Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire (FF)

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire April 2026 Masih Tersedia

Jumat, 17 April 2026 19:16 WIB

Bapak Berkumis Temani Anak Gadisnya Nonton Konser, Alasannya Bikin Iri!

Jumat, 17 April 2026 18:15 WIB

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

Jumat, 17 April 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire April 2026 Masih Tersedia
  • Bapak Berkumis Temani Anak Gadisnya Nonton Konser, Alasannya Bikin Iri!
  • Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar
  • Duel Panas Dewa United vs Persib Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasan Polda Banten
  • Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana
  • Persib On Fire, Bojan Hodak Waspadai Laga Krusial
  • 3 ASN Bandung Ketahuan Langgar WFH, Sanksi Berat Menunggu?
  • Kirim Uang Cepat dan Murah, bank bjb Tawarkan Bonus Menarik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

By SusanaJumat, 17 April 2026 18:00 WIB2 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kelalaian di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang menyebabkan seorang bayi nyaris dibawa orang tak dikenal kini memasuki babak baru.

Sang ibu, Nina Saleha, resmi melaporkan seorang perawat berinisial N ke Polda Jawa Barat atas dugaan tindak pidana penculikan.

Laporan Resmi ke Polda Jabar

Laporan tersebut telah teregister di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT POLDA JABAR.

Perawat berinisial N dilaporkan karena diduga menyerahkan bayi milik Nina kepada orang yang tidak dikenal. Dugaan pelanggaran mengacu pada Pasal 450 dan Pasal 452 KUHP.

Kuasa hukum Nina, Mira Widyawati, membenarkan langkah hukum tersebut.

Baca Juga:  Siaga 1! Polda Jabar Minta Laga Persib vs Borneo FC Ditunda

“Ibu Nina Saleha berniat membuat laporan polisi dengan terlapor suster N,” ujar Mira di Mapolda Jabar, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaporan dilakukan setelah berkonsultasi dengan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jabar.

Desak Polisi Buka Rekaman CCTV

Nina berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Ia mendesak agar rekaman CCTV rumah sakit dibuka dan seluruh pihak yang bertugas saat kejadian diperiksa.

“Saya ingin semuanya dihadirkan, suster dan satpam, lalu lihat CCTV. Biar jelas kebenarannya,” tegas Nina.

Somasi Tak Digubris, Tempuh Jalur Hukum

Langkah hukum ini diambil setelah somasi yang dilayangkan kepada pihak RSHS pada 13 April 2026 tidak mendapat respons hingga batas waktu yang ditentukan.

Baca Juga:  Tak Penuhi 2 Alat Bukti, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Yakin Gugatan Dikabulkan

Meski pihak rumah sakit sempat menghubungi Nina, komunikasi tersebut hanya berisi permohonan maaf tanpa tindak lanjut yang jelas.

Kronologi Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal

Peristiwa ini terjadi pada 8 April 2026 saat Nina menunggu bayinya selesai dimandikan oleh pihak rumah sakit.

Di ruang tunggu, Nina sempat berbincang dengan seorang wanita yang juga menunggu bayinya. Namun, wanita tersebut diminta menunggu lebih lama karena kondisi anaknya.

Karena waktu tunggu yang cukup lama, Nina sempat turun ke kantin. Namun, ia segera kembali karena merasa tidak tenang.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap Antisipasi Pertemuan di KM 152 Tol Cipali saat Mudik Lebaran

Setibanya di ruang tunggu, Nina terkejut mendapati bayinya sudah berada dalam gendongan wanita yang sebelumnya ia temui. Wanita tersebut bahkan hendak membawa bayi keluar dari area rumah sakit.

Saat ditegur, wanita itu mengaku bayi diberikan oleh seorang perawat. Lebih mengejutkan, gelang identitas bayi diketahui telah digunting.

Ketika dimintai penjelasan, perawat tersebut tidak dapat memberikan alasan yang memadai terkait tindakan tersebut.

Polisi Diminta Usut Tuntas

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian. Publik menyoroti pentingnya keamanan dan prosedur ketat di fasilitas kesehatan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dugaan penculikan bayi kasus bayi RSHS Bandung kelalaian perawat Nina Saleha Polda Jabar RS Hasan Sadikin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tinjau Banjir Rancaekek dan Tanggul Jebol di Solokanjeruk, Cucun Ahmad Syamsurijal Dorong Kolaborasi Penanganan Bencana

Ilustrasi PNS.

3 ASN Bandung Ketahuan Langgar WFH, Sanksi Berat Menunggu?

Kirim Uang Cepat dan Murah, bank bjb Tawarkan Bonus Menarik

Emas Antam Melemah, Ini Rincian Harga Lengkap Terbaru

bank bjb Terapkan Aturan Baru Status Rekening Mulai 9 Mei 2026

pembunuhan

Tragis! Pria 40 Tahun Tewas di Kontrakan Cinambo Bandung, Diduga Dibacok OTK

Terpopuler
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.