Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persija Gagal Menang! Persib dan Borneo FC Diuntungkan

Rabu, 22 April 2026 20:01 WIB

Dari Nunggak Cicilan ke Hidup Stabil: Perjuangan Single Mom Driver inDrive Ini Viral

Rabu, 22 April 2026 19:43 WIB

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya

Rabu, 22 April 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persija Gagal Menang! Persib dan Borneo FC Diuntungkan
  • Dari Nunggak Cicilan ke Hidup Stabil: Perjuangan Single Mom Driver inDrive Ini Viral
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
  • Terekam CCTV! Lansia di Bandung Barat Dijambret Usai Ambil Uang di Bank
  • Pratikno–Dedi Mulyadi Dorong Revitalisasi Vokasi, Jawab Paradoks Pengangguran Terdidik
  • Paket Lengkap! Jago Biliar, Hafiz Qur’an dan Atlet Elit Carabao, Fajar Jadi Rebutan Internasional
  • Kedok Shadow Company Terbongkar: Taktik Zarof Ricar Samarkan Aset Hasil Kejahatan
  • Aremania Dilarang ke GBLA! Persib Bandung Tegaskan Aturan Ketat Jelang Duel Kontra Arema FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pratikno–Dedi Mulyadi Dorong Revitalisasi Vokasi, Jawab Paradoks Pengangguran Terdidik

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 22 April 2026 18:27 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah mendorong penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai langkah strategis menghadapi bonus demografi sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam agenda Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi Jawa Barat 2026 yang digelar di Bale Gede Pakuan, Bandung.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan pentingnya sinkronisasi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

“Ini eranya bonus demografi, banyak sekali usia produktif dan kita harus match-kan dengan peluang kerja,” ujarnya pada Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:  Anne Ratna Mustika, Mantan Istri Dedi Mulyadi: Perjalanan Hidup dan Karier Pasca-Perceraian

Ia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai latihan kerja, hingga dunia usaha.

“Pendidikan harus sesuai dengan peluang kerja, dan kita juga harus menciptakan peluang kerja itu sendiri,” tambahnya.

Menurut Pratikno, peluang kerja tidak hanya terbatas pada sektor teknologi, tetapi juga terbuka luas di bidang lain yang selama ini kurang mendapat perhatian.

“Peluang kerja bukan hanya soal teknologi, tapi juga kewirausahaan, memperkokoh kebudayaan, serta memanfaatkan kekuatan alam kita,” jelasnya.

Baca Juga:  7 Kuliner Khas Tasikmalaya yang Wajib Dicoba: Autentik, Sederhana, dan Bikin Ketagihan

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti fenomena unik dalam dunia kerja saat ini, yakni tingginya angka pengangguran di kalangan berpendidikan.

“Mereka yang menganggur itu rata-rata memiliki pendidikan yang agak tinggi. Sementara yang tidak menganggur justru pendidikannya lebih rendah,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena sistem pendidikan cenderung membentuk pola pikir untuk bekerja di sektor formal semata.

“Sekolah selalu membangun pola pikir orang untuk bekerja di sektor formal. Akhirnya mereka antre di pabrik, antre jadi honorer, dan berputar di situ saja,” katanya.

Baca Juga:  Rp 204 Miliar Raib dalam 17 Menit! Bareskrim Bongkar Sindikat Pembobol Dormant

Dedi menilai, peluang kerja sebenarnya sangat terbuka jika dibarengi dengan inovasi dan kreativitas.

Ia mencontohkan berbagai sektor yang kerap dianggap sederhana, namun memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kerajinan bilik, industri makanan tradisional, memetik teh, hingga kopi semuanya punya nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, pasar kerja ke depan harus dibangun tidak hanya dari sektor formal, tetapi juga dari penguatan vokasi, kewirausahaan, hingga peluang kerja di luar negeri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat Pengangguran Pratikno
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Nunggak Cicilan ke Hidup Stabil: Perjuangan Single Mom Driver inDrive Ini Viral

Terekam CCTV! Lansia di Bandung Barat Dijambret Usai Ambil Uang di Bank

Paket Lengkap! Jago Biliar, Hafiz Qur’an dan Atlet Elit Carabao, Fajar Jadi Rebutan Internasional

Kedok Shadow Company Terbongkar: Taktik Zarof Ricar Samarkan Aset Hasil Kejahatan

Pencabulan

Bejat! Kakek di Garut Tega Setubuhi Anak Tetangga, Kedok Terbongkar Usai Korban Tak Kunjung Haid

Ilustrasi korupsi

Kantor Disnaker Cimahi Digeledah 5 Jam, Kasus Dugaan Korupsi Pelatihan Kerja Disorot

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.