Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sebut Dedi Mulyadi ‘Pria Tanpa Solusi’, Konten Kreator Dizi Kritik Kebijakan Berbasis Nostalgia

By Aga GustianaKamis, 23 April 2026 09:42 WIB3 Mins Read
Konten Kreator Dizi sebut Dedi Mulyadi 'Pria Tanpa Solusi'. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ranah media sosial Instagram tengah dihebohkan oleh unggahan tajam dari konten kreator Dizi melalui akun pribadinya @toodizi pada Rabu (22/4/2026). Dalam video tersebut, Dizi melayangkan kritik keras terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait berbagai kebijakan dan pernyataan publik yang dinilai tidak menyentuh akar permasalahan masyarakat modern.

Dizi secara eksplisit memberikan julukan kepada sang Gubernur sebagai “The Man of Non-Solutions” atau pria tanpa solusi. Ia menilai popularitas Dedi Mulyadi saat ini banyak terbantu oleh citra performatif yang dibangun melalui media sosial, namun gagal memberikan jalan keluar teknis bagi problematika warga.

Kritik Terhadap Narasi Biogas dan Kayu Bakar

Dalam salah satu bagian yang paling menonjol, Dizi menyoroti anjuran Gubernur agar masyarakat kembali menggunakan kotoran sapi (biogas) dan kayu bakar sebagai alternatif energi. Menurut Dizi, solusi ini sangat tidak membumi bagi mayoritas warga Jawa Barat.

“Gua kasih penjelasan yang gampang kenapa itu nggak masuk akal: karena nggak semua orang punya sapi! Terus dia ngomong seenaknya, ‘Saya pakai biogas dari kotoran sapi untuk bahan bakar di rumah.’ Ya gimana dong, bapak ajaib, kamu punya kawanan sapi yang bakal bikin John Marston malu,” ujar Dizi dalam videonya.

Baca Juga:  Kebijakan ITB Soal Beasiswa UKT Picu Polemik, Mahasiswa Wajib Bekerja untuk Keringanan Biaya

Ia juga memperingatkan dampak ekologis jika imbauan kembali ke kayu bakar benar-benar dijalankan secara massal oleh jutaan penduduk.

“Terus kayu bakar? Oke… sekarang bayangkan kalau seluruh Jawa Barat pergi keluar dan mulai menebang pohon untuk kayu bakar sekarang. Apakah kita perlu diingatkan apa yang terjadi kalau banyak pohon ditebang sangat cepat di sebuah wilayah?” tegasnya.

Baca Juga:  Jeje Slebew Comeback Bawa Kabar Mencekam: Badan Penuh Lebam Tanpa Sebab, Ngaku Kena Santet?

Paradoks Larangan Motor dan Krisis Transportasi Umum

Tak berhenti di isu energi, Dizi juga menyerang kebijakan Gubernur yang melarang siswa sekolah membawa sepeda motor. Ia menyoroti kontradiksi antara larangan tersebut dengan realita transportasi publik yang buruk, bahkan di Ibu Kota Jawa Barat sekalipun.

“Gua tinggal di Bandung yang seharusnya jadi ibu kota Jawa Barat, dan bahkan di sini situasi transportasi umumnya benar-benar sampah. Jadi gimana caranya lu berharap anak pelosok yang tinggal di Garut bisa sampai ke sekolah kalau nggak ada transportasi umum?” cetusnya kembali.

Sentilan Terhadap Relasi Parasosial

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap 4 Kerangka Pemikiran untuk Bangun Jawa Barat

Di akhir unggahannya, Dizi menyentil bagaimana masyarakat sering kali terbuai oleh narasi tradisionalisme Gubernur tanpa daya kritis. Ia menyebut para pendukung yang menelan mentah-mentah pernyataan tersebut sebagai orang-orang yang hanya mencari sosok penyelamat tanpa melihat esensi kebijakan.

“Dan kemudian gua melihat orang-orang yang paling tidak cerdas menelan mentah-mentah pernyataannya, solusi-solusi palsunya, seolah-olah dia adalah semacam penyelamat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, video tersebut terus memicu perdebatan di kolom komentar. Sebagian netizen sepakat bahwa Jawa Barat membutuhkan solusi teknokratis yang modern, sementara sebagian lainnya tetap membela gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang kental dengan nuansa kearifan lokal. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Sate terkait viralnya kritik ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.