Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral! Siswa Dayeuhkolot Kembalikan Makan Bergizi Gratis, Diduga Basi

By SusanaKamis, 9 April 2026 16:02 WIB2 Mins Read
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah siswa SMP di SMPN 1 Dayeuhkolot dikabarkan mengembalikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citeureup. Makanan tersebut diduga berbau tidak sedap dan tidak layak konsumsi.

Insiden ini kemudian menjadi perhatian publik setelah video dan laporan kejadian beredar luas di lingkungan sekolah dan media sosial.

Temuan Awal: Sebagian Makanan Diduga Basi

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, menyampaikan bahwa hasil pengecekan sementara menunjukkan kondisi makanan tidak seragam. Sebagian menu ditemukan dalam kondisi kurang layak, sementara sebagian lainnya masih aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga:  Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat

“Memang ada yang berbau seperti sudah basi, tapi ada juga yang masih aman,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, terdapat perbedaan kualitas pada beberapa kelompok produksi makanan, sehingga hanya sebagian paket yang mengalami penurunan kualitas.

Didistribusikan ke Sejumlah Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis tersebut tidak hanya disalurkan ke satu sekolah, tetapi juga ke beberapa titik pendidikan lainnya. Total penerima meliputi dua SMP, tiga SD, serta beberapa TK dan posyandu di wilayah sekitar.

Baca Juga:  Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya

Namun, karena kualitas makanan dipertanyakan, sebagian besar paket dilaporkan tidak dikonsumsi dan dikembalikan ke pihak SPPG Citeureup.

Belum Ada Laporan Keracunan

Hingga saat ini, belum ditemukan laporan adanya siswa yang mengalami keracunan akibat konsumsi makanan tersebut. Meski demikian, pihak terkait tetap melakukan evaluasi terhadap distribusi dan kualitas makanan.

Menu yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam berbumbu, sayuran seperti wortel dan mentimun, serta buah melon.

Keluhan Siswa Soal Bau Makanan

Keluhan juga muncul dari para siswa yang menerima paket makanan tersebut. Dalam sebuah video yang beredar, salah satu siswa menyebut aroma makanan tidak sedap.

Baca Juga:  Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi

“MBG-nya bau kelek,” ujar seorang siswa dalam video yang viral tersebut.

Evaluasi Program Pemenuhan Gizi

Program Makan Bergizi Gratis sejatinya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi pelajar. Namun, kejadian ini menjadi perhatian karena kualitas kesegaran makanan dinilai perlu pengawasan lebih ketat.

Pihak terkait diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh agar distribusi makanan bergizi dapat berjalan sesuai standar dan tidak menimbulkan keluhan di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.