Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Sabtu, 1 Agustus 2026 15:20 WIB

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Sabtu, 1 Agustus 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Dokter Priguna Tersangka Tunggal Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung

By SusanaSelasa, 29 April 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang dokter residen (PPDS) dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang bertugas di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat resmi menerima hasil tes DNA terkait kasus dugaan pemerkosaan pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Tes DNA tersebut menguatkan keterlibatan tersangka, dokter Priguna Anugerah Pratama (31), yang merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Pusdokkes Mabes Polri, DNA sperma yang ditemukan pada alat kontrasepsi (kondom) di lokasi kejadian, tepatnya ruang 711 lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung, dipastikan cocok dengan profil DNA Priguna.

“Secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa DNA yang ditemukan pada swab kondom cocok dengan profil DNA tersangka,” ujar Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol dr Nariyana, saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin (28/4/2025).

Ia didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Surawan, Karumkit Bhayangkara Sartika Asih Bandung AKBP dr Eko Yunianto, serta Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Selain dari kondom, identifikasi DNA juga diperkuat melalui rambut kemaluan yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Rambut pubis yang ditemukan di lokasi juga cocok dengan DNA tersangka. Tidak ditemukan DNA individu laki-laki lain pada swab vagina korban,” lanjut Kombes Nariyana.

Polda Jabar saat ini baru menerima hasil pemeriksaan DNA. Sedangkan hasil tes psikologi terhadap tersangka masih dalam proses di Pusdokkes Mabes Polri.

Satu Tersangka, Tiga Tempat Tidur di TKP

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menegaskan bahwa dari hasil uji DNA tersebut, dipastikan hanya ada satu pelaku, yakni Priguna.

“Sampel DNA yang diuji berasal dari tiga korban dan pelaku. Dari semua pemeriksaan, tidak ditemukan DNA pria lain,” katanya.

Di ruang 711 Gedung MCHC RSHS Bandung, terdapat tiga tempat tidur, yakni di bed 2, 3, dan 4, yang diduga menjadi lokasi tindak pidana tersebut.

Penyidik telah mengamankan berbagai barang bukti dari ketiga tempat tidur itu, yang kini masih diperiksa di Puslabfor Mabes Polri.

“Semua tempat tidur sudah diambil sampel swab-nya. Hasil lengkapnya akan kami sampaikan setelah keluar dari Puslabfor,” tambah Surawan.

Terkait dugaan penggunaan obat bius terhadap korban, Kombes Surawan mengatakan hasil uji toksikologi dalam darah korban masih belum keluar.

“Kami masih menunggu hasil lengkapnya dari Puslabfor. Begitu keluar, akan segera kami informasikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter pemerkosaan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.