bukamata.id – Seorang pelajar SMK berinisial ZA (17) ditemukan tewas bersimbah darah di pelataran sebuah bengkel di kawasan Jalan Cikuda, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pada Jumat malam (1/8/2025). Korban diketahui tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di lokasi tersebut.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. ZA disebut menjadi korban pembacokan oleh TN (19), pria yang dikenal sebagai teman sepermainannya. Dugaan sementara, aksi brutal itu dilatarbelakangi persoalan asmara.
Kapolsek Panyileukan, Kompol Kurniawan, menyatakan bahwa pelaku TN berhasil diamankan kurang dari tiga jam setelah kejadian. Ia diringkus di rumahnya yang terletak di wilayah Palasari, Cibiru.
“Pelaku ditangkap sebelum tengah malam di kediamannya di Palasari. Motifnya diduga karena cemburu terhadap perempuan,” jelas Kurniawan pada Sabtu (2/8/2025).
Menurut hasil penyelidikan, kejadian bermula saat korban dan pelaku saling menantang untuk bertemu. Sesampainya di lokasi, ZA lebih dulu memukul TN. Tak terima, TN membalas dengan mencabut senjata tajam jenis celurit dan menyabetkan ke tubuh korban.
ZA menderita luka parah di bagian punggung dan diduga meninggal di tempat akibat luka tusukan yang cukup dalam. Warga sekitar yang pertama kali menemukan tubuh ZA segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Asep Somantri (59), Ketua RW setempat, mengaku mendapat informasi dari warga yang melihat korban dalam kondisi tergeletak tak bergerak.
“Saat dicek, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Ada luka tusuk di dada yang kemungkinan mengenai jantung,” ungkap Asep.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk keperluan autopsi. Sementara itu, TN kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mengungkap motif dan kronologi lengkap peristiwa berdarah tersebut.
Polisi juga tengah mendalami apakah pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya atau murni terjadi secara spontan akibat emosi sesaat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











