Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Minggu, 1 November 2026 19:41 WIB

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Minggu, 1 November 2026 19:03 WIB

Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija

Minggu, 1 November 2026 18:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

TPST Nyengseret Berhasil Tekan 16,5 Ton Sampah ke TPA sejak Beroperasi 11 Januari

By Putra JuangSabtu, 1 Februari 2025 17:30 WIB2 Mins Read
TPST Nyengseret. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Nyengseret Kota Bandung telah berhasil menekan 16,5 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sejak mulai beroperasi pada 11 Januari lalu.

Ini merupakan hasil dari perubahan pola pengolahan sampah yang sebelumnya menerapkan sistem kumpul-angkut-buang, kini menjadi sistem pemilahan.

Kepala TPST Nyengseret, Tati Haryati menjelaskan, TPST beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan pengumpulan sampah dilakukan hingga pukul 15.00 WIB. Saat ini, TPST Nyengseret memiliki total 51 pegawai yang bertugas dalam pengolahan sampah.

Sampah yang masuk ke TPST pertama-tama ditimbang, kemudian dimasukkan ke dalam mesin pemilahan. Hasil pemilahannya terbagi menjadi dua jenis, yaitu organik dan anorganik, dengan tindak lanjut sebagai berikut:

Baca Juga:  Cerita Pemudik Motor, Rela Habiskan Waktu 6 Jam Bandung-Cirebon Demi Pulang Kampung

1. Sampah organik

Dikirim ke eks TPA Jelekong untuk diolah menjadi material pupuk organik dan media tanam. TPST bekerja sama dengan vendor serta memanfaatkan lahan di eks TPA Jelekong sebagai tempat produksi.

2. Sampah anorganik

Sampah bernilai tinggi (high value) disalurkan ke pengepul, sementara sampah bernilai rendah (low value) dikirim ke TPST Tegallega untuk dikelola lebih lanjut.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat, Kios Sepatu di Cibaduyut Dilalap Si Jago Merah

Meski sistem pemilahan sudah berjalan, Tati menuturkan, pemilahan dari rumah masih sangat diperlukan.

“Residu yang masuk ke TPST masih cukup banyak. Kalau bisa, warga mulai memilah sampah sejak dari rumah,” ucap Tati, Sabtu (1/2/2025).

Sejak 11 Januari, TPST Nyengseret telah berhasil mengolah sekitar 16,5 ton sampah per hari, atau sekitar 54% dari target yang ditetapkan, yaitu 30 ton.

Baca Juga:  Keren! Mural Kolong Flyover Pasupati Bakal Jadi Terpanjang di Indonesia

Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas sistem baru dalam mengurangi sampah yang berakhir di TPA. Jumlah ini terus diupayakan agar meningkat, sehingga potensi kiriman sampah ke TPA bisa lebih ditekan lagi.

Sebagai langkah lanjutan, Tati mengajak warga Bandung untuk lebih aktif memilah sampah, terutama sampah bernilai ekonomi.

“Sampah yang masih memiliki nilai jual jangan langsung dibuang ke TPS, lebih baik dikumpulkan dan dijual ke bank sampah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.