Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!

Minggu, 24 Mei 2026 02:00 WIB

Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional

Minggu, 24 Mei 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral TKW Taiwan: Jangan Asal Klik Jika Tak Ingin Data Dijarah!
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Persib Hattrick Juara, Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik: Inilah Daftar Lengkap Pemenang Musim 2026
  • Viral Dugaan Penipuan WO Marwah: Ternyata Sudah Lama Makan Korban, Karyawan Pun Tak Digaji!
  • Drama Tanpa Gol di GBLA: Persib Bandung Resmi Juara, Hattrick Gelar Tercipta!
  • Ramai Dicari! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi Panjang, Isinya Mencengangkan!
  • Peringatan Keras di GBLA! Bawa Flare atau Mabuk, Hak Nonton Persib Hari Ini Langsung Dicabut
  • Selangkah Menuju Juara: Link Streaming Persib Bandung vs Persijap Jepara Sore Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 24 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dilema Rapat Dinas: Dedi Mulyadi Pilih Efisiensi, Hotel Menjerit

By Aga GustianaSenin, 16 Juni 2025 09:00 WIB3 Mins Read
Industri perhotelan lesu akibat kebijakan larangan rapat dinas di hotel. (Foto: ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Instruksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menghentikan seluruh kegiatan rapat dinas di hotel menuai respons kritis dari pelaku usaha perhotelan dan pengamat kebijakan publik. Kebijakan ini dinilai berseberangan dengan semangat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang justru mendorong kegiatan pemerintahan di luar kantor guna mendongkrak ekonomi, khususnya sektor hospitality.

Dalam arahannya, Dedi menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan optimalisasi fasilitas pemerintah. “Kantor yang ada sudah cukup untuk rapat. Seluruh keputusan pun banyak yang diambil di ruang kerja, bukan di rapat,” ujarnya dalam unggahan video di Instagram pribadinya pada Kamis (12/6/2025).

Dampak Serius ke Industri Hotel

Namun, kebijakan ini langsung dirasakan pahit oleh para pelaku industri perhotelan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi, menyebut keputusan ini telah menyebabkan penurunan signifikan dalam okupansi hotel bintang 3 hingga 5. “Pemasukan dari kegiatan pemerintah ke hotel berkurang sekitar 40 persen. Kami melakukan efisiensi besar-besaran, mulai dari pengurangan listrik, pengadaan barang, hingga tenaga kerja,” ujarnya.

Dodi menyebut banyak pegawai kontrak dan pekerja harian lepas kini tak lagi diperpanjang kontraknya. “Kami hanya bisa berharap ada sedikit kelonggaran dari Pemprov agar kran kegiatan ini dibuka kembali, meski terbatas,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Imbau Sekolah di Jabar Segera Serahkan Ijazah yang Ditahan

Sudut Pandang Akademisi: Bukan Pelanggaran, Tapi Pemikiran Berbeda

Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Asep Sumaryana, menjelaskan bahwa kebijakan Gubernur Dedi tidak bisa disebut sebagai pelanggaran, karena imbauan Kemendagri tidak bersifat mengikat. “Ini bukan pembangkangan. Tapi jelas ada perbedaan cara pandang,” ujarnya.

Baca Juga:  Tiga Warga Meninggal dalam Acara Resepsi Putranya, Dedi Mulyadi Minta Maaf dan Beri Santunan

Menurut Asep, Kemendagri melihat kegiatan di hotel sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi melalui sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). “Kalau pejabat rapat di hotel, perputaran ekonomi cepat—hotel hidup, katering bergerak, pekerja terserap,” jelasnya.

Sebaliknya, Pemprov Jabar memilih efisiensi. “Rapat di kantor menghemat anggaran. Fasilitas milik pemda digunakan maksimal. Ini soal pengelolaan keuangan daerah secara ketat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dampak Luas ke Kebijakan Daerah

Keputusan Gubernur Dedi diprediksi akan berpengaruh ke kabupaten/kota lain di Jawa Barat, bahkan bisa menjadi rujukan nasional. “Gubernur Dedi bisa menjadi trendsetter. Tapi juga bisa memperlambat denyut sektor perhotelan yang kini tengah kritis,” ujar Asep.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sebelumnya menegaskan pentingnya pemerintah mendukung sektor perhotelan dan restoran. “Kurangi boleh, tetapi jangan sampai nol. Targetkan hotel dan restoran yang butuh bantuan,” katanya dalam pernyataan awal Juni lalu.

Baca Juga:  Menelisik Akar Masalah Banjir di Bandung: Solusi Jangka Panjang dan Sinergi Pemerintah-Warga

Kritik Terbuka: Efisiensi atau Abai Sektor Strategis?

Kebijakan ini membuka ruang debat: apakah efisiensi anggaran harus mengorbankan sektor-sektor ekonomi riil yang menjadi tumpuan hidup masyarakat? Dalam konteks pemulihan pasca-pandemi dan tantangan ekonomi global, pemanfaatan APBD untuk mendukung sektor MICE sejatinya bukan semata pemborosan, tetapi investasi jangka pendek yang bisa menstimulasi roda perekonomian lokal.

Selama keputusan tetap berpijak pada transparansi dan akuntabilitas, diskursus soal “rapat di hotel” tidak hanya soal tempat, tapi strategi pemulihan ekonomi yang harus melihat dua sisi mata uang: efisiensi fiskal dan keberlanjutan ekonomi rakyat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi HL Hotel Jawa Barat industri hotel jawa barat Kemendagri Larangan Rapat Dinas di Hotel PHRI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandara Kertajati

Siap-siap Jemput Keluarga! Ini Jadwal Lengkap Kepulangan Haji 2026 Jabar di Bandara Kertajati

Persib Selangkah Lagi Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Bobotoh Jaga Sikap

Kabupaten Bekasi

El Nino Mengintai Majalengka: Puluhan Desa Terancam Krisis Air Bersih dan Karhutla

Hadiah Fantastis Rp750 Juta Bagi Siapapun yang Temukan Buronan Kasus Paoman

Suarakan Kemanusiaan di Gaza, Kisah Keberanian Jurnalis Thoudy Badai Inspirasi Pihak Keluarga

Menelusuri Sosok Aman Yani, Mantan Bankir yang Dicari Dedi Mulyadi dengan Sayembara Rp750 Juta

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.