Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Selasa, 27 Oktober 2026 21:50 WIB

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Selasa, 27 Oktober 2026 20:43 WIB

Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 20:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
  • Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sebut Pendukung Dedi Mulyadi ‘Tak Cerdas’, Kreator Dizi Bongkar Trik di Balik Konten Sang Gubernur

By Aga GustianaKamis, 23 April 2026 09:54 WIB3 Mins Read
Konten Kreator Dizi kritisi kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepopuleran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di jagat maya kini mendapat sorotan tajam. Konten kreator Dizi melalui akun Instagram pribadinya @toodizi, mengunggah sebuah video kritis pada Rabu (22/4/2026) yang menyoroti bagaimana masyarakat terjebak dalam relasi parasosial dan mudah terbuai oleh narasi konten sang Gubernur tanpa membedah isinya secara kritis.

Dizi secara lugas menyebut bahwa dukungan besar yang mengalir kepada Dedi Mulyadi sering kali didasarkan pada kekaguman emosional semata. Ia menilai banyak warga yang menganggap sang Gubernur sebagai sosok penyelamat, padahal solusi yang ditawarkan kerap dianggap tidak relevan dengan kehidupan nyata masyarakat luas.

Kritik Terhadap “Pembidohan” dan Relasi Parasosial

Dalam video yang kini viral, Dizi mengungkapkan keresahannya terhadap warga yang dinilai kehilangan daya kritis akibat konten-konten performatif.

“Gua melihat orang-orang yang paling tidak cerdas menelan mentah-mentah pernyataannya, solusi-solusi palsunya, seolah-olah dia adalah semacam penyelamat,” ujar Dizi dalam video tersebut.

Baca Juga:  Bongkar Sosok di Balik Polisi Anak TikTok! Nathalie Holscher hingga Nanda Arsyinta Ikut-ikutan Pakai Jasa Ini

Ia menekankan bahwa popularitas Dedi Mulyadi dibangun di atas dukungan yang bersifat parasosial—sebuah kondisi di mana audiens merasa memiliki hubungan personal yang dekat dengan figur publik hanya lewat layar ponsel, sehingga sulit melihat celah dalam kebijakan yang dibuat.

Solusi Nostalgia yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Dizi mencontohkan bagaimana masyarakat sering memuji saran Dedi Mulyadi untuk kembali menggunakan biogas atau kayu bakar sebagai solusi energi. Ia menilai warga gagal melihat bahwa “solusi” tersebut hanya bisa dijalankan oleh orang dengan aset besar seperti sang Gubernur, bukan warga biasa.

Baca Juga:  Pamor Priangan 2024, Bapenda Jabar Hadirkan Berbagai Promo dan Diskon Menarik

“Gua kasih penjelasan yang gampang kenapa itu nggak masuk akal: karena nggak semua orang punya sapi! Terus dia ngomong seenaknya, ‘Saya pakai biogas dari kotoran sapi untuk bahan bakar di rumah.’ Ya gimana dong, bapak ajaib, kamu punya kawanan sapi yang bakal bikin John Marston malu,” cetusnya.

Dizi juga memperingatkan warga yang mendukung narasi penggunaan kayu bakar, bahwa jika diikuti secara massal, hal itu justru akan memicu bencana lingkungan baru di Jawa Barat.

Paradoks Transportasi Umum

Sudut pandang kritis Dizi juga menyasar para pengagum kebijakan larangan membawa motor bagi siswa. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya memuji larangan tersebut jika pemerintah sendiri gagal menyediakan fasilitas pengganti.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Buka Suara soal Penembakan Gas Air Mata di Unisba-Unpas, Ada Dua Versi Berbeda

“Lihat ini, dia bilang begini (melarang siswa bawa motor), tapi di mana transportasi umumnya? Gua tinggal di Bandung yang seharusnya jadi ibu kota Jawa Barat, dan bahkan di sini situasi transportasi umumnya benar-benar sampah. Jadi gimana caranya lu berharap anak pelosok yang tinggal di Garut bisa sampai ke sekolah kalau nggak ada transportasi umum?” tegas Dizi.

Melalui kritik ini, Dizi mengajak warga Jawa Barat untuk lebih cerdas dalam memilah antara konten yang bersifat hiburan/pencitraan dengan kebijakan publik yang benar-benar memberikan solusi teknis. Ia menegaskan bahwa gaya kepemimpinan yang hanya mengandalkan sentimen tradisional tanpa dasar infrastruktur yang kuat adalah bentuk pembodohan yang sudah berlangsung lama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat media sosial viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.