Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Selasa, 27 Oktober 2026 12:46 WIB

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Selasa, 27 Oktober 2026 12:40 WIB

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Selasa, 27 Oktober 2026 12:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!
  • Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh
  • Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap
  • Nikmati Kuliner Lezat di Roemah Legit, bank bjb Hadirkan Promo Diskon Spesial Pengguna DIGI
  • Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang
  • Antam Meroket Lagi! Cek Rincian Harga Emas Antam, Galeri 24, dan UBS Hari Ini 27 Oktober 2026
  • Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah
  • Kedekatannya hanya Gimmick? Amanda Manopo Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Fajar Sadboy!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

By SusanaMinggu, 30 Agustus 2026 18:06 WIB3 Mins Read
Karhutla. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat selama musim kemarau.

Salah satu langkah yang diminta Dedi adalah mempertimbangkan penghentian sementara aktivitas pendakian gunung, khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor.

Menurut Dedi, aktivitas manusia menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kebakaran di kawasan pegunungan. Karena itu, pembatasan pendakian dinilai perlu dipertimbangkan sebagai langkah mitigasi selama kondisi rawan kebakaran.

“Karena banyak orang yang manjat gunung itu bawa rokok dan bakar,” kata Dedi.

“Nah, sementara lah. Karena bikin bakar aja nggak terkendali jadi kebakaran. Sementara ini menurut saya tunda dulu, karena tidak semua orang disiplin,” lanjutnya.

Dedi Mulyadi Soroti Risiko Pendaki Bawa Rokok

Dedi menilai potensi karhutla tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca kering, tetapi juga perilaku masyarakat.

Api dari puntung rokok maupun aktivitas pembakaran yang tidak terkendali dapat menjadi sumber kebakaran ketika vegetasi dan lahan berada dalam kondisi kering.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Jejak Karier Politik dan Prestasi yang Membanggakan

Karena itu, pemerintah daerah diminta mengambil langkah pencegahan sebelum kebakaran meluas.

Selain kawasan pegunungan, Dedi juga meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan kewaspadaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.

“Menurut saya sih, hindarkan orang bawa korek api dan rokok ke tempat TPA,” ujarnya.

143 Karhutla Terjadi di Jawa Barat

Imbauan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kejadian karhutla di sejumlah wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, tercatat 143 kejadian karhutla sepanjang Januari hingga 30 Agustus 2026.

Kebakaran tersebut tersebar di 161 titik atau lokasi terdampak di sejumlah kecamatan. Sebanyak 50 orang dilaporkan terdampak.

Meski demikian, BPBD Jabar mencatat tidak terdapat korban meninggal dunia maupun warga yang hilang atau masih dalam pencarian.

Total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 220 hektare.

Data tersebut menunjukkan karhutla tidak hanya terjadi di kawasan hutan dan perkebunan, tetapi juga menyebar ke sejumlah wilayah perkotaan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Blak-blakan! Terseret Korupsi PT BDS Rp128 Miliar, Bupati Dadang Supriatna Buka-bukaan di Depan Dedi Mulyadi

Sumedang Catat Kejadian Terbanyak

Pranata Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan sejumlah daerah mencatat kejadian karhutla dengan tingkat dampak yang berbeda.

Kabupaten Sumedang menjadi daerah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 20 kejadian. Kebakaran tersebut berdampak pada lahan seluas 21,68 hektare yang tersebar di 11 kecamatan dan 21 desa.

Sementara itu, Kabupaten Sukabumi menjadi daerah dengan luas lahan terbakar terbesar.

Sebanyak 12 kejadian terjadi di 11 kecamatan dan 15 desa dengan total luas lahan terdampak mencapai 49,20 hektare.

“Untuk dampak kerusakan lahan terluas terjadi di Kabupaten Sukabumi. Dari 12 kejadian yang tersebar di 11 kecamatan dan 15 desa, total area yang terbakar mencapai 49,20 hektare,” kata Hadi.

Kabupaten Majalengka mencatat 15 kejadian dengan luas lahan terbakar 25,91 hektare. Kemudian Kabupaten Kuningan 10 kejadian dengan luas 23,80 hektare dan Kabupaten Cirebon delapan kejadian dengan luas 20,73 hektare.

Baca Juga:  Dibalik Totopong Dedi Mulyadi, Kisah Pengrajin Sumedang Lestarikan Budaya Sunda

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Bandung sebanyak 13 kejadian dengan luas 16,80 hektare. Kabupaten Subang mencatat 11 kejadian dengan luas 9,53 hektare, sedangkan Kabupaten Purwakarta mencatat 10 kejadian dengan luas 8,22 hektare.

Kota Bandung dan Depok Juga Terdampak

Hadi mengatakan ancaman karhutla tidak hanya terjadi di wilayah kabupaten.

Sejumlah daerah perkotaan seperti Kota Sukabumi, Kota Bandung, dan Kota Depok juga mencatat kejadian kebakaran hutan dan lahan, meski dengan luas terdampak yang relatif lebih kecil.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah Jawa Barat seiring berlangsungnya musim kemarau dan meningkatnya risiko kebakaran.

Di tengah situasi tersebut, Dedi Mulyadi mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah mitigasi, termasuk mempertimbangkan pembatasan aktivitas pendakian di kawasan gunung yang memiliki risiko kebakaran tinggi.

Langkah pencegahan dinilai penting untuk menekan potensi kebakaran yang dipicu oleh faktor alam maupun aktivitas manusia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi karhutla Jabar kebakaran hutan Jawa Barat kebakaran lahan Jabar pendakian gunung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Pelaku Penyerangan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Telah Tertangkap

Emas Antam Naik Rp10.000 Hari Ini, Segini Harga 1 Gram Sekarang

Amukan Puting Beliung Sapu Padalarang: 520 Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Parah

Polisi Ungkap Detik-detik Bobotoh Dibacok di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Motif Masih Misteri

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.