Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor

Senin, 13 Juli 2026 19:48 WIB

Teka-teki Masa Depan Frans Putros di Persib: Igor Tolic Beri Sinyal Ini

Senin, 13 Juli 2026 19:33 WIB

Kesan Pertama Luka Menalo di Bandung: Dari Cuaca Sempurna hingga Target Juara

Senin, 13 Juli 2026 18:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor
  • Teka-teki Masa Depan Frans Putros di Persib: Igor Tolic Beri Sinyal Ini
  • Kesan Pertama Luka Menalo di Bandung: Dari Cuaca Sempurna hingga Target Juara
  • Update Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026: Cek Faktanya di Sini
  • Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia
  • Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut
  • Head to Head Prancis vs Spanyol: Adu Tajam Les Bleus Melawan Pertahanan Solid La Roja
  • Prancis Siap Redam Lamine Yamal! Konate Sebut Spanyol Kuat, Tapi Les Bleus Ingin ke Final
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 9 April 2026 15:15 WIB3 Mins Read
Nina Salehah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rasa kecewa dan syok masih dirasakan Nina Salehah, seorang ibu yang hampir kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada Rabu (8/4/2026).

Ditemui bukamata.id di kediamannya di Jalan Terusan Nanjung, Kota Cimahi, Nina mengungkapkan detik-detik saat bayinya sempat diberikan kepada orang lain oleh perawat.

Menurutnya, perawat sempat berdalih bahwa bayi tersebut diserahkan karena tidak ada respons saat nama Nina dipanggil.

“Suster bilang tadi sudah dipanggil nama saya, tapi tidak ada respons, jadi bayinya diberikan ke ibu itu,” ujar Nina pada Kamis (9/4/2026).

Namun, tak lama setelah itu, pihak perawat menyadari kesalahan dan mengakui bahwa bayi tersebut bukan milik orang yang menggendongnya.

Baca Juga:  Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

“Suster akhirnya bilang itu memang bukan anak ibu tersebut, dan meminta maaf karena salah memberikan bayi,” lanjutnya.

Nina mengaku tidak bisa menerima kejadian tersebut begitu saja. Ia mempertanyakan bagaimana bayi bisa diserahkan tanpa prosedur yang jelas.

“Saya protes, kenapa bisa begitu saja diberikan. Anak saya sudah ada di luar, padahal surat kepulangan belum ada, belum resmi keluar,” tegasnya.

Yang membuatnya semakin terpukul, ia mendengar bahwa gelang identitas bayinya sudah dilepas sebelum diberikan kepada orang lain.

“Bahkan saya dengar gelang identitasnya sudah digunting. Itu yang membuat saya semakin kaget,” ungkap Nina.

Ia pun menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan persoalan sepele.

Baca Juga:  Polisi Turun Tangan Selidiki SOP RSHS Bandung Buntut Kasus Bayi Nyaris Tertukar

“Saya bilang, ini bukan hal kecil, ini anak saya,” katanya.

Alih-alih mendapatkan penjelasan menyeluruh, Nina mengaku hanya menerima permintaan maaf tanpa kejelasan terkait kesalahan prosedur.

“Responsnya hanya minta maaf. Tidak ada penjelasan detail. Malah saya diminta untuk tidak berisik,” ujarnya.

Menurut Nina, pihak rumah sakit hanya menyampaikan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Nina juga menyoroti tidak adanya penjelasan sejak awal terkait prosedur pemulangan bayi.

“Harusnya dijelaskan, misalnya menunggu surat izin pulang baru bayi boleh dibawa. Tapi ini tidak,” katanya.

Ia menyebut, bayinya bahkan sudah sempat dibawa keluar ruangan, padahal proses administrasi belum selesai sepenuhnya.

Pasca kejadian tersebut, Nina mengaku mengalami syok berat dan belum bisa kembali tenang. “Saya masih kepikiran terus. Sampai sekarang juga belum bisa tidur,” ucapnya lirih.

Baca Juga:  Kasus Pemerkosaan di RSHS Mandek? Ini Kata Polda Jabar

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat menyangkut keselamatan bayi serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen dan humas RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan guna memberikan ruang bagi pihak rumah sakit untuk menjelaskan kronologi dari sudut pandang medis dan administratif, sekaligus memastikan langkah evaluasi yang akan diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keamanan Bayi Malprosedur Rumah Sakit Nina Salehah RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor

Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia

Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut

Heboh Bukit Ciwidey Memutih Bak Negeri Salju, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya

Horor di Ketinggian: Kaca Jendela Pesawat Ryanair Pecah, Masker Oksigen Terjun

Teror Bom di Hari Pertama Sekolah: Polisi Buru Pelaku, Identitas Sudah Dikantongi

Terpopuler
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.