Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger Pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya, Kemenham Jabar Soroti Penistaan Agama hingga Aksi Anarkis

Kamis, 9 April 2026 16:30 WIB

Komisi III DPRD Jabar Dorong bank bjb Padalarang Segera Tempati Gedung Baru Demi Kenyamanan Nasabah

Kamis, 9 April 2026 16:24 WIB
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Viral! Siswa Dayeuhkolot Kembalikan Makan Bergizi Gratis, Diduga Basi

Kamis, 9 April 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger Pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya, Kemenham Jabar Soroti Penistaan Agama hingga Aksi Anarkis
  • Komisi III DPRD Jabar Dorong bank bjb Padalarang Segera Tempati Gedung Baru Demi Kenyamanan Nasabah
  • Viral! Siswa Dayeuhkolot Kembalikan Makan Bergizi Gratis, Diduga Basi
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Bocoran CPNS Bea Cukai 2026: Rekrut 300 Personel Teknis Lapangan Khusus Lulusan SMA
  • Ramon Tanque Warning! Persib Kontra ‘8 Final’, Bali United Jadi Ujian Berat
  • Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat
  • Tragedi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Gelang Digunting Tanpa Cek Identitas, Nyawa Bayi Jadi Taruhan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 9 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Gelang Digunting Tanpa Cek Identitas, Nyawa Bayi Jadi Taruhan!

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 9 April 2026 14:53 WIB3 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang ibu bernama Nina Salehah, warga Kota Cimahi, Jawa Barat, mengaku hampir kehilangan bayi yang baru dilahirkannya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu (8/4/2026)

Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kelalaian petugas rumah sakit saat proses pemulangan bayi dari ruang NICU.

Nina menjelaskan, bayinya awalnya lahir di rumah sakit Unpad di Bandung dan sempat diperbolehkan pulang. Namun beberapa hari kemudian, kondisi bayi mengalami ruam dan kuning sehingga harus kembali mendapatkan perawatan.

“Saya ke UGD, tapi tidak bisa dirujuk karena katanya penuh. Sempat diarahkan ke rumah sakit lain juga, tapi tidak ada konfirmasi. Akhirnya saya inisiatif bawa ke RSHS,” ujar Nina saat ditemui bukamata.id di kediamannya di Jl. Terusan Nanjung, Gg. H Manaf, RT03/RW12, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Kamis (9/4/2026).

Baca Juga:  Di Tengah Kemarau Panjang, Sisa Cadangan Pangan Kota Cimahi Hanya 32 Ton

Setibanya di RSHS, bayinya langsung mendapatkan penanganan dan dirawat di ruang NICU selama kurang lebih lima hari.

Insiden terjadi saat Nina bersiap menjemput bayinya yang dinyatakan sudah boleh pulang setelah mendapat konfirmasi dari pihak RSHS.

Ia mengaku sudah menunggu cukup lama tanpa kepastian, hingga akhirnya sempat meninggalkan ruangan sebentar. Namun saat kembali, ia terkejut melihat anaknya sudah berada ditangan orang yang tak ia kenal.

“Saya lihat ada ibu yang sudah menggendong bayi. Saya perhatikan bajunya, selimutnya, topinya, kok mirip. Pas saya lihat wajahnya, ternyata itu anak saya,” katanya.

Nina langsung berteriak dan memanggil perawat. “Saya bilang, ‘Itu anak saya.’ Tapi suster bilang tadi sudah dipanggil nama saya, tidak ada respons, jadi bayinya diberikan ke ibu tersebut,” lanjutnya.

Yang membuat Nina semakin terkejut, menurutnya gelang identitas bayi bahkan sudah dilepas sebelum diberikan kepada orang lain.

Baca Juga:  TPST, Jalan Keluar Masalah Sampah di Kota Cimahi

“Saya dengar gelangnya sudah digunting. Padahal administrasi belum selesai, surat pulang juga belum ada,” ungkapnya.

Ia menilai kejadian tersebut bukan hal sepele karena menyangkut keselamatan bayi.

Setelah kejadian, Nina mengaku belum ada pernintaan maaf resmi dari pihak rumah sakit, hanya Suster yang sedang bertugas sempat meminta maaf tanpa penjelasan yang rinci terkait kesalahan prosedur.

“Saya protes, tapi hanya diminta maaf dan malah disuruh tidak berisik. Katanya ini jadi pelajaran,” ujarnya.

Sementara itu, ibu yang sempat menggendong bayi tersebut disebut Nina tidak memberikan respons berarti dan cenderung menghindar.

Dalam kondisi masih syok, Nina memutuskan untuk tidak langsung melapor secara formal. Ia memilih menyampaikan kejadian tersebut melalui media sosial agar menjadi perhatian publik.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Ditutup Imbas Kebakaran, 40 Truk di Kota Cimahi Antre Kirim Sampah

“Saya bingung harus melapor ke mana. Jadi saya sampaikan saja supaya ini jadi evaluasi,” katanya.

Nina berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Ia meminta adanya perbaikan sistem dan peningkatan pengawasan di rumah sakit, khususnya dalam penanganan bayi.

“Ini bukan hal kecil, ini menyangkut keselamatan anak. Saya harap ke depan lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen dan humas RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan guna memberikan ruang bagi pihak rumah sakit untuk menjelaskan kronologi dari sudut pandang medis dan administratif, sekaligus memastikan langkah evaluasi yang akan diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bayi Nyaris Tertukar berita bandung hari ini Kelalaian Rumah Sakit Kota Cimahi malapraktik RSHS Bandung SOP Rumah Sakit
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya, Kemenham Jabar Soroti Penistaan Agama hingga Aksi Anarkis

Komisi III DPRD Jabar Dorong bank bjb Padalarang Segera Tempati Gedung Baru Demi Kenyamanan Nasabah

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Viral! Siswa Dayeuhkolot Kembalikan Makan Bergizi Gratis, Diduga Basi

Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat

Aktivasi DIGI Bank BJB, Dapatkan Sembako Murah Rp10 Ribu

Ledakan Dahsyat Hancurkan Lapangan Padel di Bogor, Gedung SD Ikut Rontok

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Jadwal Persib vs Bali United: Ujian Berat Maung Bandung di GBLA, Duel Perebutan Poin Krusial!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
  • Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.