Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Amankan Hadiah Skin Senjata dan Bundel Gratis

Sabtu, 6 Juni 2026 06:00 WIB

Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram

Sabtu, 6 Juni 2026 05:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Sabtu, 6 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Amankan Hadiah Skin Senjata dan Bundel Gratis
  • Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram
  • Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Belum Dapat Bansos? Tenang, Ada Pencairan Susulan PKH dan BPNT di Bulan Juni 2026
  • Link Video Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda
  • Sejarah Terulang di SUGBK! Timnas Indonesia Gilas Oman 3-0, Hancurkan Kutukan 38 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Terkuak Alasan Khairun Nisya Cosplay Jadi Pramugari, Ternyata Korban Penipuan

By Aga GustianaSelasa, 13 Januari 2026 13:08 WIB2 Mins Read
Penyamaran Khairun Nisya jadi pramugari terbongkar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Alasan di balik aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air akhirnya terungkap. Di balik penampilan dan konten yang sempat viral, tersimpan cerita tentang mimpi besar, tekanan keluarga, serta jerat penipuan berkedok rekrutmen kerja.

Perempuan asal Palembang itu ternyata bukan pelaku dengan niat jahat sejak awal. Ia justru menjadi korban oknum yang mengaku mampu meloloskannya menjadi pramugari dengan imbalan sejumlah uang. Janji tersebut membuat Nisya berani berangkat ke Jakarta demi mengejar cita-citanya di dunia penerbangan.

Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa keberangkatan Nisya ke Jakarta dilakukan secara terbuka dan telah mendapat izin dari ibunya. Nisya berangkat dengan keyakinan akan mengikuti proses seleksi resmi.

“Yang bersangkutan orang Palembang. Dia ke Jakarta meminta izin kepada ibunya untuk mendaftar jadi pramugari. Kemudian di Jakarta dia bertemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan meminta sejumlah uang,” kata Yandri.

Baca Juga:  Pura-pura Jadi Pramugari Demi Keluarga? Kisah Khairun Nisya yang Bikin Heboh

Terbuai janji tersebut, Nisya menyerahkan uang sebesar Rp30 juta kepada orang yang mengaku memiliki akses khusus ke maskapai. Namun harapan itu runtuh. Setelah uang berpindah tangan, sosok tersebut menghilang dan tak lagi bisa dihubungi.

“Pada dasarnya dia korban. Dia mau masuk pramugari, menyerahkan uang Rp30 juta, ternyata gagal dan orangnya sudah tidak bisa dihubungi,” ujar Yandri.

Menghadapi kenyataan pahit tersebut, Nisya tidak berani berkata jujur kepada keluarganya. Rasa malu dan ketakutan akan mengecewakan ibunya membuat ia memilih jalan keliru dengan berpura-pura telah diterima bekerja sebagai pramugari.

Baca Juga:  Setelah Viral Kasus Pramugari Gadungan, Khairun Nisya Dapat Tawaran Tak Terduga

“Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya, dia mengaku ke keluarganya kalau sudah bekerja,” katanya.

Kebohongan itu kemudian diperkuat melalui media sosial. Nisya mengunggah berbagai konten yang menampilkan dirinya seolah-olah benar bekerja sebagai awak kabin demi menjaga kepercayaan orang tuanya.

“Di media sosial juga ia mengunggah seolah-olah pramugari supaya orang tuanya percaya,” tambah Yandri.

Kasus Khairun Nisya menjadi cermin betapa rawannya praktik penipuan berkedok jalur cepat masuk kerja, khususnya pada profesi impian seperti pramugari. Tekanan sosial dan minimnya pemahaman tentang proses resmi sering dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Kabar Mengejutkan! Khairun Nisya Dikabarkan Resmi Jadi Pramugari Garuda, Benarkah?

Yandri mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran instan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, serta selalu mengikuti mekanisme resmi yang berlaku.

“Untuk masyarakat yang ingin menjadi pramugari, jangan menggunakan jasa orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan iming-iming bisa mendapatkan pekerjaan dengan membayar sejumlah uang. Ikuti SOP dan aturan resmi yang berlaku,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar kasus penyamaran, kisah Khairun Nisya menjadi pelajaran tentang bahaya penipuan, tekanan psikologis, dan pentingnya transparansi antara anak dan orang tua dalam mengejar mimpi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Batik Air kasus penyamaran Khairun Nisya Penipuan Rekrutmen pramugari gadungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Garena Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 6 Juni 2026, Amankan Hadiah Skin Senjata dan Bundel Gratis

Cut Salwa Viral di TikTok, Warganet Cari Link Video Telegram

Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Belum Dapat Bansos? Tenang, Ada Pencairan Susulan PKH dan BPNT di Bulan Juni 2026

Link Video Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!

Ramalan Ngeri Para Pakar: 10 Tahun Lagi, Robot Humanoid Bakal Ada di Rumah Anda

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.