bukamata.id – Dunia maya kembali diramaikan dengan beredarnya video pendek berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” yang disebut-sebut berlatar di area perkebunan kelapa sawit.
Video berdurasi sekitar 7 menit itu mendadak viral di berbagai platform seperti TikTok dan X, hingga memicu rasa penasaran publik terkait kelanjutan atau “Part 2” dari konten tersebut.
Fenomena ini membuat kata kunci terkait video tersebut ramai dicari pengguna internet, terutama karena narasi yang menyebut adanya kelanjutan adegan di lokasi berbeda, termasuk area dapur.
Strategi Clickbait dan Penyebaran Narasi di Media Sosial
Di media sosial, beredar berbagai judul lanjutan yang sengaja dibuat provokatif, seperti “Ibu Tiri vs Anak Tiri Main di Dapur” hingga variasi “Part 2” lainnya. Pola ini diduga menjadi strategi clickbait untuk menarik klik dan meningkatkan penyebaran tautan.
Sejumlah akun juga ikut membandingkan fenomena ini dengan konten viral lain. Salah satu pengguna X dengan nama akun @meriday41 bahkan menyebut adanya kemiripan pola dengan konten-konten viral sebelumnya.
Muncul pula berbagai tagar dan caption seperti “day 1 nyawit”, “ibu tiri nyawit”, hingga “drama kebun sawit” yang semakin memperluas jangkauan viralnya konten tersebut.
Diduga Gabungan Video dan Rekayasa Konten
Sejumlah pengamat media sosial menilai potongan video yang beredar tidak memiliki kesinambungan latar yang jelas. Hal ini memunculkan dugaan bahwa konten tersebut merupakan hasil penggabungan beberapa video atau rekayasa visual untuk menciptakan narasi tertentu.
Kondisi ini membuat publik diminta lebih berhati-hati dalam menyikapi konten viral yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ancaman Phishing dan Keamanan Digital
Di balik tingginya rasa penasaran warganet, terdapat risiko serius terkait keamanan digital. Banyak tautan yang mengklaim sebagai “video full durasi” ternyata mengarah pada situs berbahaya yang berpotensi mengandung phishing atau malware.
Link semacam ini dapat digunakan untuk mencuri data pribadi, mengakses akun media sosial, hingga membobol informasi perbankan pengguna tanpa disadari.
Imbauan: Jangan Sembarangan Klik Link Viral
Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar melalui pesan pribadi atau komentar media sosial. Selain risiko keamanan, penyebaran atau konsumsi konten bermuatan tidak pantas juga dapat memiliki konsekuensi hukum.
Hal ini merujuk pada ketentuan dalam regulasi siber dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur penyebaran konten ilegal di ruang digital.
Pihak terkait disebut terus memantau peredaran konten viral tersebut guna mencegah penyebaran informasi menyesatkan di internet.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










