Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Link Video ‘Vell TikTok Blunder 8 Menit’ Heboh di Medsos, Nama Vellisa Trending dan Picu Rasa Penasaran Netizen

Kamis, 7 Mei 2026 19:00 WIB

Andrew Jung Siap Jadi Mimpi Buruk Persija, Persib Bidik Kemenangan Mutlak di Segiri

Kamis, 7 Mei 2026 18:43 WIB

Anak Emas Prabowo dalam Masalah? Jejak Muhammad Qodari di Balik Pusaran Badai ‘Homeles Media’

Kamis, 7 Mei 2026 18:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Link Video ‘Vell TikTok Blunder 8 Menit’ Heboh di Medsos, Nama Vellisa Trending dan Picu Rasa Penasaran Netizen
  • Andrew Jung Siap Jadi Mimpi Buruk Persija, Persib Bidik Kemenangan Mutlak di Segiri
  • Anak Emas Prabowo dalam Masalah? Jejak Muhammad Qodari di Balik Pusaran Badai ‘Homeles Media’
  • Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal Siap Bentrok di Budapest, Siapa Raja Eropa?
  • Link Video Tasya Gym Bandar Batang Banyak Dicari, Fakta Aslinya Masih Misterius
  • Marck Klok soal Persib vs Persija Digelar di Samarinda: Lucu, Gila, Tapi Kami Harus Menang
  • Atma Waluya SMAN 1 Ciamis Jadi Ajang Kreativitas dan Perpisahan Siswa Kelas XII
  • Waketum DPN Peradi Yovie M Santosa Soroti Kasus Erwin: Hukum Tidak Boleh Bekerja Berdasarkan Tekanan Publik Semata
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Terpuruk saat Pandemi, Kini Saung Udjo Jadi Suksesor di Balik Rekor Dunia Bermain Angklung

By Putra JuangJumat, 11 Agustus 2023 15:38 WIB4 Mins Read
Saung Angklung Udjo. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktur Utama PT Saung Angklung Udjo (SAU), Taufik Hidayat Udjo bercerita tentang perjuangannya menghadapi pandemi Covid-19.

Pria yang akrab disapa Kang Opik ini mengaku, selama pandemi Covid-19, kondisi SAU sangatlah memprihatinkan. Pasalnya, SAU merupakan tempat wisata seni pertunjukan yang mengharuskan penonton untuk datang secara langsung.

“SAU sama sekali tidak bisa menggelar pertunjukkan. Padahal SAU mengusung semangat gotong royong yang menuntut orang-orang untuk berkumpul,” ucap Kang Opik, dalam konferensi pers di SAU, Kota Bandung, Jumat (11/8/2023).

Akibatnya, hal tersebut berdampak pada pemasukan dan pengeluaran yang tidak sesuai. Bahkan, untuk membiayai operasional SAU hingga gaji para pegawai, pihaknya pun terpaksa harus meminta bantuan ke berbagai pihak.

“SAU juga kesulitan untuk membiayai operasional seperti tagihan listrik hingga membiayai gaji pegawai, ratusan talent, dan orang-orang yang bekerja di bagian produksi angklung,” ungkapnya.

“Pandemi membuat Saung Angklung Udjo terpuruk dan terpaksa meminta bantuan ke berbagai pihak hingga ke Kitabisa.com yang notabene bukan lembaga bantuan untuk kebudayaan,” tambahnya.

Meski begitu, Kang Opik pun mengakui bahwa pandemi Covid-19 banyak memberinya pelajaran dan hikmah yang bisa diambil. Salah satunya tentang siapa orang yang memang peduli terhadap SAU dalam upaya mempertahankan warisan budaya Indonesia ini.

Baca Juga:  Catat, Hubungi 112 Bila Temukan Kabel Membahayakan di Kota Bandung

“Hikmah daripada pandemi Covid-19 ini adalah kita akan lebih tahu siapa yang benar-benar kawan, siapa yang namanya sahabat karena kita untuk berjuang itu pun saya tidak berani minjem uang secara pribadi untuk temen-temen ini, yang diperkirakan akan bantu ternyata tidak, yang diperkirakan tidak akan bantu malah bantu jadi itu keliatan sekali,” tuturnya.

Disinggung kondisi saat ini, Kang Opik memastikan bahwa SAU kini kondisinya sudah jauh lebih baik yang ditandai dengan meningkatnya kunjungan serta kegiatan SAU dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Sekarang kondisi Saung Angklung Udjo alhamdulillah membaik bahkan beberapa hari ini ada bulan-bulan yang melebihi daripada bulan sebelum Covid-19 pengunjung yang datang. Contoh besok ada pertujukkan besar di tiga tempat, satu di Gedung Sate, kedua di lapangan Sabuga, ketiga di Sindang Reret, itu semua diluar belum di tempat disini,” tuturnya.

