Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karim Benzema OTW Persib Bandung?

Rabu, 16 September 2026 06:00 WIB
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Rabu, 16 September 2026 05:00 WIB

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karim Benzema OTW Persib Bandung?
  • Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Dokter Priguna Tersangka Tunggal Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung

By SusanaSelasa, 29 April 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang dokter residen (PPDS) dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang bertugas di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat resmi menerima hasil tes DNA terkait kasus dugaan pemerkosaan pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Tes DNA tersebut menguatkan keterlibatan tersangka, dokter Priguna Anugerah Pratama (31), yang merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Pusdokkes Mabes Polri, DNA sperma yang ditemukan pada alat kontrasepsi (kondom) di lokasi kejadian, tepatnya ruang 711 lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung, dipastikan cocok dengan profil DNA Priguna.

“Secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa DNA yang ditemukan pada swab kondom cocok dengan profil DNA tersangka,” ujar Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol dr Nariyana, saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin (28/4/2025).

Baca Juga:  Polda Jabar Terus Lakukan Pengamanan Jelang Peresmian KCJB 1 Oktober 2023

Ia didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Surawan, Karumkit Bhayangkara Sartika Asih Bandung AKBP dr Eko Yunianto, serta Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Selain dari kondom, identifikasi DNA juga diperkuat melalui rambut kemaluan yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Rambut pubis yang ditemukan di lokasi juga cocok dengan DNA tersangka. Tidak ditemukan DNA individu laki-laki lain pada swab vagina korban,” lanjut Kombes Nariyana.

Baca Juga:  Modal Promosikan Situs Judi Online, Selebgram di Bandung Dapat Duit Ratusan Juta

Polda Jabar saat ini baru menerima hasil pemeriksaan DNA. Sedangkan hasil tes psikologi terhadap tersangka masih dalam proses di Pusdokkes Mabes Polri.

Satu Tersangka, Tiga Tempat Tidur di TKP

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menegaskan bahwa dari hasil uji DNA tersebut, dipastikan hanya ada satu pelaku, yakni Priguna.

“Sampel DNA yang diuji berasal dari tiga korban dan pelaku. Dari semua pemeriksaan, tidak ditemukan DNA pria lain,” katanya.

Di ruang 711 Gedung MCHC RSHS Bandung, terdapat tiga tempat tidur, yakni di bed 2, 3, dan 4, yang diduga menjadi lokasi tindak pidana tersebut.

Baca Juga:  Fakta Baru Ungkap Kemungkinan Pelaku Pelecehan Seksual di RSHS Bandung Lebih dari Satu

Penyidik telah mengamankan berbagai barang bukti dari ketiga tempat tidur itu, yang kini masih diperiksa di Puslabfor Mabes Polri.

“Semua tempat tidur sudah diambil sampel swab-nya. Hasil lengkapnya akan kami sampaikan setelah keluar dari Puslabfor,” tambah Surawan.

Terkait dugaan penggunaan obat bius terhadap korban, Kombes Surawan mengatakan hasil uji toksikologi dalam darah korban masih belum keluar.

“Kami masih menunggu hasil lengkapnya dari Puslabfor. Begitu keluar, akan segera kami informasikan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter pemerkosaan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.