Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Minggu, 4 Oktober 2026 16:20 WIB

Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya

Minggu, 4 Oktober 2026 15:05 WIB

Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu

Minggu, 4 Oktober 2026 14:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
  • Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu
  • Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC
  • Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Simak Syarat dan Cara Ceknya
  • Persib vs Dewa United di Si Jalak Harupat, Cek Harga Tiketnya
  • Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bukan Mobil Mewah! Bocah Ini Diantar Jemput ‘Rolls-Royce’ Kaki Empat ke Sekolah

By Aga GustianaKamis, 23 April 2026 08:39 WIB5 Mins Read
Viral anak TK di China diantar-jemput anjing kesayangannya ke sekolah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah hiruk-pikuk gerbang sekolah yang biasanya dipenuhi oleh deretan mobil mewah, motor yang saling berhimpit, hingga kerumunan orang tua yang cemas menanti buah hati, ada sebuah pemandangan kontras yang mencuri perhatian di Kota Xingtai, Provinsi Hebei, Tiongkok Utara. Bukan sedan mengkilap atau pengasuh berseragam yang menjadi pusat perhatian, melainkan seekor Golden Retriever berusia dua tahun bernama Barton.

Kisah Barton bukan sekadar cerita tentang hewan peliharaan biasa. Ia telah menjelma menjadi “sopir” pribadi sekaligus pelindung bagi seorang bocah perempuan taman kanak-kanak (TK). Dengan kesetiaan yang tak tergoyahkan, Barton mengemban tugas mulia: memastikan sang “putri kecil” pulang ke rumah dengan selamat dan penuh keceriaan.

Fenomena Antar-Jemput Unik yang Viral

Fenomena ini bermula dari sebuah video singkat yang merekam momen kehangatan antara seekor anjing dan seorang anak kecil. Video tersebut menampilkan Barton yang berdiri gagah di depan gerbang sekolah. Menariknya, ia tidak datang dengan tangan (atau kaki) hampa. Di sampingnya, terdapat sebuah gerobak kecil yang dirancang khusus untuk mengangkut majikan kecilnya.

Begitu sang bocah keluar dari sekolah, ia langsung menaiki gerobak tersebut. Barton, dengan penuh semangat, menarik gerobak itu menggunakan tali yang dikalungkan di antara kepala dan bahunya. Pemandangan ini lantas menjadi viral di media sosial, memicu decak kagum dari jutaan pasang mata di seluruh dunia. Warganet menjuluki gaya transportasi ini sebagai “Rolls-Royce di dunia anak-anak”—sebuah kemewahan yang tidak diukur dari harga mesin, melainkan dari kasih sayang murni.

Sosok di Balik Kereta Kencana Barton

Tokoh utama dalam kisah ini adalah Barton, sang Golden Retriever, dan majikan kecilnya, seorang bocah perempuan berusia sekitar 5 tahun. Namun, di balik kemandirian Barton, ada peran sang ayah yang mendidik anjing tersebut dengan sabar. Meski video menunjukkan Barton seolah-olah beraksi sendirian, sang ayah sebenarnya selalu mendampingi dari jarak dekat untuk memastikan keamanan keduanya di jalan raya.

Interaksi ini juga melibatkan seorang guru di sekolah tersebut yang pertama kali mengabadikan momen haru itu. Baginya, pemandangan Barton yang menunggu dengan sabar setiap hari adalah bukti nyata bahwa ikatan antara manusia dan hewan peliharaan bisa melampaui sekadar hobi, melainkan menjadi bagian dari struktur emosional keluarga.

Kehangatan di Sudut Kota Xingtai

Aksi luar biasa ini terjadi di Xingtai, Provinsi Hebei, Tiongkok Utara. Di lingkungan sekolah yang tertib, Barton menjadi pemandangan harian yang dinanti-nanti. Jalanan menuju rumah mereka menjadi saksi bisu bagaimana seekor anjing dengan insting navigasi yang luar biasa mampu menghafal rute pulang tanpa sedikit pun terlihat bingung. Barton berlari kecil, ekornya mengibas-ngibas bahagia, menunjukkan betapa bangganya ia menjalankan tugas tersebut di hadapan orang tua murid lainnya.

