Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Bentrok Besar di Bandung! Persib Tantang Arema FC dalam Laga Hidup Mati

Kamis, 23 April 2026 21:15 WIB

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Kamis, 23 April 2026 21:11 WIB

Heboh Link Video 7 Menit Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Penasaran Netizen, Ada yang Asli?

Kamis, 23 April 2026 21:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bentrok Besar di Bandung! Persib Tantang Arema FC dalam Laga Hidup Mati
  • Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan
  • Heboh Link Video 7 Menit Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Penasaran Netizen, Ada yang Asli?
  • Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026
  • Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle
  • Sinyal Transfer Berani Persib, Targetkan Ulang Kesuksesan Lama?
  • JNE Gelar Workshop Kreatif di Unpad, Dorong Mahasiswa Tuangkan Ide Jadi Karya Bermakna
  • Kode Redeem FF Hari Ini 23 April 2026: Koleksi Skin Eksklusif dan Diamond Gratis Menantimu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingginya Investasi Belum Bisa Kurangi Pengangguran, DPMPTSP Jabar Ungkap Alasannya

By Putra JuangSelasa, 11 Februari 2025 14:00 WIB3 Mins Read
(kanan) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Nining Yuliastiani. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat mencatatkan realiasasi investasi sebesar Rp251 triliun pada tahun 2024. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Meski begitu, tingginya nilai investasi tersebut masih belum bisa menekan angka pengangguran terbuka di Jabar yang juga terbilang masih cukup tinggi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Nining Yuliastiani menilai bahwa hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tidak semua investasi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Investasi yang tinggi tentu dibarengi dengan kebutuhan tenaga kerja. Namun, tenaga kerja yang diperlukan harus memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan industri,” ucap Nining dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 15, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga:  25 Wisata Sumedang Hits 2025: Dari Alam Eksotis hingga Spot Instagramable Tersembunyi

“Banyak industri yang masuk ke Jawa Barat merupakan industri berbasis teknologi tinggi (high-tech) dan padat modal. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan tersebut,” sambungnya.

Adapun faktor kedua yang juga sangat penting adalah karakter tenaga kerja. Menurutnya, karakter ini mencakup disiplin, etos kerja, serta kesiapan mental untuk bekerja di industri.

“Dunia industri memiliki tuntutan yang berbeda dibandingkan dengan sektor lainnya. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Baca Juga:  Akibat Pandemi, Ridwan Kamil Sebut Beberapa Rencana Pembangunan Kurang Maksimal

Dengan tingginya investasi yang masuk, kata Nining, pihaknya perlu memastikan bahwa tenaga kerja yang tersedia sesuai dengan permintaan industri.

“Kita harus menyesuaikan kurikulum pendidikan, terutama di SMK dan lembaga pelatihan kerja, agar selaras dengan kebutuhan dunia industri. Dengan adanya link and match antara pendidikan dan industri, maka tenaga kerja kita akan lebih mudah terserap,” tandasnya.

Nining menilai, dengan investasi sebesar Rp251 triliun, tercatat ada sekitar 383.000 tenaga kerja yang terserap.

“Rata-rata, setiap Rp1 triliun investasi mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Ini adalah angka yang cukup besar. Jika kita bisa memaksimalkan peluang ini, saya yakin tingkat pengangguran di Jawa Barat akan semakin berkurang,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Gelar Patroli, Pantau Keberadaan Pak Ogah di Jalur Wisata

Oleh karena itu, pihaknya sedang menyiapkan SMK yang sesuai dengan data spasial yang dimiliki.

“Kami menyesuaikan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan industri di setiap daerah. Misalnya, di Bekasi, kami melihat jenis industri yang ada dan sedang berkembang, lalu menyesuaikan program pendidikan di SMK agar selaras dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan di sana. Hal yang sama juga kami lakukan di Karawang, Bogor, dan daerah lainnya,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mengadakan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

“Dengan demikian, akan ada keselarasan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja industri (link and match),” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPMPTSP Jabar investasi jawa barat Pengangguran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Ilustrasi Cuaca di Bandung

Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026

Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle

JNE Gelar Workshop Kreatif di Unpad, Dorong Mahasiswa Tuangkan Ide Jadi Karya Bermakna

Tersandung Regulasi, Gaji Guru Honorer Bandung Terancam Tertunda

Ilustrasi PNS.

Kabar Baik Pensiunan! Gaji ke-13 Dipastikan Utuh Tanpa Dipotong Pajak

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.