bukamata.id – Ustad kondang asal Bandung, Evie Effendi, menyebut telah berdamai dengan anaknya terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret namanya.
Hal itu disampaikan Evie usai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polrestabes Bandung, Senin (10/11/2025). Ia diperiksa selama dua jam, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.
“Ya, tidak ada bekas anak, tidak ada bekas ayah. Itu saja kuncinya. Islah semuanya lewat mediasi, lewat konfrontir. Mestinya ini dilakukan dari awal, tapi mungkin takdir menjawabnya hari ini. Nuhun doanya semua, insyaallah semoga damai,” ujar Evie dengan nada lega.
Evie mengaku, proses mediasi menjadi jalan terbaik untuk mengakhiri ketegangan dengan sang anak, Nazwa Amalia Tsaqib, yang sebelumnya melaporkannya atas dugaan KDRT. Ia menilai perdamaian keluarga adalah langkah yang sejalan dengan nilai-nilai Islam yang selalu ia sampaikan dalam dakwah.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan proses hukum tetap berjalan. Hal ini juga disampaikan oleh kuasa hukum Evie Effendi, Iqbal Yusmansyah, yang menegaskan bahwa administrasi dan penyelidikan tetap akan dihormati sesuai prosedur.
“Dari pihak kuasa hukum, biarkan proses hukum berjalan. Kita juga menghargai kerja luar biasa bapak-bapak penyidik di sini. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya,” kata Iqbal di lokasi yang sama.
Evie datang ke Polrestabes Bandung sekitar pukul 13.00 WIB bersama tiga kuasa hukumnya. Setelah menunggu selama satu jam, ia kemudian menjalani pemeriksaan oleh penyidik dengan pendampingan tim hukumnya.
Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari proses penyelidikan kasus dugaan KDRT yang dilaporkan oleh anak perempuannya beberapa waktu lalu. Kasus ini sempat menyita perhatian publik, terutama di kalangan jamaah dan masyarakat Bandung yang mengenal sosok Ustad Evie sebagai penceramah dengan gaya santai dan dekat dengan anak muda.
Kini, setelah memilih jalan damai, Evie berharap masalah ini bisa menjadi pelajaran bagi dirinya dan keluarga. Ia mengaku ingin kembali fokus pada dakwah dan memperbaiki komunikasi keluarga.
“Semoga ini jadi ujian yang membawa hikmah. Yang penting sekarang sudah islah, dan semoga ke depan semua jadi lebih baik,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











