Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

Senin, 12 Oktober 2026 06:00 WIB

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Senin, 12 Oktober 2026 03:00 WIB

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima
  • Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Saksi Mata Ledakan Garut Ungkap Fakta Mengejutkan: Bukan Memulung, Kami Bekerja

By Aga GustianaSelasa, 13 Mei 2025 17:36 WIB2 Mins Read
Insiden ledakan bom kedaluwarsa yang menewaskan 13 orang di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: Dok. Pplda Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Agus Setiawan, warga Cibalong, Garut, menjadi saksi kunci tragedi ledakan saat pemusnahan amunisi tak layak pakai pada Senin (12/5/2025) pagi. Hari ini, ia membeberkan kesaksiannya secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Perbincangan penting ini terjadi saat KDM mengunjungi RSUD Pameungpeuk dan berlanjut ke kediaman Rustiawan, adik Agus yang menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut. Dalam kesempatan itu, KDM menggali informasi langsung dari Agus terkait kronologi dan fakta di balik peristiwa nahas itu.

Kepada KDM, Agus mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya turut bekerja di lokasi pemusnahan amunisi.

“Buka peluru kecil, buka selongsong. Diupah per hari Rp 150 ribu,” ungkap Agus.

Baca Juga:  Susunan Tim Pemenangan Dedi-Erwan di Pilgub Jabar, Ada Nama Sule hingga Doel Sumbang

Pria asal Kampung Cimerak, Desa Sagara, Cibalong ini menegaskan bahwa pekerjaan mereka bukanlah memulung besi bekas atau sisa-sisa amunisi.

“Paling 12 hari beres (satu siklus kerja). Sayang lagi barang, ikut kerja lagi. Jadi bukan mulung, kami tidak berburu besi bekas dan selongsong. Kami bekerja, kuli,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Fenomena Overproduksi Lulusan Pendidikan Guru

Tak hanya itu, Agus juga memberikan klarifikasi kepada Dedi Mulyadi terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah pemotor mendekat ke lokasi ledakan usai kejadian. Agus membenarkan bahwa momen tersebut terjadi pada hari yang sama, namun merupakan peristiwa yang berbeda dengan ledakan detonator yang menelan korban jiwa.

Menurut Agus, video viral itu terjadi setelah pihak TNI melakukan peledakan amunisi yang tidak layak pakai. Setelah peledakan awal selesai, sejumlah warga, termasuk rombongan Agus pada momen yang berbeda, mendekat untuk mengambil sisa-sisa amunisi yang terbakar.

Baca Juga:  Pengembang Kebingungan, Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Izin Perumahan Tak Jelas Arah

“Yang mungut rombongan kita-kita juga, tapi beda peristiwa. Sebelum kejadian itu,” jelas Agus.

Setelah warga memunguti sisa-sisa tersebut, barulah pihak TNI kembali melakukan peledakan dengan tujuan memusnahkan detonator yang sebelumnya digunakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.