Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB

Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United

Minggu, 8 November 2026 18:41 WIB

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

Minggu, 8 November 2026 17:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Pencabulan Balita di Garut, Ibu Korban Berjuang Penjarakan ‘Abah’ Terduga Pelaku

By Aga GustianaKamis, 16 April 2026 16:58 WIB2 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi kekerasan seksual. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali menggegerkan masyarakat Kabupaten Garut. Seorang balita perempuan berusia 3 tahun 10 bulan diduga menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang pria yang masih merupakan tetangga sekaligus kerabat dekat korban.

Kasus ini mencuat setelah ibu korban, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Sakar, warga Kampung Kalidung, Desa Tarogong, mengunggah video permohonan bantuan melalui media sosial. Dalam video tersebut, Sakar meminta perhatian khusus dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Wakil Bupati Garut Putri Karlina.

Kronologi dan Pengakuan Korban

Dugaan pencabulan ini terungkap saat korban kerap mengeluh kesakitan pada area sensitifnya ketika sedang berjalan atau beraktivitas. Berdasarkan pengakuan sang ibu, anaknya secara polos menceritakan kejadian yang dialaminya dan menunjuk terduga pelaku yang biasa dipanggil dengan sebutan “Abah”.

“Anak saya terus-terusan merasa takut. Saya khawatir anak saya mengalami trauma. Warga di sini mengira saya hanya mengada-ada, padahal anak sayalah yang bicara sendiri bahwa ia merasa sakit,” ujar Sakar dalam unggahannya dikutip Kamis (16/4/2026).

Baca Juga:  Kota Bandung Etalase Jabar, Dedi Mulyadi Ingin Problem Sosial Diselesaikan

Pelaku Sempat Mengakui Namun Berbalik Melapor

Ironisnya, meski kasus ini telah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres setempat, terduga pelaku diketahui masih menghirup udara bebas dan beraktivitas seperti biasa di lingkungan rumah korban.

Baca Juga:  Kertajati Siap Terbang dengan Fokus Haji, Umrah, dan 5 Rute Domestik Baru

Sakar mengungkapkan bahwa dalam proses mediasi sebelumnya, terduga pelaku sempat mengakui perbuatannya dan menawarkan uang damai sebesar Rp5 juta. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak keluarga yang menginginkan proses hukum tetap berjalan.

“Setelah saya buat laporan, pelaku mengakui melakukan hal tersebut. Tapi saat mediasi kemarin, pelaku justru berbalik melaporkan saya dan menuduh saya berbohong. Saya ingin pelakunya dihukum seadil-adilnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Sentilan Dedi Mulyadi ke PLN: Telat Bayar Listrik Diputus, tapi Pas Mati Lampu Bikin Pabrik Rugi dan Ikan Koi Mati!

Harapan Keadilan

Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu perkembangan signifikan dari aparat penegak hukum. Mereka berharap adanya tindakan tegas berupa penahanan terhadap pelaku agar memberikan rasa aman bagi korban yang kini mengalami ketakutan dan trauma.

Kasus ini menambah daftar panjang tantangan perlindungan anak di Jawa Barat, khususnya dalam memastikan proses hukum tetap berjalan tanpa adanya intervensi dari upaya mediasi yang merugikan korban.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat terkait kasus tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Putri Karlina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.