Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Malaysia Memanas! Cek Link Live Streaming dan Peluang Garuda ke Final

Senin, 28 September 2026 18:05 WIB

5 Warmindo di Bandung yang Cocok untuk Kulineran Malam, Pilihan Indomie dengan Banyak Topping

Senin, 28 September 2026 17:43 WIB

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Senin, 28 September 2026 17:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Malaysia Memanas! Cek Link Live Streaming dan Peluang Garuda ke Final
  • 5 Warmindo di Bandung yang Cocok untuk Kulineran Malam, Pilihan Indomie dengan Banyak Topping
  • Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit
  • Kapan Debut Bersama Persib Bandung? Ini Pengakuan Jujur Sandy Walsh Usai Pulih dari Cedera
  • Marc Klok Bawa Mental Juara Persib ke Shopee Cup: Datang untuk Menang!
  • Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis
  • Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya
  • Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nisa Saleha Resmi Laporkan Oknum Perawat RSHS ke Polda Jabar

By SusanaJumat, 17 April 2026 18:00 WIB2 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kelalaian di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang menyebabkan seorang bayi nyaris dibawa orang tak dikenal kini memasuki babak baru.

Sang ibu, Nina Saleha, resmi melaporkan seorang perawat berinisial N ke Polda Jawa Barat atas dugaan tindak pidana penculikan.

Laporan Resmi ke Polda Jabar

Laporan tersebut telah teregister di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT POLDA JABAR.

Perawat berinisial N dilaporkan karena diduga menyerahkan bayi milik Nina kepada orang yang tidak dikenal. Dugaan pelanggaran mengacu pada Pasal 450 dan Pasal 452 KUHP.

Kuasa hukum Nina, Mira Widyawati, membenarkan langkah hukum tersebut.

Baca Juga:  3 Orang Tewas di Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Siap Anak Dipanggil Polisi

“Ibu Nina Saleha berniat membuat laporan polisi dengan terlapor suster N,” ujar Mira di Mapolda Jabar, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaporan dilakukan setelah berkonsultasi dengan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jabar.

Desak Polisi Buka Rekaman CCTV

Nina berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Ia mendesak agar rekaman CCTV rumah sakit dibuka dan seluruh pihak yang bertugas saat kejadian diperiksa.

“Saya ingin semuanya dihadirkan, suster dan satpam, lalu lihat CCTV. Biar jelas kebenarannya,” tegas Nina.

Somasi Tak Digubris, Tempuh Jalur Hukum

Langkah hukum ini diambil setelah somasi yang dilayangkan kepada pihak RSHS pada 13 April 2026 tidak mendapat respons hingga batas waktu yang ditentukan.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Pamit ke Polda Jabar: Hari Senin Saya Selesai

Meski pihak rumah sakit sempat menghubungi Nina, komunikasi tersebut hanya berisi permohonan maaf tanpa tindak lanjut yang jelas.

Kronologi Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal

Peristiwa ini terjadi pada 8 April 2026 saat Nina menunggu bayinya selesai dimandikan oleh pihak rumah sakit.

Di ruang tunggu, Nina sempat berbincang dengan seorang wanita yang juga menunggu bayinya. Namun, wanita tersebut diminta menunggu lebih lama karena kondisi anaknya.

Karena waktu tunggu yang cukup lama, Nina sempat turun ke kantin. Namun, ia segera kembali karena merasa tidak tenang.

Baca Juga:  Breaking News! Satu DPO Kasus Vina Cirebon Ditangkap di Bandung Tadi Malam

Setibanya di ruang tunggu, Nina terkejut mendapati bayinya sudah berada dalam gendongan wanita yang sebelumnya ia temui. Wanita tersebut bahkan hendak membawa bayi keluar dari area rumah sakit.

Saat ditegur, wanita itu mengaku bayi diberikan oleh seorang perawat. Lebih mengejutkan, gelang identitas bayi diketahui telah digunting.

Ketika dimintai penjelasan, perawat tersebut tidak dapat memberikan alasan yang memadai terkait tindakan tersebut.

Polisi Diminta Usut Tuntas

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian. Publik menyoroti pentingnya keamanan dan prosedur ketat di fasilitas kesehatan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Baliho Tua Mendadak Roboh di Buahbatu! Bengkel Hancur, Warga Sempat Terjepit

Geger! 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Kontrakan Lembang, 1 Orang Kritis

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.