup bukti terkait penyalahgunaan dana desa dari tahun anggaran 2021 hingga 2023.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Helena Octavianne, menjelaskan bahwa dana desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, justru dipakai oleh tersangka untuk kepentingan pribadi. Salah satu indikasi kuat yang ditemukan penyidik adalah penggunaan dana untuk judi online (judol).

“Awalnya kami menerima laporan dari masyarakat. Setelah penyelidikan mendalam, ditemukan bahwa dana tersebut digunakan H untuk kepentingan pribadi, bahkan ada indikasi dipakai untuk bermain judi online,” ujar Helena, Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  Kena Retas Judi Online, Polisi Pulihkan Akun YouTube DPR RI

Akibat penyalahgunaan ini, sejumlah program pembangunan di Desa Sukasenang tidak bisa dilaksanakan sesuai rencana. Helena menegaskan bahwa dana desa bukan hanya untuk proyek fisik, tetapi juga diperuntukkan bagi kegiatan pemberdayaan warga desa.

Kerugian Negara Capai Ratusan Juta

Baca Juga:  Rumah Sakit Jiwa Cisarua Siap Tampung Pasien Judi Online

Berdasarkan hasil audit sementara dari Inspektorat Kabupaten Garut, nilai kerugian negara akibat tindak pidana ini diperkirakan mencapai Rp452 juta. Namun, menurut penyidik Kejari Garut, angka tersebut berpotensi naik hingga Rp700 juta berdasarkan temuan lapangan.

“Perkiraan awal dari audit kerugian sekitar Rp452 juta, tetapi bila dihitung kasar oleh penyidik, bisa saja menyentuh angka Rp700 juta,” tambah Helena.

Kejari Garut Dorong Pencegahan Lewat Program “Jaga Desa”

Baca Juga:  Website NTMC Polri Diduga Diretas Jadi Situs Judi Online

Dalam kesempatan itu, Helena juga menyesalkan tindakan kepala desa yang tidak memanfaatkan fasilitas hukum yang disediakan. Kejari Garut memiliki program “Jaga Desa” yang dirancang untuk memberikan pendampingan hukum kepada kepala desa terkait pengelolaan dana desa agar terhindar dari kesalahan administratif maupun tindak pidana.

“Kalau tidak paham mekanisme pengelolaan dana desa, sebaiknya bertanya. Jangan sampai terjadi kasus seperti ini. Kami selalu terbuka untuk pendampingan,” tegasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

judi online Kades Sukasenang korupsi Kepala desa ditahan Kejari Korupsi dana desa Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN bisa WFA

137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Langgar Aturan WFH, Siap-siap Potong Gaji!

Terjebak di Selat Hormuz, Iran Beberkan Alasan Kapal Tanker Pertamina Belum Bisa Melintas

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Belum Damai, Kuasa Hukum Nina Tuntut Pemecatan Perawat

Warung-Warung di Cileunyi Digerebek, Jeriken Tuak hingga Arak Bali Disita Polisi

DPRD Jabar dan Forum Bank Sampah Bahas Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Nyawa Sopir Jadi Taruhan! Rombongan Diduga Pejabat Blokir Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik Cuma Buat Foto!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.