Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Soroti Fenomena Overproduksi Lulusan Pendidikan Guru

By Putra JuangSelasa, 16 September 2025 18:28 WIB3 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) yang menunjukkan gagasan kritis terhadap negara.

Namun, di balik pujian tersebut, Dedi juga melontarkan sebuah tantangan yang menohok, para mahasiswa diharapkan tidak hanya terpaku pada profesi guru, khususnya bagi mereka yang berada di jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dedi Mulyadi menekankan pentingnya membentuk karakter manusia yang kuat untuk membangun civil society yang jujur dan efisien. Ia berpesan agar mahasiswa tidak hanya mengkritik pejabat yang korup, tetapi juga membangun integritas diri, salah satunya dengan tidak korupsi terhadap orang tua atau memboroskan uang kuliah.

“Kalau negara tidak, aparat tidak boleh koruptif, mahasiswa juga enggak boleh koruptif sama orang tuanya, enggak boleh nilep uang semesteran, enggak boleh boros,” ucap Dedi usai menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unpas Tahun Akademik 2025/2026 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga:  Tinjau Seleksi CASN, Bey: Jangan Sampai Ada Joki

“Karena itu prasyarat untuk membangun civil society yang kuat. Yaitu pemimpinnya kuat, rakyatnya juga harus kuat. Pemimpinnya jujur, rakyatnya juga jujur, generasinya juga jujur,” lanjutnya.

Soroti Ketidaksesuaian Lulusan dan Kebutuhan Pasar

Dedi lantas mengarahkan perhatiannya pada isu ketidaksesuaian antara kebutuhan pasar kerja dengan lulusan perguruan tinggi. Ia secara spesifik menyinggung kelebihan pasokan lulusan dari jurusan pendidikan guru, seperti PGSD. Menurutnya, hal ini menimbulkan masalah serius yang perlu segera diatasi.

“Problem pendidikan di kita itu antara kebutuhan pasar dengan lulusan perguruan tingginya tidak match,” ujarnya.

“Jadi misalnya jurusan yang sudah over masih diproduksi. Jurusan yang tidak ada enggak ada orangnya. Nah, itu yang harus segera dibenahi ke depan sehingga tenaga-tenaga Indonesia itu mampu menjawab tantangan pasar,” tambahnya.

Baca Juga:  Mengingat Lagi 9 Program Unggulan Dedi Mulyadi untuk Membangun Jabar Istimewa

Minta Mahasiswa Cari Profesi Adaptif

Dedi Mulyadi meminta mahasiswa untuk berpikir lebih adaptif dan visioner. Ia mengajak mereka untuk melihat profesi apa yang akan menjadi tantangan 10 hingga 20 tahun ke depan, dan mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah sedang berupaya mengatasi penumpukan tenaga honorer dengan skema P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Namun, jika lulusan PGSD dan ilmu keguruan terus bertambah tanpa kendali, pemerintah akan kesulitan menyerap mereka di masa depan.

“Kalau hari ini kita misalnya ngangkat P3K sebagai solusi dari menumpuknya tenaga honorer, tapi kalau periode berikutnya lulusan PGSD dan lulusan ilmu keguruan mau ditampung di mana kan kita harus pikirkan ya,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Sayembara Berbasis Hadiah Sesuai Tradisi Masyarakat Indonesia

Oleh karena itu, Dedi Mulyadi menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kuota penerimaan mahasiswa di jurusan keguruan. Ia berharap adanya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga setiap generasi muda memiliki peluang yang lebih baik untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa.

“Kalau nanti diserap, maka harus ada stack berapa tahun untuk agar tidak terjadi penumpukan. Kan gitu loh. Kan kalau hari ini kita misalnya ngangkat P3K sebagai solusi dari menumpuknya tenaga honorer, tapi kalau periode berikutnya lulusan PGSD dan lulusan ilmu keguruan mau ditampung di mana kan kita harus pikirkan ya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.