Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:04 WIB

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Sabtu, 31 Oktober 2026 15:39 WIB

Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik

Sabtu, 31 Oktober 2026 15:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
  • Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025
  • Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Pemerkosaan di RSHS Mandek? Ini Kata Polda Jabar

By SusanaKamis, 10 Juli 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang dokter residen (PPDS) dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang bertugas di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Berkas perkara doktor Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi FK Unpad, Priguna Anugrah Pratama, atas kasus dugaan pemerkosaan pasien di RSHS Bandung, belum dinyatakan lengkap (P21). Berkas masih bolak-balik antara Polda Jabar dan Kejati Jabar.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar menyerahkan dokumen tersebut ke Kejati pada 10 Juni 2025. Namun, Kejati mengembalikan berkas ke penyidik untuk dilengkapi melalui surat P19.

“Proses penyidikan sudah tuntas. Namun jaksa meminta keterangan saksi tambahan. Kami sudah melengkapi dan menyerahkan kembali sekitar dua minggu lalu,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kamis (10/7/2025).

Masalah seputar kelengkapan saksi ini kini masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari jaksa. Proses penyidikan dikonfirmasi tidak berhenti, meski sedang menunggu koordinasi dan konfirmasi Kejati Jabar.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus

Modus Transfusi Darah, 4 Korban Terungkap

Kasus ini terungkap setelah satu korban melapor. Priguna diduga menggunakan modus transfusi darah sebagai cara memperdaya pasien dan meracuni dengan obat bius di ruang 711 Gedung MCHC RSHS Bandung, lantai 7.

Baca Juga:  Berdamai, Polda Jabar Pastikan Proses Pemeriksaan 4 Polisi Salah Tangkap Tetap Berlangsung

Penyelidikan menemukan minimal empat korban, pasien dan anggota keluarga pasien. Pelaku ditangkap di sebuah apartemen di Bandung.

DNA Match dan Barang Bukti Kuat

Menurut tim Pusdokkes Mabes Polri, DNA sperma yang ditemukan di kondom dan di tiga tempat tidur (bed 2, 3, 4, ruang 711) cocok dengan profil DNA Priguna.

“Dari hasil DNA, bisa dipastikan pelaku hanya satu orang, tidak ada DNA pria lain,” ujar Kombes Pol Surawan.

Hasil toksikologi dari uji laboratorium terhadap darah korban saat ini masih dalam proses. Polda Jabar menyatakan akan merilis hasil lengkap dari Puslabfor setelah terverifikas

Baca Juga:  Sempat Kabur ke Banten, Pelarian Taufik Hidayat Kandas Akibat Transaksi Online

Tunggu Status P21 dan Agenda Sidang

Setelah berkas dinyatakan lengkap (P21), Kejati Jabar akan menunjuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengajukan dakwaan. Dengan itu, kasus ini akan dilanjutkan ke meja hijau.

Polda Jabar memastikan proses hukum berjalan transparan, tegas, dan tidak pandang bulu, terlepas dari latar belakang pelaku sebagai tenaga medis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.