Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Asia Afrika Bandung Simpan Jejak Sejarah Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 05:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status

Jumat, 12 Juni 2026 04:00 WIB

Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Link Video Beredar Tuai Kontroversi

Jumat, 12 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Sekadar Tempat Nongkrong, Asia Afrika Bandung Simpan Jejak Sejarah Dunia
  • Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status
  • Nama Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Link Video Beredar Tuai Kontroversi
  • Ramai Diburu di TikTok dan X, Mengapa Netizen Harus Waspada dengan Isu Video Viral Cut Salwa?
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 12 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Bundel Langka Gratis
  • Hasil Semifinal Piala AFF U19: Kalah Tipis dari Australia, Indonesia Harus Puas Rebutan Tempat Ketiga
  • Saingi iPad Mini? Huawei Boyong MatePad Mini ke RI, Tablet Tipis 5,2 mm Bertabur Fitur Premium
  • Berburu Pilar Baru: Intip 7 Amunisi Gahar yang Masuk Radar Transfer Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 12 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Akses Berubah Total, Lalin Diputar Imbas Proyek Gedung Sate–Gasibu

By SusanaKamis, 23 April 2026 11:00 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Jalan Diponegoro, seiring proyek besar penyatuan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu. Penataan kawasan ini berdampak langsung pada perubahan arus kendaraan di pusat Kota Bandung.

Ruas Jalan Diponegoro yang selama ini menjadi jalur utama di depan Gedung Sate akan ditutup dan dialihfungsikan sebagai bagian dari perluasan halaman. Kebijakan ini membuat kendaraan tidak lagi bisa melintas lurus seperti sebelumnya.

Arus Dialihkan, Kendaraan Diputar Lewat Jalur Baru

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan bahwa rekayasa lalu lintas akan mengarahkan kendaraan untuk memutar mengelilingi kawasan baru Gedung Sate yang terintegrasi dengan Gasibu.

Baca Juga:  Jangan Lewatkan 'Abdi Nagri Nganjang ka Warga' di Bale Pakuan, Ada Pelayanan dan Hiburan Gratis

Jika sebelumnya kendaraan dari arah Museum Geologi maupun DPRD Jabar bisa langsung melintasi Jalan Diponegoro, ke depan arus tersebut akan dibelokkan ke jalur baru. Skema ini dirancang agar mobilitas tetap berjalan meski ada penutupan jalan utama.

Jalan Majapahit dan Sentot Jadi Bagian Jalur Baru

Dalam skema rekayasa lalin, ruas Jalan Majapahit dan Jalan Sentot Alibasyah akan difungsikan sebagai bagian dari Jalan Diponegoro baru.

Jalur ini akan tersambung dengan Jalan Surapati, tepat setelah turunan Flyover Pasupati. Nantinya, kendaraan akan melintasi jalur melingkar yang mengitari kawasan Gedung Sate dan Gasibu.

Baca Juga:  Dugaan Pencabulan Balita di Garut, Ibu Korban Berjuang Penjarakan 'Abah' Terduga Pelaku

Selain menjaga fungsi lalu lintas, desain ini juga mengedepankan estetika kawasan agar lebih tertata dan modern.

Dampak Rekayasa Lalin, Warga Diminta Antisipasi Perubahan

Rekayasa lalu lintas ini diperkirakan akan mengubah kebiasaan pengguna jalan, terutama di jam sibuk. Pengendara diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengantisipasi potensi kepadatan selama masa transisi.

Meski berdampak pada akses, Pemprov Jabar menilai langkah ini sebagai bagian dari penataan kota jangka panjang. Integrasi Gedung Sate dan Gasibu diharapkan menghadirkan ruang publik yang lebih luas dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sah Jadi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil: Selamat Bertugas Sahabatku

Target Rampung Agustus 2026

Proyek penyatuan Gedung Sate dan Gasibu ditargetkan selesai pada 7 Agustus 2026. Kawasan baru ini rencananya akan dimanfaatkan untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat pada 17 Agustus 2026.

Namun, hingga kini belum ada kepastian waktu pasti penerapan penuh rekayasa lalu lintas tersebut. Pemerintah masih akan menyesuaikan dengan progres pembangunan di lapangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Flyover Pasupati Gedung Sate Gasibu Jalan Diponegoro ditutup lalu lintas bandung proyek Pemprov Jabar rekayasa lalin Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal, Syarat Penerima, dan Cara Cek Status

Dua Motor Tabrakan di Flyover Kiaracondong, Arus Lalu Lintas Jalan Ibrahim Adjie Lumpuh

Padam Listrik

Listrik Tiba-Tiba Padam di Banyak Kota Termasuk Bandung, ESDM Buka Suara

Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung

Gedung DPRD Jabar Dikepung Mahasiswa, Kebijakan Ekonomi hingga RUU Polri Jadi Sorotan Utama

ilustrasi gempa

Sesar Naik Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Ahli BRIN Ingatkan Potensi Gempa Darat Jawa

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.