Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?

Selasa, 17 Maret 2026 05:00 WIB
Video Viral Ukhti Mukena Pink

Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor

Selasa, 17 Maret 2026 04:00 WIB

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Bencana Nagreg: BPBD Pastikan Jalur Utama Masih Lumpuh, Warga Diimbau Mengungsi

By SusanaSenin, 19 Mei 2025 16:00 WIB2 Mins Read
Bencana longsor yang terjadi di Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, pada Minggu malam (18/5/2025), menyebabkan kerusakan parah terhadap sejumlah bangunan. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana tanah longsor melanda Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Minggu malam (18/5/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan milik warga.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, longsor menimbun enam rumah warga serta satu kantor desa.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, hujan deras yang terus mengguyur kawasan itu selama beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama terjadinya longsor.

Baca Juga:  Bupati Bandung Prioritaskan Keselamatan Warga Pascabencana Longsor Nagreg

“Betul, kejadian terjadi tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB. Enam rumah dan satu kantor desa tertimbun material longsor,” ujar Uka saat meninjau lokasi pada Senin (19/5/2025).

Dalam kejadian ini, tiga warga menjadi korban dan langsung dievakuasi ke RSUD Cicalengka. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara satu orang masih menjalani perawatan medis.

BPBD bersama Muspika Kecamatan Nagreg telah melakukan pembersihan material longsor sejak Senin pagi. Kegiatan ini juga melibatkan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung serta BPBD Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Tanah Longsor Terjang Nagreg Bandung, Kantor Desa Rusak dan Tiga Warga Luka

“Alat berat dari PUTR dan BPBD Jabar akan segera diturunkan agar proses pembersihan bisa dipercepat. Kami juga telah menentukan lokasi pembuangan lumpur,” jelas Uka.

Akses jalan utama di sekitar lokasi longsor pun tertutup total, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Kondisi medan yang sulit juga memperlambat proses evakuasi dan pembersihan.

BPBD saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk melakukan pendataan cepat. Hasil kajian ini akan menjadi dasar penentuan status tanggap darurat.

Baca Juga:  BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Saat Longsor di Kawasan Curug Cimahi

“Kami masih menunggu laporan lengkap dari desa dan kecamatan. Setelah data terkumpul, kami akan rapat dengan Forkopimda untuk memutuskan apakah status tanggap darurat perlu diberlakukan,” tambahnya.

Uka juga mengingatkan warga untuk tetap siaga, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan longsor. Mengacu pada prakiraan BMKG, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau warga yang berada di area rawan untuk segera mengungsi. Tanah di sekitar lokasi sudah sangat labil dan berisiko longsor susulan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bangunan longsor Nagreg tertimbun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.