Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 08:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Prioritaskan Keselamatan Warga Pascabencana Longsor Nagreg

By Aga GustianaSenin, 19 Mei 2025 17:46 WIB3 Mins Read
Bencana longsor yang terjadi di Kampung Gunung Batu, Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, pada Minggu malam (18/5/2025), menyebabkan kerusakan parah terhadap sejumlah bangunan. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah pascalongsor yang terjadi di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Minggu malam, 18 Mei 2025.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi bencana pada Senin (19/5), Dadang meminta agar seluruh warga di wilayah rawan longsor segera dievakuasi demi menghindari risiko korban jiwa.

“Yang paling utama sekarang adalah menyelamatkan dulu nyawa masyarakat. Infrastruktur bisa menyusul, tapi nyawa manusia tidak bisa diganti,” ujar Dadang kepada wartawan di lokasi kejadian.

Longsor Timpa Kantor Desa dan Rumah Warga

Bencana longsor yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB menyebabkan kerusakan parah. Kantor Kepala Desa Nagreg Kendan dilaporkan ambruk, enam rumah warga tertimbun material longsor, dan puluhan kendaraan turut terdampak.

Baca Juga:  Pergeseran Suara, Elektabilitas Dadang Supriatna-Ali Syakieb Melejit Jelang Pilkada 2024

Tiga warga mengalami luka-luka akibat kejadian ini. Dua di antaranya telah diperbolehkan pulang dari RSUD Cikopo Cicalengka, sementara satu korban lainnya masih dirawat secara intensif.

Evakuasi Warga dan Zona Rawan Longsor

Bupati menyebutkan bahwa terdapat sekitar 60 rumah lainnya yang berada di zona rawan longsor susulan. Ia meminta agar evakuasi dilakukan tanpa menunggu bencana terulang.

“Kami sudah minta agar warga di sekitar lokasi longsor segera dievakuasi. Jangan menunggu sampai kejadian berulang,” tegas Dadang.

Sebagai bagian dari upaya tanggap darurat, Pemkab Bandung menyiapkan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak, serta melakukan pendataan ulang terhadap rumah-rumah yang masuk zona rawan.

Baca Juga:  Sebanyak 384 Jiwa Tempati Rusun Rancaekek dan Solokan Jeruk

Pemerintahan Desa Dipindahkan ke Lokasi Sementara

Akibat ambruknya kantor desa, pelayanan pemerintahan sementara akan dialihkan ke tempat sewa atau kontrakan yang akan segera dicari.

“Kepala desa saya minta segera cari tempat kontrakan. Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu,” kata Dadang.

Pemeriksaan Lanjutan dan Kajian Teknis

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung tengah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah masih ada potensi pergerakan tanah di lokasi tersebut.

“Apakah masih ada potensi gerakan tanah atau sudah reda, nanti kita bicarakan. Yang jelas pada hari ini, kita menyelamatkan dulu nyawa manusia,” ujar Dadang.

Sekolah Sementara Dialihkan

Pemerintah juga mengalihkan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah sekitar lokasi bencana ke tempat yang lebih aman. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelangsungan pendidikan tanpa mengorbankan keselamatan siswa dan guru.

Baca Juga:  Ribuan Guru Ngaji dan Tukang Ojek Antar Dadang Supriatna-Ali Syakieb Daftar ke KPU

“Untuk pindah ke lokasi yang aman, sehingga tidak ada kekhawatiran dalam kegiatan belajar mengajar,” imbuhnya.

Alat Berat Dikerahkan, Material Longsor Dibersihkan

Untuk mempercepat evakuasi dan membersihkan material longsor, Pemkab Bandung telah mengerahkan alat berat seperti buldozer, backhoe, dan dump truk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Selain itu, relawan, TNI, Polri, dan aparat desa turut bergotong royong dalam proses pembersihan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Dadang Supriatna Kabupaten Bandung longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.