Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Jadwal pendaftaran CPNS

CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama

Senin, 9 November 2026 01:00 WIB

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Minggu, 8 November 2026 23:01 WIB

Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang

Minggu, 8 November 2026 21:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama
  • Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 9 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Tegaskan Langkah Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Persen

By Putra JuangRabu, 19 November 2025 16:15 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan komitmen Pemda Provinsi Jabar dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Hal itu disampaikan KDM dalam The Economics 360: Economics & Business Forum 2025 Jawa Barat di Bale Gemah Ripah, Gedung Sate, Bandung, Rabu (19/11/2025).

Gubernur KDM menuturkan, untuk mencapai target nasional tersebut, Jabar mendorong berbagai langkah percepatan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyederhanaan perizinan, penguatan link and match pendidikan dengan dunia kerja, hingga mengendalikan konsumsi publik yang tidak produktif.

“Akselerasi ekonomi, yaitu satu mendorong infrastruktur, dua mempermudah perizinan, yang ketiga adalah mendorong pendidikan, agar pendidikan kita mengarah pada dunia kerja. Kemudian keempatnya menekan angka konsumsi publik,” ujar KDM.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram Masih Temukan Banyak Anak Jalanan, Pertanyakan Kinerja DP3AKB Jabar

KDM menekankan perlunya kolaborasi berbagai pihak untuk mempercepat laju ekonomi. Ia menyoroti salah satu persoalan penting, yakni akses masyarakat Jabar dalam pembayaran listrik yang belum dapat dilayani oleh Bank BJB.

“Jawa Barat pengguna listriknya besar. Tapi sampai hari ini bank bjb belum bisa menjadi tempat pembayaran listrik. Saya ingin Direksi PLN membuka ruang bagi Bank Jabar (bjb) agar bisa jadi tempat pembayaran listrik warga,” tegas KDM.

Selain itu, KDM menekankan pentingnya peningkatan produksi pangan–telur, sayuran, ikan, daging, hingga beras –serta perluasan investasi di sektor pertanian. Menurutnya, produktivitas lahan harus terus ditingkatkan melalui inovasi dan pendampingan berkelanjutan.

“Produksinya harus ditambah. Mari kita buka ruang investasi dan tingkatkan produktivitas tanaman pangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Evaluasi MBG Harus Menyeluruh, Kita Harus Jaga Kualitas

KDM juga menyampaikan kritik konstruktif terkait keadilan fiskal nasional. Menurutnya, Jawa Barat sebagai provinsi industri dengan kontribusi pajak besar belum memperoleh bagi hasil optimal karena banyak perusahaan membayar pajak di daerah lain–sesuai lokasi kantor pusat, bukan lokasi operasional industrinya.

“Jika ada industri di satu tempat, pajaknya harus dibayar di tempat itu. Jangan industri di sini, tetapi bagi hasilnya di daerah lain. Di mana letak keadilan fiskal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, desa-desa yang menjadi lokasi industri juga harus mendapatkan prioritas pembangunan–baik infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan, agar tumbuh menjadi desa produktif dan mandiri secara fiskal.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Jabar Kuartal III Tahun 2025 mencapai 5,20 persen atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Baca Juga:  Banjir Besar di Bekasi, Dedi Mulyadi Soroti Buruknya Tata Ruang

KDM menyebut capaian ini sebagai sinyal kuat efektivitas kolaborasi lintas sektor di Jawa Barat.

“Selama ini pertumbuhan ekonomi Jabar selalu di bawah rata-rata nasional. Hari ini kita berada di atasnya. Artinya ada kinerja kolaboratif dari pemerintah daerah, provinsi, hingga dunia usaha yang berjalan simultan,”ujar KDM.

Ia menilai, tren positif tersebut didorong oleh pembangunan infrastruktur yang masif, meningkatnya investasi, serta penguatan aktivitas produksi.

KDM memproyeksi manfaat pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot akan mulai berdampak signifikan pada 2026, seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan kapasitas produksi industri.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi KDM Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal pendaftaran CPNS

CPNS 2026 Dibuka November, Empat Formasi Ini Jadi Fokus Utama

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.