Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

SKAKMAT! Influencer Ini Ketahuan Bohong? CCTV Bongkar Dugaan Konten Palsu di Showroom Mobil

Jumat, 24 April 2026 09:12 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 April 2026: Dapatkan Card Pack Spesial dan Jutaan Coins Gratis

Jumat, 24 April 2026 08:17 WIB

Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?

Jumat, 24 April 2026 07:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • SKAKMAT! Influencer Ini Ketahuan Bohong? CCTV Bongkar Dugaan Konten Palsu di Showroom Mobil
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 April 2026: Dapatkan Card Pack Spesial dan Jutaan Coins Gratis
  • Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?
  • Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF 24 April 2026: Peluang Dapat Skin M1887 dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Buruan Klaim! Deretan Kode FF Hari Ini Bikin Inventory Auto Sultan
  • Wajib Tahu! Cara dan Syarat Ambil Tiket Persib vs Arema di GBLA
  • Rasa Penasaran Bisa Berujung Celaka, Link Video 7 Menit ‘Ibu Tiri’ Diduga Sarang Peretasan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 24 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

TPST Nyengseret Berhasil Tekan 16,5 Ton Sampah ke TPA sejak Beroperasi 11 Januari

By Putra JuangSabtu, 1 Februari 2025 17:30 WIB2 Mins Read
TPST Nyengseret. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Nyengseret Kota Bandung telah berhasil menekan 16,5 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sejak mulai beroperasi pada 11 Januari lalu.

Ini merupakan hasil dari perubahan pola pengolahan sampah yang sebelumnya menerapkan sistem kumpul-angkut-buang, kini menjadi sistem pemilahan.

Kepala TPST Nyengseret, Tati Haryati menjelaskan, TPST beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan pengumpulan sampah dilakukan hingga pukul 15.00 WIB. Saat ini, TPST Nyengseret memiliki total 51 pegawai yang bertugas dalam pengolahan sampah.

Sampah yang masuk ke TPST pertama-tama ditimbang, kemudian dimasukkan ke dalam mesin pemilahan. Hasil pemilahannya terbagi menjadi dua jenis, yaitu organik dan anorganik, dengan tindak lanjut sebagai berikut:

Baca Juga:  Jumlah Kasus Lansia Terlantar di Kota Bandung Diklaim Menurun

1. Sampah organik

Dikirim ke eks TPA Jelekong untuk diolah menjadi material pupuk organik dan media tanam. TPST bekerja sama dengan vendor serta memanfaatkan lahan di eks TPA Jelekong sebagai tempat produksi.

2. Sampah anorganik

Sampah bernilai tinggi (high value) disalurkan ke pengepul, sementara sampah bernilai rendah (low value) dikirim ke TPST Tegallega untuk dikelola lebih lanjut.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 2 Juni 2025, Cek Lokasinya

Meski sistem pemilahan sudah berjalan, Tati menuturkan, pemilahan dari rumah masih sangat diperlukan.

“Residu yang masuk ke TPST masih cukup banyak. Kalau bisa, warga mulai memilah sampah sejak dari rumah,” ucap Tati, Sabtu (1/2/2025).

Sejak 11 Januari, TPST Nyengseret telah berhasil mengolah sekitar 16,5 ton sampah per hari, atau sekitar 54% dari target yang ditetapkan, yaitu 30 ton.

Baca Juga:  Ikut Donor Darah, Bentuk Aksi Nyata dari Kang Arfi untuk Kota Bandung

Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sistem baru dalam mengurangi sampah yang berakhir di TPA. Jumlah ini terus diupayakan agar meningkat, sehingga potensi kiriman sampah ke TPA bisa lebih ditekan lagi.

Sebagai langkah lanjutan, Tati mengajak warga Bandung untuk lebih aktif memilah sampah, terutama sampah bernilai ekonomi.

“Sampah yang masih memiliki nilai jual jangan langsung dibuang ke TPS, lebih baik dikumpulkan dan dijual ke bank sampah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung sampah TPST Nyengseret
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polemik Tarif Selat Malaka: Mengapa Indonesia Tak Bisa Tarik Pungutan Sembarangan?

Gebrakan KDM! Sulap Kawasan Monju Jadi ‘Bundaran HI’ Bandung, Klaim Jitu Urai Macet Pasteur!

Jamkrida Jabar Klaim Laba 2025 Meroket, Dewan: Tunggu Hasil Audit!

Air Mata Sang Ketua DPRD Magetan: Perjalanan Karier Suratno yang Berakhir di Balik Rompi Pink Kejaksaan

Ilustrasi Cuaca di Bandung

Siaga! Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabar hingga 29 April 2026

Tragedi Selfie di Kokpit: Menguak Rahasia Performa Pesawat Tempur F-15K Slam Eagle

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.