Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan

Sabtu, 28 Maret 2026 14:48 WIB

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sabtu, 28 Maret 2026 11:25 WIB
Timnas Indonesia

Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi

Sabtu, 28 Maret 2026 11:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh
  • Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tingkatkan Pencegahan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Jabar Gelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif

By SusanaRabu, 4 September 2024 20:45 WIB3 Mins Read
Bawaslu Provinsi Jabar menggelar kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), Rabu (4/9/2024). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pencegahan pelanggaran dan sengketa dalam proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jabar menggelar kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P).

Kegiatan tersebut digelar di Novena Hotel Jl. Dr. Setiabudi, Lembang, Bandung Barat, dimulai hari ini Rabu (4/9/2024) hingga Jumat (6/9/2024).

Kordiv. Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar, Nuryamah mengatakan kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta yang sebelumnya telah melakukan kerja sama.

“Pertama ada Organisasi Kepemudaan (OKP), juga ada BEM yang tentu kampusnya sudah bekerja sama dengan kita, perwakilan Komunitas Gereja, kemudian Komunitas Inklusif yaitu Disabilitas,” ujar Nuryamah.

Kegiatan P2P ini, kata Nuryamah, termasuk ke dalam tahapan Pilkada seperti yang tercantum dalam Perbawaslu 2 Tahun 2023.

Nuryamah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kader-kader partisipatif yang ikut andil mengawasi seluruh tahapan.

Baca Juga:  KPU Jabar Gelar Touring Demokrasi untuk Sosialisasi Pemilih Penyandang Disabilitas di Subang

“Dengan keterbatasan kita, dengan keterbatasan SDM, kita sangat membutuhkan Kader Pengawasan ini untuk membantu dalam konteks pengawasan partisipatif di setiap tahapannya,” ujarnya.

“Kalau kita melihat di SE 204, di situ memang ada namanya 4 pembentukan kader, pertama kader terlatih, kedua kader terbentuk, ketiga kader berfungsi dan keempat adalah kader bergerak, yang sudah bisa melakukan fungsi tadi dan bergerak,” sambungnya.

Untuk itu, Nuryamah mengatakan, pihaknya ingin melahirkan kader yang nantinya menjadi pengawas partisipatif, konteksnya menyampaikan kembali ke masyarakat, juga harus pada level bergerak atau bahkan berfungsi.

“Bergerak ini mereka menyampaikan kepada masyarakat, tidak hanya menyampaikan tapi juga mau dan mampu melaporkan ketika ada temuan,” katanya.

Nuryamah berharap dengan kegiatan P2P ini bisa menghasilkan tahapan ataupun standarisasi dari kelompok kader yang sudah dibuat.

Baca Juga:  Usai Pilkada, Bey Imbau ASN Jabar Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jabar, Zacky Muhammad Zam Zam mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 tidak lama lagi akan segera digelar.

“Tentu kami Bawaslu sebagian dari penyelenggara pemilihan yang konsen pada tugas pengawasan, pencegahan, penanganan, pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses pemilu,” ujar Zam Zam.

Maka dari itu, kata Zam Zam, Bawaslu sangat berkepentingan untuk melibatkan sebanyak-banyaknya kekuatan, diantaranya adalah kekuatan rekan civil society, rekan-rekan organisasi kepemudaan untuk terlibat aktif dalam proses pengawasan pemilihan kepala daerah 2024 yang diselenggarakan secara serentak.

“Oleh karena itu tentu Bawaslu Jabar menyelenggarakan kegiatan yang menjadi bagian dari upaya untuk melakukan pencegahan-pencegahan dengan melibatkan sebanyak-banyaknya mahasiswa, sebanyak-banyaknya kader, aktivis untuk mengikuti kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif,” paparnya.

Baca Juga:  Pemerintah Rencanakan Libur Nasional pada Hari Pilkada Serentak 2024

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, kegiatan P2P ini diharapkan bisa lebih advance lagi dari Sekolah Kader Pengawas Partisipatif yang sudah ditarik pada tingkat pusat (Bawaslu RI) pada saat itu.

“Ada Basic Training, ada Intermediate Training dan Advance Training, pada saat itu latihan di pusat yang diambil dari masing-masing provinsi,” ujarnya.

Bagja menilai Pilkada kali ini adalah pilkada terbesar dalam sejarah pilkada di Indonesia.

“2020, itu 170 wilayah, sekarang semuanya pilkada kecuali Provinsi Yogyakarta, kecuali 6 daerah kota/kabupaten di Jakarta. Jadi itu yang tidak pilkada, 508 daerah pilkada untuk tingkat kabupaten/kota,” tandasnya.

Maka, Bagja berharap bahwa kegiatan P2P ini bisa menumbuhkan semangat untuk melakukan pengawasan di Pilkada kali ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bawaslu Jabar P2P pelanggaran pencegahan pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.