Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Kamis, 28 Mei 2026 16:35 WIB

Kuliner Bandung Terbaik! 5 Tempat Lesehan Nyaman dan Ramah Keluarga

Kamis, 28 Mei 2026 15:11 WIB
Pelatih Persib, Bojan Hodak.

Mundur dari Persib, Bojan Hodak Siapkan Fondasi untuk Era Igor Tolic

Kamis, 28 Mei 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung
  • Kuliner Bandung Terbaik! 5 Tempat Lesehan Nyaman dan Ramah Keluarga
  • Mundur dari Persib, Bojan Hodak Siapkan Fondasi untuk Era Igor Tolic
  • Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!
  • Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo
  • Loyalitas Tak Sia-sia! Dedi Kusnandar Antar Persib Ukir Sejarah Besar
  • Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858
  • Hati-Hati! Link Video Rok Hijau Viral Disebut Banyak Mengandung Malware
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: Gelang Digunting Tanpa Cek Identitas, Nyawa Bayi Jadi Taruhan!

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 9 April 2026 14:53 WIB3 Mins Read
Nina Salehah bersama sang bayi yang nyaris tertukar di RSHS Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang ibu bernama Nina Salehah, warga Kota Cimahi, Jawa Barat, mengaku hampir kehilangan bayi yang baru dilahirkannya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu (8/4/2026)

Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kelalaian petugas rumah sakit saat proses pemulangan bayi dari ruang NICU.

Nina menjelaskan, bayinya awalnya lahir di rumah sakit Unpad di Bandung dan sempat diperbolehkan pulang. Namun beberapa hari kemudian, kondisi bayi mengalami ruam dan kuning sehingga harus kembali mendapatkan perawatan.

“Saya ke UGD, tapi tidak bisa dirujuk karena katanya penuh. Sempat diarahkan ke rumah sakit lain juga, tapi tidak ada konfirmasi. Akhirnya saya inisiatif bawa ke RSHS,” ujar Nina saat ditemui bukamata.id di kediamannya di Jl. Terusan Nanjung, Gg. H Manaf, RT03/RW12, Kota Cimahi, Jawa Barat pada Kamis (9/4/2026).

Setibanya di RSHS, bayinya langsung mendapatkan penanganan dan dirawat di ruang NICU selama kurang lebih lima hari.

Baca Juga:  Tahun Ini, Pemkot Cimahi Targetkan Pajak BPHTB Tembus Rp44 Miliar

Insiden terjadi saat Nina bersiap menjemput bayinya yang dinyatakan sudah boleh pulang setelah mendapat konfirmasi dari pihak RSHS.

Ia mengaku sudah menunggu cukup lama tanpa kepastian, hingga akhirnya sempat meninggalkan ruangan sebentar. Namun saat kembali, ia terkejut melihat anaknya sudah berada ditangan orang yang tak ia kenal.

“Saya lihat ada ibu yang sudah menggendong bayi. Saya perhatikan bajunya, selimutnya, topinya, kok mirip. Pas saya lihat wajahnya, ternyata itu anak saya,” katanya.

Nina langsung berteriak dan memanggil perawat. “Saya bilang, ‘Itu anak saya.’ Tapi suster bilang tadi sudah dipanggil nama saya, tidak ada respons, jadi bayinya diberikan ke ibu tersebut,” lanjutnya.

Yang membuat Nina semakin terkejut, menurutnya gelang identitas bayi bahkan sudah dilepas sebelum diberikan kepada orang lain.

Baca Juga:  Lantik Budi Raharja Jadi Pj Sekda Kota Cimahi, Ini Pesan Dicky Saromi

“Saya dengar gelangnya sudah digunting. Padahal administrasi belum selesai, surat pulang juga belum ada,” ungkapnya.

Ia menilai kejadian tersebut bukan hal sepele karena menyangkut keselamatan bayi.

Setelah kejadian, Nina mengaku belum ada pernintaan maaf resmi dari pihak rumah sakit, hanya Suster yang sedang bertugas sempat meminta maaf tanpa penjelasan yang rinci terkait kesalahan prosedur.

“Saya protes, tapi hanya diminta maaf dan malah disuruh tidak berisik. Katanya ini jadi pelajaran,” ujarnya.

Sementara itu, ibu yang sempat menggendong bayi tersebut disebut Nina tidak memberikan respons berarti dan cenderung menghindar.

Dalam kondisi masih syok, Nina memutuskan untuk tidak langsung melapor secara formal. Ia memilih menyampaikan kejadian tersebut melalui media sosial agar menjadi perhatian publik.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

“Saya bingung harus melapor ke mana. Jadi saya sampaikan saja supaya ini jadi evaluasi,” katanya.

Nina berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Ia meminta adanya perbaikan sistem dan peningkatan pengawasan di rumah sakit, khususnya dalam penanganan bayi.

“Ini bukan hal kecil, ini menyangkut keselamatan anak. Saya harap ke depan lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen dan humas RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan klarifikasi serta penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran prosedur tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan guna memberikan ruang bagi pihak rumah sakit untuk menjelaskan kronologi dari sudut pandang medis dan administratif, sekaligus memastikan langkah evaluasi yang akan diambil agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bayi Nyaris Tertukar berita bandung hari ini Kelalaian Rumah Sakit Kota Cimahi malapraktik RSHS Bandung SOP Rumah Sakit
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.