Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa

Minggu, 28 Juni 2026 16:32 WIB

Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!

Minggu, 28 Juni 2026 15:40 WIB

Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka

Minggu, 28 Juni 2026 15:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
  • Daftar Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Ini Jadwal Pertandingannya
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Ibu Tiri Habisi Bocah di Bandung Gegara Cemburu Suami Lebih Sayang Korban

By SusanaSelasa, 25 November 2025 18:20 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dugaan motif di balik tewasnya Raditya Allibyan Fauzan atau Pian (4) akhirnya terungkap. Satreskrim Polrestabes Bandung menemukan fakta bahwa ibu tirinya, Sari Mulyani (26), diduga menghabisi nyawa sang bocah karena diliputi rasa cemburu.

Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, ia merasa suaminya lebih menyayangi Pian dibanding anak-anak kandungnya sendiri.

“Untuk sementara, keterangan tersangka mengarah pada rasa kecemburuan. Bapaknya dianggap lebih menyayangi korban dibanding anak-anak dari tersangka,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton, Selasa (25/11/2025).

Terbongkar Setelah Pemeriksaan Intensif

Motif tersebut terkuak setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap Sari, menyusul laporan ayah kandung Pian pada Sabtu (22/11/2025).

Sari kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Makosatreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Badak Singa.

Polisi menemukan dugaan tindak pidana kekerasan setelah menerima hasil autopsi dari tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.

Temuan itu diperkuat oleh pemeriksaan lima saksi serta olah TKP di rumah kontrakan keluarga di Gang Gagak, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Hasil Autopsi: Banyak Luka, dari Baru hingga Lama

Autopsi menunjukkan adanya banyak luka di tubuh korban, baik baru maupun lama. Luka terlihat di kepala, dahi, belakang kepala, dada, tangan, dan kaki. Bahkan ditemukan patah tulang dada serta retak pada tengkorak.

“Kami menyimpulkan adanya dugaan tindak kekerasan terhadap anak yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Kompol Anton.

Kekerasan diduga terjadi pada Jumat 21 November 2025. Awalnya, Pian disebut terjatuh di kamar mandi dan dibawa ke RSUD Ujungberung. Namun sehari kemudian, Sabtu (22/11/2025), ia dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Status Ibu Tiri Resmi Tersangka

Status Sari dinaikkan dari saksi terlapor menjadi tersangka setelah penyidik menemukan kecocokan sejumlah bukti. Ia telah ditahan untuk memperlancar pengembangan penyidikan, termasuk pemeriksaan psikologis.

“Pemeriksaan kejiwaan akan dilakukan untuk kebutuhan penyidikan,” jelas Kompol Anton.

Suara Keluarga Korban: Tuntut Hukuman Berat

Titawati, ibu kandung Pian, mengapresiasi kinerja penyidik dan berharap tersangka menerima hukuman yang setimpal. Ia mengungkapkan bahwa Pian adalah anak bungsunya dari pernikahan pertama, sementara ia kini tinggal bersama suami baru dan anak sulungnya.

“Kami dari keluarga berharap pelaku dihukum sesuai perbuatannya dan undang-undang yang berlaku,” tegas Titawati.

Pian dikenal sebagai anak periang dan dua bulan lagi seharusnya merayakan ulang tahunnya yang ke-5. Namun takdir berkata lain. Ia pergi dengan kondisi penuh luka, diduga akibat kekerasan yang dilakukan berulang kali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ibu tiri bunuh anak tiri kasus pian cipadung kekerasan anak bandung sari mulyani tersangka
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.