Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Rabu, 5 Agustus 2026 06:00 WIB

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Rabu, 5 Agustus 2026 05:00 WIB

Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu

Rabu, 5 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya
  • Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi
  • Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu
  • Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru
  • Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu
  • Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Terungkap! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Asli atau Jebakan?

By SusanaKamis, 23 April 2026 03:00 WIB2 Mins Read
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral “link video ibu tiri vs anak tiri” di berbagai platform seperti TikTok, Telegram, X, hingga WhatsApp ternyata bukan sekadar fenomena konten sensasional.

Di balik tautan tersebut, tersimpan ancaman serius berupa malware dan phishing yang berpotensi membobol data pribadi pengguna. Fenomena ini kembali menunjukkan bagaimana kejahatan siber memanfaatkan rasa penasaran publik untuk menyebarkan serangan digital secara masif.

Konten Viral Jadi Umpan Kejahatan Siber

Modus yang digunakan pelaku tergolong klasik, namun masih sangat efektif. Mereka menyebarkan narasi provokatif seperti:

  • “Full Video”
  • “No Sensor”
  • “Part Lanjutan”

Tujuannya bukan untuk menampilkan konten asli, melainkan mengarahkan korban ke situs berbahaya.

“Dampaknya tidak main-main. Pengguna bisa kehilangan akses akun hingga saldo rekening terkuras habis setelah mengklik atau mengunduh file dari link mencurigakan,” menjadi peringatan yang patut diperhatikan.

Riset Kaspersky: Jutaan Pengguna Terancam

Laporan dari Kaspersky Lab mengungkap ancaman yang cukup serius. Jutaan pengguna internet berpotensi terinfeksi malware saat mengakses konten berisiko, termasuk konten viral yang bersifat sensasional.

Pada perangkat Android, ditemukan sedikitnya 23 jenis malware yang memanfaatkan celah ini. Dari sekitar 4,9 juta kasus infeksi, sebanyak 25,4 persen berasal dari akses ke konten berisiko.

Beragam Jenis Malware Mengintai

Serangan malware tidak hanya hadir dalam satu bentuk. Pelaku menggunakan berbagai jenis perangkat lunak berbahaya, antara lain:

  • Clickers: Mengarahkan pengguna ke situs berbahaya secara otomatis
  • Banking Trojan: Mencuri data keuangan dan akses perbankan
  • Ransomware: Mengunci perangkat dan meminta tebusan
  • SMS Fraud Malware: Mengirim pesan premium tanpa izin

Beberapa jenis malware bahkan terus berkembang dan belum sepenuhnya terdeteksi oleh sistem keamanan.

Bisa Kuasai Perangkat Tanpa Disadari

Ancaman malware tidak hanya berhenti pada pencurian data. Dalam banyak kasus, malware mampu:

  • Menginstal aplikasi tanpa izin
  • Menghapus data penting
  • Mengambil alih akses perangkat
  • Mengganti password pengguna

Akibatnya, korban bisa kehilangan kontrol penuh atas perangkatnya dan mengalami kerugian besar.

Korban Cenderung Tidak Melapor

Salah satu persoalan utama adalah rendahnya tingkat pelaporan. Berdasarkan temuan Kaspersky, korban yang terinfeksi dari konten sensasional cenderung memilih diam.

Faktor rasa malu dan ketidaktahuan membuat banyak kasus tidak terungkap, sehingga memperluas penyebaran serangan siber.

Imbauan: Jangan Mudah Klik Link Viral

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap tautan mencurigakan yang beredar di media sosial. Jangan mudah tergiur dengan judul sensasional yang belum jelas kebenarannya.

Langkah sederhana seperti tidak mengklik link sembarangan, memverifikasi sumber informasi, dan menggunakan sistem keamanan pada perangkat dapat mencegah risiko serangan digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ibu Tiri vs Anak Tiri Kaspersky Lab keamanan digital link scam TikTok link video viral berbahaya malware android phishing Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Aman Klaim Saldo DANA Gratis 5 Agustus 2026: Waspadai Modus Penipuan Berkedok Tautan Palsu

Garena Free Fire

Berburu Hadiah Gratis! Cek Deretan Kode Redeem FF Terbaru 5 Agustus 2026, Segera Klaim Sebelum Kedaluwarsa

Cegah Mahasiswa Terjebak Judol dan Pinjol, Pegadaian Genjot Literasi Keuangan dan Integritas di ITB

Dari GIIAS ke Lautan Meme, Ini Alasan Konten Bryan Ebem Jadi Bahan Parodi Warganet

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.