Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut

Rabu, 6 Mei 2026 15:52 WIB

Peringatan Keras! Bobotoh Dilarang Nyetadion di Laga Persija vs Persib di Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 15:50 WIB

Tekan Penyakit Kronis di Bandung, Farhan Tekankan Gaya Hidup Besih dan Sehat

Rabu, 6 Mei 2026 15:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut
  • Peringatan Keras! Bobotoh Dilarang Nyetadion di Laga Persija vs Persib di Samarinda
  • Tekan Penyakit Kronis di Bandung, Farhan Tekankan Gaya Hidup Besih dan Sehat
  • Langkah Baru Wali Kota Bandung: Siswa Wajib Aktif Bergerak 3 Kali Sepekan
  • Deadline Lewat! Dedi Mulyadi Siap Ambil Alih Bandung Zoo Demi Konservasi
  • Duel Klasik Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, Ini Alasan PT LIB Pilih Stadion Segiri
  • Dewasa Sebelum Waktunya! Bocah 9 Tahun Jualan dari Subuh, Berjuang Demi Bakti Almarhum Ayah
  • Viral Link Vell TikTok 8 Menit Diburu, Ternyata Banyak yang Palsu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 6 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Prioritaskan Keselamatan Warga Pascabencana Longsor Nagreg

By Aga GustianaSenin, 19 Mei 2025 17:46 WIB3 Mins Read
Bencana longsor yang terjadi di Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, pada Minggu malam (18/5/2025), menyebabkan kerusakan parah terhadap sejumlah bangunan. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah pascalongsor yang terjadi di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Minggu malam, 18 Mei 2025.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi bencana pada Senin (19/5), Dadang meminta agar seluruh warga di wilayah rawan longsor segera dievakuasi demi menghindari risiko korban jiwa.

“Yang paling utama sekarang adalah menyelamatkan dulu nyawa masyarakat. Infrastruktur bisa menyusul, tapi nyawa manusia tidak bisa diganti,” ujar Dadang kepada wartawan di lokasi kejadian.

Longsor Timpa Kantor Desa dan Rumah Warga

Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB menyebabkan kerusakan parah. Kantor Kepala Desa Nagreg Kendan dilaporkan ambruk, enam rumah warga tertimbun material longsor, dan puluhan kendaraan turut terdampak.

Baca Juga:  Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bandung 21 Maret 2025

Tiga warga mengalami luka-luka akibat kejadian ini. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang dari RSUD Cikopo Cicalengka, sementara satu korban lainnya masih dirawat secara intensif.

Evakuasi Warga dan Zona Rawan Longsor

Bupati menyebutkan bahwa terdapat sekitar 60 rumah lainnya yang berada di zona rawan longsor susulan. Ia meminta agar evakuasi dilakukan tanpa menunggu bencana terulang.

“Kami sudah minta agar warga di sekitar lokasi longsor segera dievakuasi. Jangan menunggu sampai kejadian berulang,” tegas Dadang.

Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, Pemkab Bandung menyiapkan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak, serta melakukan pendataan ulang terhadap rumah-rumah yang masuk zona rawan.

Baca Juga:  Cegah Longsor, Bey Machmudin Bakal Pasang Bronjong di TPU Cikutra

Pemerintahan Desa Dipindahkan ke Lokasi Sementara

Akibat ambruknya kantor desa, pelayanan pemerintahan sementara akan dialihkan ke tempat sewa atau kontrakan yang akan segera dicari.

“Kepala desa saya minta segera cari tempat kontrakan. Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu,” kata Dadang.

Pemeriksaan Lanjutan dan Kajian Teknis

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung tengah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah masih ada potensi pergerakan tanah di lokasi tersebut.

“Apakah masih ada potensi gerakan tanah atau sudah reda, nanti kita bicarakan. Yang jelas pada hari ini, kita menyelamatkan dulu nyawa manusia,” ujar Dadang.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bandung 28 Maret 2025

Sekolah Sementara Dialihkan

Pemerintah juga mengalihkan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah sekitar lokasi bencana ke tempat yang lebih aman. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelangsungan pendidikan tanpa mengorbankan keselamatan siswa dan guru.

“Untuk pindah ke lokasi yang aman, sehingga tidak ada kekhawatiran dalam kegiatan belajar mengajar,” imbuhnya.

Alat Berat Dikerahkan, Material Longsor Dibersihkan

Untuk mempercepat evakuasi dan membersihkan material longsor, Pemkab Bandung telah mengerahkan alat berat seperti buldozer, backhoe, dan dump truk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Selain itu, relawan, TNI, Polri, dan aparat desa turut bergotong royong dalam proses pembersihan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Dadang Supriatna Kabupaten Bandung longsor Nagreg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut

Tekan Penyakit Kronis di Bandung, Farhan Tekankan Gaya Hidup Besih dan Sehat

Langkah Baru Wali Kota Bandung: Siswa Wajib Aktif Bergerak 3 Kali Sepekan

Bandung Zoo

Deadline Lewat! Dedi Mulyadi Siap Ambil Alih Bandung Zoo Demi Konservasi

Dewasa Sebelum Waktunya! Bocah 9 Tahun Jualan dari Subuh, Berjuang Demi Bakti Almarhum Ayah

Nasib Boeing KC-135 Stratotanker Milik AS Masih Teka-teki Usai Pancarkan Sinyal Bahaya di Teluk Persia

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
  • Video Viral Bandar Batang Bergetar Terungkap! Pemeran Dijanjikan Rp250 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.