“Jadi berbicara kendalannya apa sekarang, justru kendalanya ada hari-hari yang kita tidak muat dengan tamu yang datang,” sambungnya.

Kang Opik melanjutkan, kebangkitan SAU juga ditandai torehan gemilang dalam upaya pemecahan rekor dunia pergelaran angklung dimana SAU berada di balik kesuksesan itu.

Baca Juga:  160 Kios Terbakar di Pasar Sadang Serang Bandung, Warga Panik Api Membesar

Seperti diketahui, Indonesia berhasil memecahkan rekor dunia untuk pergelaran angklung terbesar yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (5/8/2023) lalu.

Rekor pergelaran angklung yang dicatat oleh Guinness World Records (GWR) tersebut diikuti oleh 15.110 peserta.

Belasan ribu peserta itu secara bersama-sama memainkan alunan harmonisasi angklung dalam sebuah arrangement indah khas Saung Angklung Udjo dalam lagu Berkibarlah Benderaku dan Wind of Change.

“Gelaran GWR ini bukan sekedar acara ceremonial, namun rangkaian kegiatan GWR telah mampu hidup dan menghidupi,” ungkapnya.

Kang Opik mengungkapkan, rencana kegiatan tersebut telah dikonsep sejak akhir 2022 di bawah arahan Direktur PMM Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Ahmad Mahendra.

“Peran Saung Angklung Udjo adalah sebagai konseptor yang menyajikan permainan angklung dengan kategori yang memiliki tingkat keharmonisan yang tinggi secara musikalitas tanpa membebani peserta pelatihan yang sebagian besar bukan pemain angklung terlatih,” katanya.

Kang Opik mengungkapkan, dalam persiapannya, Saung Angklung Udjo diminta Kemendikbud Ristek untuk menyiapkan 20.000 lebih angklung yang akan dibagikan kepada peserta. Menurutnya, hal ini mampu menghidupkan lagi ekosistem di SAU.

“Sehingga para petani bambu hingga puluhan pengrajin angklung dapat menunjukan eksistensinya kembali setelah serangan panjang Covid-19 yang mereka harus kehilangan mata pencahariannya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sebelum ke Jakarta, Panji Gumilang Sempat Pamit ke Santri dan Pengurus Ponpes Al-Zaytun

Kang Opik juga mengatakan, Saung Angklung Udjo juga berperan sebagai tim pelatih yang melibatkan 100 orang guru musik, guru musik angklung, dan praktisi dari komunitas angklung lainnya. Proses latihan ini pun berjalan selama tiga bulan.

“Dengan adanya proses pelatihan selama 3 bulan ini jelas akan membangun kecintaan para peserta terhadap angklung dan memberdayakan para guru musik serta pelatih angklung agar semakin terlatih dan ter-upgrade. Untuk kemudian diharapkan mampu menjadi pelatih angklung dilingkungannya,” tuturnya.

Kang Opik pun berharap, para peserta ini dapat merasakan bagaimana bentuk toleransi kedisiplinan dan beberapa manfaat lainnya.

“Serta muncul dampak berkelanjutan salah satunya agar budaya Indonesia dapat dipromosikan secara global khususnya agar angklung sebagai warisan budaya khas Indonesia dapat terus lestari dan mencuri perhatian di seluruh dunia,” tandasnya.

Tak lupa, Kang Opik pun menyampaikan terima kasihnya kepada Ibu Negara Iriana Joko Widodo, OASE-KIM di bawah kepemimpinan Ibu Tri Tito Karnavian, Ibu Franka Makarim, Bapak Nadiem Makarim, Kemendikbud Ristek, Direktorat Perfilman Musik dan Media, serta para sponsor.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured pandemi rekor dunia Saung Angklung Udjo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Link Video ‘Vell TikTok Blunder 8 Menit’ Heboh di Medsos, Nama Vellisa Trending dan Picu Rasa Penasaran Netizen

Link Video Tasya Gym Bandar Batang Banyak Dicari, Fakta Aslinya Masih Misterius

Waspada! BPOM Tarik 11 Kosmetik Berbahaya di Mei 2026: Ada Merek Populer!

Game Free Fire

Gaspol! Kode Redeem FF 7 Mei 2026 Terbaru, Banjir Skin Langka dan Token SG2 Gratis

Video Viral ‘Bandar Membara’ Banyak Diburu Link-nya, Ini Fakta Terbaru

Video Tasya Gym Bandar Batang 15 Menit Hebohkan TikTok dan X, Link Asli Diburu

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.