Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Jumat, 14 Agustus 2026 13:16 WIB

AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku

Jumat, 14 Agustus 2026 13:08 WIB

Marc Klok Kembali ke Persib Usai Tugas Negara, Langsung Tancap Gas di Bali

Jumat, 14 Agustus 2026 12:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
  • AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku
  • Marc Klok Kembali ke Persib Usai Tugas Negara, Langsung Tancap Gas di Bali
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Ferran Torres Tinggalkan Barcelona, PSG Tebus Rp900 Miliar dan Siapkan Kontrak hingga 2031
  • Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah
  • Harga Emas Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Anjlok Rp36 Ribu, Cek Harga Terbarunya
  • Wacana Pembatasan Pertalite Sasar Desil 9 dan 10: Siapa Saja Kelompok yang Terancam Tak Dapat BBM Subsidi?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

By SusanaJumat, 17 April 2026 18:00 WIB2 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kelalaian di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang menyebabkan seorang bayi nyaris dibawa orang tak dikenal kini memasuki babak baru.

Sang ibu, Nina Saleha, resmi melaporkan seorang perawat berinisial N ke Polda Jawa Barat atas dugaan tindak pidana penculikan.

Laporan Resmi ke Polda Jabar

Laporan tersebut telah teregister di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT POLDA JABAR.

Perawat berinisial N dilaporkan karena diduga menyerahkan bayi milik Nina kepada orang yang tidak dikenal. Dugaan pelanggaran mengacu pada Pasal 450 dan Pasal 452 KUHP.

Kuasa hukum Nina, Mira Widyawati, membenarkan langkah hukum tersebut.

“Ibu Nina Saleha berniat membuat laporan polisi dengan terlapor suster N,” ujar Mira di Mapolda Jabar, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaporan dilakukan setelah berkonsultasi dengan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jabar.

Desak Polisi Buka Rekaman CCTV

Nina berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Ia mendesak agar rekaman CCTV rumah sakit dibuka dan seluruh pihak yang bertugas saat kejadian diperiksa.

“Saya ingin semuanya dihadirkan, suster dan satpam, lalu lihat CCTV. Biar jelas kebenarannya,” tegas Nina.

Somasi Tak Digubris, Tempuh Jalur Hukum

Langkah hukum ini diambil setelah somasi yang dilayangkan kepada pihak RSHS pada 13 April 2026 tidak mendapat respons hingga batas waktu yang ditentukan.

Meski pihak rumah sakit sempat menghubungi Nina, komunikasi tersebut hanya berisi permohonan maaf tanpa tindak lanjut yang jelas.

Kronologi Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal

Peristiwa ini terjadi pada 8 April 2026 saat Nina menunggu bayinya selesai dimandikan oleh pihak rumah sakit.

Di ruang tunggu, Nina sempat berbincang dengan seorang wanita yang juga menunggu bayinya. Namun, wanita tersebut diminta menunggu lebih lama karena kondisi anaknya.

Karena waktu tunggu yang cukup lama, Nina sempat turun ke kantin. Namun, ia segera kembali karena merasa tidak tenang.

Setibanya di ruang tunggu, Nina terkejut mendapati bayinya sudah berada dalam gendongan wanita yang sebelumnya ia temui. Wanita tersebut bahkan hendak membawa bayi keluar dari area rumah sakit.

Saat ditegur, wanita itu mengaku bayi diberikan oleh seorang perawat. Lebih mengejutkan, gelang identitas bayi diketahui telah digunting.

Ketika dimintai penjelasan, perawat tersebut tidak dapat memberikan alasan yang memadai terkait tindakan tersebut.

Polisi Diminta Usut Tuntas

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian. Publik menyoroti pentingnya keamanan dan prosedur ketat di fasilitas kesehatan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dugaan penculikan bayi kasus bayi RSHS Bandung kelalaian perawat Nina Saleha Polda Jabar RS Hasan Sadikin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah

Wacana Pembatasan Pertalite Sasar Desil 9 dan 10: Siapa Saja Kelompok yang Terancam Tak Dapat BBM Subsidi?

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kecil, PSEL Jelekong Ikut Dikaji

Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi

Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.