Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya

Rabu, 4 November 2026 06:00 WIB

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 4 November 2026, Amankan Hadiah Gratisnya
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingginya Investasi Belum Bisa Kurangi Pengangguran, DPMPTSP Jabar Ungkap Alasannya

By Putra JuangSelasa, 11 Februari 2025 14:00 WIB3 Mins Read
(kanan) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Nining Yuliastiani. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat mencatatkan realiasasi investasi sebesar Rp251 triliun pada tahun 2024. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Meski begitu, tingginya nilai investasi tersebut masih belum bisa menekan angka pengangguran terbuka di Jabar yang juga terbilang masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Nining Yuliastiani menilai bahwa hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tidak semua investasi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Investasi yang tinggi tentu dibarengi dengan kebutuhan tenaga kerja. Namun, tenaga kerja yang diperlukan harus memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan industri,” ucap Nining dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 15, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga:  Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

“Banyak industri yang masuk ke Jawa Barat merupakan industri berbasis teknologi tinggi (high-tech) dan padat modal. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan tersebut,” sambungnya.

Adapun faktor kedua yang juga sangat penting adalah karakter tenaga kerja. Menurutnya, karakter ini mencakup disiplin, etos kerja, serta kesiapan mental untuk bekerja di industri.

“Dunia industri memiliki tuntutan yang berbeda dibandingkan dengan sektor lainnya. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Dengan tingginya investasi yang masuk, kata Nining, pihaknya perlu memastikan bahwa tenaga kerja yang tersedia sesuai dengan permintaan industri.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Raih Peringkat Terbaik Pertama Nasional soal Indeks SPBE

“Kita harus menyesuaikan kurikulum pendidikan, terutama di SMK dan lembaga pelatihan kerja, agar selaras dengan kebutuhan dunia industri. Dengan adanya link and match antara pendidikan dan industri, maka tenaga kerja kita akan lebih mudah terserap,” tandasnya.

Nining menilai, dengan investasi sebesar Rp251 triliun, tercatat ada sekitar 383.000 tenaga kerja yang terserap.

“Rata-rata, setiap Rp1 triliun investasi mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Ini adalah angka yang cukup besar. Jika kita bisa memaksimalkan peluang ini, saya yakin tingkat pengangguran di Jawa Barat akan semakin berkurang,” jelasnya.

Baca Juga:  Gesantara Gelar Rapat Kerja Tahun 2024, Komitmen Dukung Kemajuan Bangsa

Oleh karena itu, pihaknya sedang menyiapkan SMK yang sesuai dengan data spasial yang dimiliki.

“Kami menyesuaikan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan industri di setiap daerah. Misalnya, di Bekasi, kami melihat jenis industri yang ada dan sedang berkembang, lalu menyesuaikan program pendidikan di SMK agar selaras dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan di sana. Hal yang sama juga kami lakukan di Karawang, Bogor, dan daerah lainnya,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mengadakan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

“Dengan demikian, akan ada keselarasan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja industri (link and match),” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

investasi jawa barat Pengangguran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.