Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Sapi Matilda: Bertingkah Aneh & Berbobot Jumbo, Ternyata Reinkarnasi Anak Bos Kaya?

Kamis, 28 Mei 2026 19:37 WIB
Federico Barba

Masa Depan Federico Barba di Persib Masih Abu-Abu, Eropa Memanggil?

Kamis, 28 Mei 2026 19:18 WIB

Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi

Kamis, 28 Mei 2026 18:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Sapi Matilda: Bertingkah Aneh & Berbobot Jumbo, Ternyata Reinkarnasi Anak Bos Kaya?
  • Masa Depan Federico Barba di Persib Masih Abu-Abu, Eropa Memanggil?
  • Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi
  • Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Viral Aksi Penganiayaan saat Konvoi Persib, Viking Persib Club: Sanksi Berat, Kartu Anggota Dicabut!
  • Pesta Juara Persib Bandung Tercoreng Aksi Pemukulan Oknum Bobotoh di Jalan Merdeka
  • Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal Salah Kasih Bayi di RSHS Bandung: Sudah Lalai, Ibu Korban Malah Diminta Tak Berisik oleh Perawat

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 9 April 2026 15:15 WIB3 Mins Read
Nina Salehah. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rasa kecewa dan syok masih dirasakan Nina Salehah, seorang ibu yang hampir kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) pada Rabu (8/4/2026).

Ditemui bukamata.id di kediamannya di Jalan Terusan Nanjung, Kota Cimahi, Nina mengungkapkan detik-detik saat bayinya sempat diberikan kepada orang lain oleh perawat.

Menurutnya, perawat sempat berdalih bahwa bayi tersebut diserahkan karena tidak ada respons saat nama Nina dipanggil.

“Suster bilang tadi sudah dipanggil nama saya, tapi tidak ada respons, jadi bayinya diberikan ke ibu itu,” ujar Nina pada Kamis (9/4/2026).

Namun, tak lama setelah itu, pihak perawat menyadari kesalahan dan mengakui bahwa bayi tersebut bukan milik orang yang menggendongnya.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Hasil Tes Kejiwaan Dokter PPDS Pemerkosa Anak Pasien: Diduga Kelainan Seksual

“Suster akhirnya bilang itu memang bukan anak ibu tersebut, dan meminta maaf karena salah memberikan bayi,” lanjutnya.

Nina mengaku tidak bisa menerima kejadian tersebut begitu saja. Ia mempertanyakan bagaimana bayi bisa diserahkan tanpa prosedur yang jelas.

“Saya protes, kenapa bisa begitu saja diberikan. Anak saya sudah ada di luar, padahal surat kepulangan belum ada, belum resmi keluar,” tegasnya.

Yang membuatnya semakin terpukul, ia mendengar bahwa gelang identitas bayinya sudah dilepas sebelum diberikan kepada orang lain.

“Bahkan saya dengar gelang identitasnya sudah digunting. Itu yang membuat saya semakin kaget,” ungkap Nina.

Ia pun menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan persoalan sepele.

Baca Juga:  Polda Jabar akan Gelar Rekonstruksi Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung

“Saya bilang, ini bukan hal kecil, ini anak saya,” katanya.

Alih-alih mendapatkan penjelasan menyeluruh, Nina mengaku hanya menerima permintaan maaf tanpa kejelasan terkait kesalahan prosedur.

“Responsnya hanya minta maaf. Tidak ada penjelasan detail. Malah saya diminta untuk tidak berisik,” ujarnya.

Menurut Nina, pihak rumah sakit hanya menyampaikan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

Nina juga menyoroti tidak adanya penjelasan sejak awal terkait prosedur pemulangan bayi.

“Harusnya dijelaskan, misalnya menunggu surat izin pulang baru bayi boleh dibawa. Tapi ini tidak,” katanya.

Ia menyebut, bayinya bahkan sudah sempat dibawa keluar ruangan, padahal proses administrasi belum selesai sepenuhnya.

Pasca kejadian tersebut, Nina mengaku mengalami syok berat dan belum bisa kembali tenang. “Saya masih kepikiran terus. Sampai sekarang juga belum bisa tidur,” ucapnya lirih.

Baca Juga:  Korban Kekerasan Seksual RSHS Temui Gubernur, Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat menyangkut keselamatan bayi serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen dan humas RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan guna memberikan ruang bagi pihak rumah sakit untuk menjelaskan kronologi dari sudut pandang medis dan administratif, sekaligus memastikan langkah evaluasi yang akan diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Keamanan Bayi Malprosedur Rumah Sakit Nina Salehah RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.