Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey

Selasa, 17 Maret 2026 11:18 WIB

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Selasa, 17 Maret 2026 11:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Selasa, 17 Maret 2026 10:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey
  • Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Uang Kembali, Dedi Mulyadi Tetap Kejar Dalang Pemotongan Kompensasi Sopir Angkot

By SusanaSenin, 7 April 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan update terkait kasus dugaan pemotongan kompensasi yang menimpa sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di wilayah Bogor.

Dugaan ini mencuat setelah beredar kabar bahwa para sopir diminta uang sebesar Rp200 ribu oleh oknum di jalur tertentu.

Menurut Dedi, saat ini Polres Bogor telah melakukan proses pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran di balik kasus tersebut.

“Masalah di Bogor, Polres sudah melakukan pemeriksaan. Nanti dari pemeriksaan tersebut akan disimpulkan siapa sebenarnya yang melakukan pemotongan atau bukan pemotongan, siapa yang meminta uang Rp200 ribu kepada setiap sopir angkot di jalur tertentu. Karena pengakuannya tidak terjadi di semua jalur,” jelas Dedi, dikutip dari akun Instagram @dedimulyadi71, Senin (7/4/2025).

Baca Juga:  Viral! Dedi Mulyadi Skakmat Aqua: Airnya Disedot, Pohonnya Ditebang!

Lebih lanjut, Dedi juga menyampaikan bahwa Kepala Bidang Perhubungan setempat membantah terlibat dalam dugaan praktik pemotongan kompensasi tersebut.

“Kepala bidang perhubungannya sudah menyampaikan bahwa dia tidak melakukan tindakan-tindakan yang bersifat meminta ataupun memotong, bahkan menerima pun tidak. Bahkan dia sangat berharap semuanya diproses di kepolisian agar bisa berjalan secara objektif,” tambahnya.

Dedi menegaskan bahwa meskipun uang yang diminta telah dikembalikan, proses hukum tetap perlu berjalan agar kasus ini terang-benderang dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Nanti biarkan Polres Bogor yang memberikan penjelasan siapa yang bersalah dalam masalah ini. Walaupun uangnya sudah dikembalikan, ini kan bisa memberikan klarifikasi kepada publik, dan tindakannya tidak boleh terulang lagi,” tegasnya.

Baca Juga:  Sat Set, Cagub Dedi Mulyadi Perbaiki Jembatan Mangkrak di Tasikmalaya

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tindakan pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di Kabupaten Bogor adalah bentuk premanisme yang tidak dapat ditoleransi, meskipun uang yang sempat dipotong telah dikembalikan.

“Alhamdulillah kabarnya uangnya sudah dikembalikan. Tapi tetap, itu tindakan premanisme, meski dilakukan oleh pegawai berseragam atau kelompok organisasi,” ujar Dedi melalui akun Instagram resminya @dedimulyadi71, Sabtu (5/4/2025).

Meski begitu, Dedi Mulyadi menyatakan, proses hukum terhadap pelaku tetap akan dilanjutkan. Ia juga meminta Dinas Perhubungan dan Organda Jabar untuk menelusuri serta mengusut tuntas kejadian tersebut.

Baca Juga:  Kerja Sama Dedi Mulyadi dan KSAD Dipertanyakan, Dinilai Langgar UU TNI

Dedi menyampaikan keprihatinannya atas ulah oknum yang memotong sebesar Rp200 ribu dari dana kompensasi Rp1 juta yang diberikan kepada sopir angkot.

Untuk itu, ia mengambil dua langkah tegas. Pertama, mengganti langsung potongan uang tersebut kepada para sopir. Kedua, memproses hukum pelaku pemotongan, terlepas dari dalih sumbangan sukarela.

“Untuk yang memotong dengan alasan bantuan sukarela, Anda tidak bisa tenang sebab saya akan proses hukum. Saya tidak suka uang kecil dipotong lagi. Saya tidak suka hal yang bersifat premanisme,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi pemotongan kompensasi sopir angkot
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.