Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Rabu, 28 Oktober 2026 18:03 WIB

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Rabu, 28 Oktober 2026 17:38 WIB

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 16:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 9 April 2026 15:15 WIB3 Mins Read
Nina Salehah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rasa kecewa dan syok masih dirasakan Nina Salehah, seorang ibu yang hampir kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada Rabu (8/4/2026).

Ditemui bukamata.id di kediamannya di Jalan Terusan Nanjung, Kota Cimahi, Nina mengungkapkan detik-detik saat bayinya sempat diberikan kepada orang lain oleh perawat.

Menurutnya, perawat sempat berdalih bahwa bayi tersebut diserahkan karena tidak ada respons saat nama Nina dipanggil.

“Suster bilang tadi sudah dipanggil nama saya, tapi tidak ada respons, jadi bayinya diberikan ke ibu itu,” ujar Nina pada Kamis (9/4/2026).

Namun, tak lama setelah itu, pihak perawat menyadari kesalahan dan mengakui bahwa bayi tersebut bukan milik orang yang menggendongnya.

Baca Juga:  Terungkap! Dokter Priguna Tersangka Tunggal Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung

“Suster akhirnya bilang itu memang bukan anak ibu tersebut, dan meminta maaf karena salah memberikan bayi,” lanjutnya.

Nina mengaku tidak bisa menerima kejadian tersebut begitu saja. Ia mempertanyakan bagaimana bayi bisa diserahkan tanpa prosedur yang jelas.

“Saya protes, kenapa bisa begitu saja diberikan. Anak saya sudah ada di luar, padahal surat kepulangan belum ada, belum resmi keluar,” tegasnya.

Yang membuatnya semakin terpukul, ia mendengar bahwa gelang identitas bayinya sudah dilepas sebelum diberikan kepada orang lain.

“Bahkan saya dengar gelang identitasnya sudah digunting. Itu yang membuat saya semakin kaget,” ungkap Nina.

Ia pun menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan persoalan sepele.

Baca Juga:  Tragedi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Gelang Digunting Tanpa Cek Identitas, Nyawa Bayi Jadi Taruhan!

“Saya bilang, ini bukan hal kecil, ini anak saya,” katanya.

Alih-alih mendapatkan penjelasan menyeluruh, Nina mengaku hanya menerima permintaan maaf tanpa kejelasan terkait kesalahan prosedur.

“Responsnya hanya minta maaf. Tidak ada penjelasan detail. Malah saya diminta untuk tidak berisik,” ujarnya.

Menurut Nina, pihak rumah sakit hanya menyampaikan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Nina juga menyoroti tidak adanya penjelasan sejak awal terkait prosedur pemulangan bayi.

“Harusnya dijelaskan, misalnya menunggu surat izin pulang baru bayi boleh dibawa. Tapi ini tidak,” katanya.

Ia menyebut, bayinya bahkan sudah sempat dibawa keluar ruangan, padahal proses administrasi belum selesai sepenuhnya.

Pasca kejadian tersebut, Nina mengaku mengalami syok berat dan belum bisa kembali tenang. “Saya masih kepikiran terus. Sampai sekarang juga belum bisa tidur,” ucapnya lirih.

Baca Juga:  Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat menyangkut keselamatan bayi serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen dan humas RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan guna memberikan ruang bagi pihak rumah sakit untuk menjelaskan kronologi dari sudut pandang medis dan administratif, sekaligus memastikan langkah evaluasi yang akan diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.