Rutinitas yang Penuh Kedisiplinan

Setiap hari, saat bel pulang sekolah berbunyi, Barton sudah siap di posisinya. Kesetiaannya tidak mengenal cuaca. Rutinitas ini dilakukan secara konsisten, membangun ikatan kepercayaan yang sangat kuat antara anjing, anak, dan orang tua. Momen paling mengharukan adalah saat-saat penantian; Barton menunggu dengan tenang, matanya tak lepas dari pintu kelas, seolah tahu persis kapan waktu tugasnya dimulai.

Mengapa Mengandalkan Seekor Anjing?

Banyak orang bertanya-tanya, mengapa orang tua bocah tersebut memilih cara yang tidak lazim ini? Jawabannya terletak pada pendidikan karakter dan kasih sayang. Sang ayah sengaja melatih Barton agar bisa menjadi “andalan” bagi putrinya. Selain melatih tanggung jawab pada hewan peliharaan, metode ini memberikan kebahagiaan psikologis yang luar biasa bagi sang anak.

Di era digital di mana anak-anak sering terpaku pada gawai, interaksi fisik dan emosional dengan Barton memberikan stimulasi mental yang sehat. Anak tersebut merasa dicintai dan dilindungi, sementara Barton merasa memiliki tujuan hidup yang jelas dalam keluarga tersebut. Ini adalah bentuk kerja sama tim yang harmonis antara manusia dan hewan.

Cara Barton Menjalankan Tugasnya

Proses “penjemputan” ini dilakukan dengan koordinasi yang apik. Berikut adalah pola yang mereka terapkan:

  • Persiapan: Sang ayah memasangkan gerobak kecil dan tali pengaman pada Barton sebelum berangkat ke sekolah.
  • Penantian: Barton diajak menuju sekolah dan diperintahkan untuk menunggu di titik yang ditentukan.
  • Aksi: Saat sang bocah naik ke gerobak, Barton mulai menarik dengan ritme lari yang stabil, tidak terlalu cepat agar gerobak tetap seimbang.
  • Navigasi: Hebatnya, Barton tampak sangat hafal dengan jalur pulang. Ia tidak mudah teralihkan oleh gangguan di jalan, seperti kucing atau kendaraan lain, menunjukkan tingkat kepatuhan dan konsentrasi yang tinggi hasil dari pelatihan intensif.

Respon Publik dan Makna di Balik Viralitas

Media sosial Tiongkok, seperti Weibo dan Douyin, dibanjiri komentar positif. Seorang pengamat media sosial mencatat bahwa kebahagiaan sang bocah terlihat jauh lebih murni dibandingkan anak-anak yang dijemput dengan mobil mewah seperti BMW atau Benz. Ada kemewahan emosional yang tidak bisa dibeli dengan uang.

“Anjing itu terlihat sangat bangga. Lihat bagaimana ia mengibaskan ekornya seolah berkata kepada semua orang, ‘Lihat, aku membawa pulang putriku!'” tulis salah satu warganet. Namun, ada juga komentar jenaka dari para orang tua yang merasa “terancam” karena takut anak mereka akan meminta hal yang sama setelah melihat video tersebut.

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Hewan Peliharaan

Kisah Barton dan bocah perempuan di Xingtai ini memberikan kita pelajaran berharga tentang kepercayaan. Di dunia yang semakin kompleks, hubungan sederhana namun dalam antara seorang anak dan anjingnya menjadi oase yang menyejukkan.

Fitur ini mengingatkan kita bahwa keamanan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh dinding beton atau teknologi canggih, tetapi juga bisa ditemukan dalam kesetiaan seekor hewan peliharaan yang telah dianggap sebagai anggota keluarga. Barton bukan hanya seekor anjing; ia adalah sahabat, pelindung, dan penyedia kebahagiaan yang berjalan di atas empat kaki, menarik gerobak cinta menuju rumah yang hangat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar

Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris

Jangan Cuma Jalan-jalan, Ini 5 Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicicipi

Irfan Hakim Nyesel Gak Tinggi Usai Ketemu Gede Aiswarya: Orang Terganteng Nomor 3, Tapi…

Harga Emas Antam Hari Ini 4 Oktober 2026 Naik atau Turun? Cek Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Wajib Coba! 5 Kuliner Legendaris Indramayu Ini Siap Manjakan Lidah dan Bikin Ketagihan

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.